Temporary MDD 34

 

Sinar Dunia

 

Permata itu tetaplah permata/

Biarpun kusam jelaga menyelimutinya/

Sekali terseka kulitnya/

Semburat sinarnya menerjang angkuhnya dunia/

 

Judul di atas memang mirip-mirip dengan merk buku, tapi ngapain juga
saya membahas merk buku... walaupun salah satu customer dari tempat
kerja saya sekarang adalah pulp industries. Ih apa hubungannya coba?
Tema di atas terlintas saat melihat acara kick Andy, kamis 24/1/07. Tapi
karena belum sempat dan keburu ada yang berita yang lebih penting maka
baru sekarang saya munculkan. Jarang-jarang juga saya nonton acara ini
dan hampir full juga. Dan ternyata kick Andy malam itu, betul-betul
nendang. 

 

Ceritanya, tema malam itu adalah curhat dengan anak-anak penderita
kanker. Ngeri-ngeri juga. Ada yang kanker rahim, kanker kulit, kanker
darah, bahkan kanker mata. Anak-anak gitu lho?? Tetapi beda dengan
pandangan orang dewasa, mata hati anak-anak ini dalam memandang masalah
yang mereka hadapi sungguh luar biasa. Anak yang menderita kanker rahim,
yang rahimnya harus diangkat dan karena-nya beberapa kali tidak masuk
sekolah masih bisa mendapat ranking di kelasnya. Anak yang kena kanker
mata, masih punya semangat untuk bermain bola. Anak yang lain, tidak
menganggap masalah kalau dibawa ke RS untuk terapi karena di sana dia
bisa main video game sepuasnya.

 

Anak yang lain bahkan mempunyai grup Band dan dia sendiri menjadi
vokalisnya. Dan ketika diminta benyanyi, dia menyanyikan lagu grup band
kesayangannya dari lampung... dan sebagai kejutan, Kangen Band, band
idola si anak ini datang dan bernyanyi bersama. Dan yang lebih menyentuh
lagi, yaitu ketika seorang penonton anak-anak, memberikan bingkisan
kepada anak yang menderita kanker dari hadiah lomba lukis (eh bener ga
ya? Perlombaan atau pertandingan melukis atau apa ya). Mereka sadar
untuk berbagi dengan usaha mereka sendiri.

 

Engga kebayang deh kalau saya atau anak saya yang divonis kena kanker
yang berbahaya tersebut. Bahkan kena radang tenggorakan aja, seperti
dunia sudah menjepit saya. Anak saya kena demam tinggi, saya dan istri
saya sibuk bukan main. Tapi bagi anak-anak ini, mereka bisa menerima
dengan tabah bahkan bisa tetap beraktivitas dan menggantung cita-cita
mereka setinggi langit.

 

Dunia bagi mereka akan selalu cerah, sebab di matanya ada sinar dunia.
Kadang kita sendiri yang berusaha baik dengan sengaja maupun tak sengaja
menutupi sinarnya. Anak-anak berselisih dengan sesamanya, tapi kita
sebagai orang tua senang sekali membawa masalah ini berlama-lama bahkan
ketika mereka sudah kembali berteman dan bermain seperti biasa, sepeti
ga ada apa-apa. Padahal tugas kita, orang tua, hanyalah menjadi pengasah
permata dan membiarkan permata-permata ini memancarkan kemilau cahaya
hidupnya. Berwarna-warni... alangkah indahnya.

 

It's only temporary, spin up your life

Tiar Rahman

Mau lihat yang lain? Silahkan mampir di www.
tiarrahman.multiply.com/journal 

 



CONFIDENTIALITY NOTICE
The information in this email may be confidential and/or privileged. 
This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named 
above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified 
that any review, dissemination, copying, use or storage of this email 
and its attachments, if any, or the information contained herein is 
prohibited. If you have received this email in error, please 
immediately notify the sender by return email and delete this email 
from your system. Thank you.

Kirim email ke