Rumi, Tarian Sema dan Renungan Cinta
Ketika kita mati, jangan mencari pusara kita di bumi,
tetapi carilah di hati manusia
Jalaluddin Rumi dikenal sebagai penyair sufi yang
melahirkan karya-karya yang fenomenal. Pengagumnya
dari berbagai kalangan, lintas negara dan agama.
Setiap tahun, pada peringatan hari kelahirannya (kalau
tidak salah), orang dari berbagai penjuru
berduyun-duyun berziarah ke Qonya (Qunyah) Turki. Dari
Barat dan Timur. Islam, Kristen, Hindu, Budda, Yahudi
dan berbagai kepercayaan lain, semua seolah menyatu
dalam ajarannya yang sarat dengan Cinta.
Seorang teman satu kampus yang mendapat kesempatan
melanjutkan studi di Turki pernah menceritakan
kekagumannya pada Rumi ketika mendapati lautan manusia
tumpah ruah di Qonya.
Sulit membayangkan seperti apa Rumi itu, apalagi
ngeliat berbagai bangsa yang berbeda warna kulit,
bahasa dan agama berbaur, untuk seorang bernama Rumi.
Ajarannya pasti sangat luar biasa dan universal
Meski kuliah empat setengah tahun di Fakultas Sastra,
saya tidak begitu mengenal Rumi. Paling hanya tarian
Sema, yang ditarikan pria, berbusa panjang menyerupai
rok wanita, bergerak berputar-putar, mengikuti alunan
suara Serunai. Tarian ini dikenal dengan nama Mevlevi
Sema Ceremony, dikukuhkan oleh Unesco sebagai karya
agung tradisi lisan dunia yang sangat berharga
(tarian semacam ini sekilas dimunculkan dalam klip
lagunya Dewa). Rumi mengenalkan cara mencintai Tuhan
melalui puisi. Dan berikut ini sedikit cuplikannya:
*** Suatu malam kutanya cinta: Katakan, siapa
sesungguhnya dirimu?
Katanya: Aku ini kehidupan abadi, aku memperbanyak
kehidupan indah itu.
Kataku: Duhai yang di luar tempat, dimanakah
rumahmu?
Katanya: Aku ini bersama api hati, dan di luar mata
yang basah.
Aku ini tukang cat, karena akulah setiap pipi berubah
mau menjadi kuning.
Akulah utusan yang ringan kaki, sedangkan pecinta
adalah kuda kurusku.
Akulah merah padamnya bunga tulip, harganya barang
itu.
Aku manisnya meratap, penyibak segala yang tertabiri
Lewat cinta semua yang pahit akan mau menjadi manis.
Lewat cinta semua yang tembaga akan mau menjadi emas.
Lewat cinta semua yang endapan akan mau menjadi anggur
murni.
Lewat cinta semua kesedihan akan mau jadi obat.
Lewat cintalah si mati akan mau jadi hidup.
Lewat cintalah raja mau jadi budak.
Sungguh, cinta dapat mengubah yang pahit menjadi
manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit
menjadi sembuh, penjara berubah menjadi telaga, derita
menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Cintalah yang mampu melunakkan besi,
menghancurleburkan batu karang, membangkitkan yang
mati dan meniupkan kehidupan padanya, serta membuat
budak menjadi pemimpin. ***
Ajaran cinta Rumi yang berasal dari Tuhan inilah yang
banyak dipelajari para pengagum dan pengikutnya.
Tentang hakikat cinta yang sesungguhnya. Yang
membebaskan manusia dari belenggu penderitaan dan dari
cara pandangnya sendiri. Bahwa dengan Cinta, semuanya
bisa berubah menjadi sebaliknya. Bahwa dengan cinta,
rahmat dan musibah hakikatnya menjadi sama. Mungkinkah
bangsa kita yang telah begitu akrab dengan musibah,
bencana dan penderitaan harus belajar tentang Cinta
seperti yang diajarkan Rumi?
Wallahualam.
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/