Biar Kaya Asal Bahagia #01
Menarik sekali membaca pidato Anis Matta yang ditulis ulang oleh peserta pengajian di pekanbaru, (kebetulan dapat dari link blog seorang pengunjung di MP saya), yang ini memang nendang. Yang pernah baca pasti terinspirasi mengenai definisi kaya dan bagaimana seharusnya menyikapi kekayaan. Pameo menyesatkan "biar miskin asal bahagia" harus dibuang jauh-jauh. Bisa sih kita bahagia walaupun miskin, tapi susah. Kalo kaya dan mau bahagia, insya Allah lebih gampang. Ada lagi yang bilang, "uang tidak bisa membeli cinta". Memang tidak, tapi alangkah indahnya jika kalau kita sedang jatuh cinta dan uang juga banyak. Kemudian diterangkan alasan kita harus kaya: * Pertama harta adalah tulang punggung kehidupan. Makanya orang yang banyak harta punggungnya tegak dan tentu sebaliknya. * Kedua peredaran uang adalah indikator kesalehan atau kebobrokan masyarakat. Jika harta di tangan orang saleh maka, insya Allah harta itu akan digunakan di jalan yang baik. Sebaliknya jika tidak maka jalan keburukanlah dalam penggunaan harta. Di sana disebutkan contoh orang kaya yang menghabiskan uang dengan berjudi ke London, bisa habis eM-eM-an. Jika sedang berjudi dan mereka kangen masakan indonesia, dia tinggal nyuruh pilot untuk beli nasi padang di Singapura. Gile bener... * Banyak perintah syariah (dalam islam) yang hanya bisa dilakukan dengan uang. Zakat, Haji, Zihad, Nikah dan lain-lain. * Dan harta juga bisa menegakkan wibawa. Dan lagi Rasulullah juga realistis ketika beliau berkata bahwa, salah satu indikator kebahagiaan adalah: istri soleha, rumah yang luas dan kendaraan yang nyaman. Rumah sebagai indikator stabilitas harus luas, minimal 6 kamar belum termasuk perpus dan mushola. Kendaraan yang nyaman sebagai indikator mobilitas harus nyaman biar perjalanan bisa kita nikmati. Rumah dan kendaraan ini kebutuhan primer, bukan sekunder apalagi tersier. Beberapa attitude tentu saja harus dirubah, sehingga kita siap menjadi orang kaya. Kita harus mempelajari karakter dan kebiasaan orang kaya, tentu saja semua usaha ini tetap mengacu pada nilai-nilai moral dan agama. Bukan hanya asal bisa kaya. Di tulisan ini juga disebutkan rujukan buku-buku yang seharusnya dibaca, saya sih sudah berniat membeli buku-buku tersebut. Tapi karena belum sempat ke toko, saya iseng-iseng nyari di e-snips dan ada beberapa. Lumayanlah. Bagi yang mau mungkin nanti saya akan simpan di blog saya, silahkan download aja. Bagi yang sabar menunggu, saya akan coba menuliskan ide-ide itu ke dalam bahasa Indonesia dengan sedikit bumbu penyegar tentunya. Insya Allah mulai hari ini... saya niatkan dan bercita-cita jadi orang kaya. Bagaimana dengan anda??? Good night and have a nice dream. Your cute pilot Tiar Rahman CONFIDENTIALITY NOTICE The information in this email may be confidential and/or privileged. This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any review, dissemination, copying, use or storage of this email and its attachments, if any, or the information contained herein is prohibited. If you have received this email in error, please immediately notify the sender by return email and delete this email from your system. Thank you.
