Permasalahan lapangan pekerjaan tidak akan musnah bilamana konsep berpikir 
manusia sendiri belum berubah. Selama ini yang ada didalam pikiran kita adalah 
bagaimana caranya kita dapat bekerja di satu perusahaan yang bonafid. Menurut 
saya pola pikir ini harus dirubah menjadi bagaimana kita dapat membuka lapangan 
kerja sendiri....tapi ,...tapi,...pasti banyak sanggahannya. dan salah satunya 
adalh bicara masalah modal ...jika sudah berbicara hal itu cina tidak akan 
sebesar ini ...Keahlian adalah salah satu masalah pokok jika saja kita berani 
untuk mencoba jalan untuk membuka lapangan pekerjaan . berusalah untuk 
mempromosikan diri kita dengan keahlian apapun yang kita punya. Contoh 
Yogyakarta sekarang berkembang menjadi salah satu kota yang terkenal akan 
kerajinan tangannya , bali atau pun kalimantan atau saudara kita satu propinsi 
...tasik .kenapa bekasi tidak ...? pola pikir kita masih bicara tentang 
lapangan pekerjaan yang ada dikantor besar...gengsi , takut miskin, dan mudah
 putus asa adalh hal yang selalu muncul dikepala kita . Coba buang jauh jauh 
dan ambil kertas lantas menulis seperti bang komar tentu suatu saat ada 
penerbit yang tertarik . Saya tidakl bicara muluk disini tapi banyak darei 
saudara kita enggan untuk mengembangkan potensi yang mereka milik atau mungkin 
belum tau mau diapakan potensi yang mereka miliki, terlebih lagi yang bermasalh 
dengan jenjang pendidikan. Sebab itu mungkin kita bisa membantu saudara kita 
dengan berbagi pengalamn dan berbagi keahlian yang kita miliki..bukankah kita 
diciptakan untuk saling berbagi ?

arie kadir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               ikut 
nimbrung ahhh...
setuju sama bang komar ,...kalo kita masih mempermasalahkan  PEMKOT ,,mah cape. 
Paling simple adalah dengan tekad ingin membantu kita coba  untuk berbagi apa 
yang kita punya.  Namun masalahnya nggak selesai sampai disitu yang dibantu pun 
harus mau terima apa adanya karena banyak hal yang membuat orang malas membantu 
seseorang dalam hal lapangan pekerjaan salah satunya adalh orang yang dibantu 
terlalu banyak maunya dan berharap lebih dari yang mau membantu ... saya punya 
solusi kongkrit ...gimana  kalo kita adain semacam workshop kecil ...tapi 
pesertanya jangan banyak dulu ...contohnya workshop sablon ...karena saya punya 
masalah mencari tenaga kerja ynag bisa sablon ...dan menurut saya 
penghasilannya pun cukup lumayan ....kita coba bantu saudara kita dengan 
bernagi keahlian yang kita punya ...karena menurut saya sekecil apapun keahlian 
yang kita punya pasti bermanfaat dan dapat dijadikan salah satu mata 
pencaharian ...sok atuh  kalo ada yang tertarik buat ngadain acara ini
 kita bisa ngomong lebih panjang lagi ...



        

---------------------------------
Be a better pen pal.  Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
     
                               

       
---------------------------------
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

Kirim email ke