Hari Selasa sore, 20 feb 08, saya menaiki travel dari Jakarta menuju Bandung. Sesampai di km 40-an sekitar jam 4.30 saya yang sedang terkantuk-kantuk dikejutkan oleh suara sopir dan penumpang di depan, rupanya disebelah kiri jalan, sebuah mobil box nyelonong masuk ke parit. Berikutnya kami lebih dikejutkan lagi, ternyata didepannya ada sesosok kecil teronggok di aspal, berjarak beberapa meter dari mobl box tersebut. Sosok itu ternyata seorang anak, sepertinya laki-laik, usia mungkin sekitar 5 tahun, yang sedang terduduk di atas aspal. Dan didepan anak itu, sebuah mobil kijang yang tampaknya ditumpangi anak itu terguling, dengan bagian kiri mobil diatas, kaca depan pecah, ban depan kiri hilang. Dari dalam mobil bergegas keluar seorang bapak mendobrak serpihan kaca dengan kakinya sambil menarik seorang anak perempuan yang menjerit histeris. Seorang ibu yang mestinya sudah keluar terlebih dahulu dari mobil itu berlari sambil berteriak membopong anak laki-laki yang terduduk di aspal tesebut. Beberapa mobil yang didepan menepi dan pengendaranya turun untuk memberi pertolongan. Sayang mobil travel kami terus melaju, sopirnya mungkin mengejar waktu. Tidak jauh dari mobil kijang itu, ban mobil kijang tergeletak di rumput sebelah kiri jalan.
Tampaknya, mobil box itu membanting setir ke kiri untuk menghindari menabrak anak kecil yang terduduk dan mobil kijang yang terguling didepannya. Mobil kijang itu terbalik karena ban depan kirinya lepas, sementara mobil melaju dalam kecepatan cukup tinggi mestinya. Tidak jelas bagaimana caranya anak kecil itu bisa terlempar keluar dari mobil kijang dan terduduk di aspal. Bisa jadi dia duduk di depan tanpa sabuk pengaman, lalu ketika mobil terbalik dan kaca depan pecah anak itu terlempar keluar dan terduduk. Syukurnya dia terlempar masih disebelah kiri atau bahu jalan. Tidak terbayang kalau dia terlempar ke tengah jalan tol. Tindakan yang dilakukan oleh sopir box dengan membanting setirnya ke kiri telah menyelamatkan bocah kecil dan keluarganya, sungguh pengorbanan yang tinggi nilainya. Alhamdulillah, Allahu Akbar !. Pelajaran penting: sebelum masuk ke jalan tol, sempatkanlah memeriksa ban mobil anda, apakah mur-bautnya sudah kencang ? apakah tekanan udaranya cukup ? apakah bannya masih cukup baik untuk dipacu di jalan tol dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam ? Berhati-hatilah dan jangan ditunda-tunda untuk memeriksa dan memperbaiki kendaraan anda sebelum anda melaju dan menggeber adrenalin di jalan tol. Resiko yang dipertaruhkan bukan hanya nyawa anda, tapi juga nyawa keluarga anda, apalagi yang masih punya anak kecil, dan nyawa pengendara mobil lainnya. Salam, TfR http://taufikurahman.wordpress.com --------------------------------- Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
