udah ada yg nyoba pake first media gak..??
soalnya mumpung didepan rumah ada jalur nganggur nieh..
mayan khan bisa nonton tipi digital plus internetan//...
sharingnya donk yg dah pake....
  ----- Original Message ----- 
  From: Adji Pratomo 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, April 17, 2008 7:54 AM
  Subject: Re: [sma1bks] Fwd: [AXIC-OOT] Berita Duka Dari Astro==>>hahahaa.bad 
news


  sorry man,,,
  gw tetep pake indovision aja deh,
  pertama liga italy masih dipegang vision 1 (smoga)
  kedua..
  anak gw dah telanjur seneng sama baby TV

  n yg ketiga...
  dah lama gw ga nonton liga inggris..



  2008/4/16 OpiK <[EMAIL PROTECTED]>:

    bener bro... indonesia gak up2date..
    mungkin dulu waktu bikin uud, tujuannya sih bagus, biar layanan publik kek 
listrik dll itu gak nyekek rakyat.. sayangnya, lembaga itu dikelola secara 
tidak baik, jadi gini deh hasilnya..
    coba kalo uudnya di amandemen, khususnya pasal brapa yah (lupa) yg bilang 
kalo yg menyangkut hajat hidup org byk dikuasai negara
    sekarang eranya pasar bebas.. biar mekanisme pasar yg menentukan
    liat bisnis telko, pas lepas dari sistem monopoli, makin lama makin turun 
harganya
    tapi kalo soal bengsin, agak ribet.. kalo mekanisme pasar yg diberlakukan, 
harganya akan melonjak tinggi, karena selama ini pake sistem subsidi
    kalo listrik bisa beda kalo ada listrik swasta, atawa paling gak 
suppliernya gak di kasih ekslusif ke satu perusahaan ajah, pasti hasilnya akan 
lebih baik


    @ bro adji : kesimpulannya, langganan astro deh. jauh lebih enak liat 
gocekan CR7 ketimbang liat gattuso yg cuma ngandelin tenaga badaknya, heheheheh





    On 4/16/08, kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      astro itu kalo ga salah dari malaysia ya? wah, ini berarti cerminan dari 
seorang murid yang sukses dan cerminan guru yang ga up-to-date, soalnya dulu 
malaysia ngimpor pengajar dari indonesia. 

      ps: ga usah ngomongin astro dulu ahh, ngantri minyak aja dulu...yuukkkk 
marriiiii (yang bilang pertamina, pln, pam monopoli  , itu salah, itu pure 
bisnis)



      2008/4/16 OpiK <[EMAIL PROTECTED]>:

        makanya, ane rada heran kalo masalah kek gini bisa jadi pembahasan di 
depeer. tapi itu bisa dimaklumi, maklum, anggota dewan kita hanya mikirin duit 
yg bisa dikeruk dari masalah ini.. 
        tapi yg lebih memprihatinkan, mosok kpi ikut2an bilang kalo astro 
monopoli liga inggris? tuh si ade armando bekoar2 terus soal ini. doi 
sebenernya ngerti gak sih bisnis tipi. sampe2 bossnya om dicky, mas satrio 
mencak2 waktu ada pembahasan soal monopoli liga inggris di milis sebelah.
        salahnya negri ini terlalu gambang menjadikan org sebagai pakar.. kek 
si ade armando itu, emank doi punya pengalaman di bisnis tipi??? ada juga om 
ruy soryo yg di tunjuk jadi "dewan pakar"  di beberapa lembaga, termasuk 
kepolisian 





        On 4/16/08, Dicky Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          Ini mah murni soal bisnis kenapa Astro berani bayar mahal untuk 
tayangan-tayangan itu.
          Gak ada istilah monopoli disini. Layaknya ESPN dan Star Sports yang 
pegang hak siar Liga Inggris dan UEFA Champion League. ESPN dan Star Sport juga 
melalui tender untuk menangin hak siar dari FA dan UEFA. Cuman bedanya ESPN dan 
Star Sport lewat bendera ESS "membaginya" untuk TV lain. Prosesnya ya lewat 
tender. Untuk penayangan di Indonesia yang menang ASTRO, jadi ASTRO lah 
pemegang hak siar di Indonesia, Malaysia dan Brunei. Perkara ASTRO mau "membagi 
tayangan" dengan stasiun lain itu urusan dia, karena hak dia yang pegang.

          Soal kenapa TV terrestial di Indonesia gak ada yang menang tender 
disebabkan oleh paket harga yang mahal. Tayangan-tayangan sepakbola Eropa 
memiliki daya jual tinggi, otomatis pemegang lisensinya akan menjualnya dengan 
harga tinggi pula. Nah, TV terrestial alias TV gratis gak punya dana sebanyak 
itu. Kalopun ada sponsor paling-paling cuman nutupin biaya presenter dan 
komentator siaran langsung aja. Sementara proses produksi jauh-jauh hari 
sebelum live juga memakan biaya banyak. Ini yang orang awam banyak gak tau.

          Dan TV terrestial cuman bisa dapet dana dari iklan, beda dengan TV 
berlangganan macam ASTRO, INDOVISION yang bisa dapet dana dari pelanggan. Jadi 
kalopun TV terrestial matok harga iklan tinggi demi menutupi biaya produksi TV, 
gak akan ada pengiklan yang mau masuk.

          Kalopun harus ada yang nayangin secara free itulah gunanya ada TV 
publik. Di Indonesia TV publik masih mati suri, karena dimonopoli TVRI. 
Sementara TV yang lain itu masuknya TV Swasta. TV Publik ini yang memainkan 
domain sebagai penyedia tayangan yang diminati masyarakat. Di Inggris, selain 
Pay TV, yang menayangkan Liga Inggris secara free adalah BBC sebagai TV Publik. 
Mungkinkah TVRI bersikap demikian?? Sepertinya masih jauh la yauw.....
           
          It's only a transition...

          Dicky Kurniawan
          News Camera Person
          NEWS DIVISION
          PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
          Gd. Trans TV 3rd Fl.
          Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
          Jakarta Selatan 12790
          +628174964705
          [EMAIL PROTECTED]
          [EMAIL PROTECTED]
          omongkosongku.blogspot.com

          answerlieswithin.multiply.com

            






          ----- Original Message ----
          From: kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]>
          To: [email protected]
          Sent: Wednesday, April 16, 2008 1:47:11 PM
          Subject: Re: [sma1bks] Fwd: [AXIC-OOT] Berita Duka Dari 
Astro==>>hahahaa.bad news


          jangan2 bakal terjadi interpelasi neh, hehehe. btw pas astro 
diberhentikan penayangannya kemaren itu, ada yang misuh2 ga ya?




          2008/4/15 OpiK <miliscampurcampur@ gmail.com>:

            apa yg kek gini bisa dibilang monopoli?
            it's pure business... mungkin astro liat kalo program tsb punya 
prospek yg sangat bagus, jadi mereka brani beli hak siarnya.. terbukti, 
keputusan meraka tepat waktu ambil hak siar liga inggris
            tapi di indonesia mah lucu... sejak kapan nonton liga inggris jadi 
hajad hidup org banyak? koq masalah kek kigi mpe di bahas ma depeer!!!
            kalo emank brita itu bener, bakal ada sidang istimewa empeer neh yg 
bahas soal liga champion dan piala uefa..





            On 4/16/08, Adji Pratomo <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: 



              Kalau iya, mayoritas penduduk Indonesia bakalan kehilangan 
tontonan sepakbola bermutu dari Liga Champion. 

              Indra T.A 
              0062 

              ---------- Forwarded message ---------- 
              From: Taufik, Achmad <achmad.taufik@ standardchartere d.com> 



              Lads.. dari milis tetangga, ada berita duka utk tv terrestrial 

              ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - 



              Pagi ini, Selasa 15 April 2008 membaca running text di ANTV. 

              Bahwa UEFA telah sepakat melakukan kerja sama dengan ASTRO untuk 
              memegang hak siar seluruh tayangan pertandingan sepakbola yang 
              diselenggarakan oleh UEFA, Piala Champions dan Piala UEFA mulai 
tahun 
              2009 - 2012 untuk negara Malaysia, Brunei dan Indonesia. 

              RCTI kalah dengan ASTRO dalam membeli hak siar ini. 

              Bye-bye PIALA CHAMPIONS dan PIALA UEFA 

              Monopoli siaran dipegang ASTRO hingga 2012 



              Bener nggak nih ya..? 






              -- 
              regards,

              Adjie 
              "AC Milan atau tidak sama sekali" 





            -- 
            OpiK
            http://taufiek. wordpress. com 



          -- 
          Kurniawan I
          Kanwil DJP Kaltim





          between 0000-00-00 and 9999-99-99  




        -- 
        OpiK
        http://taufiek.wordpress.com 



      -- 
      Kurniawan I
      Kanwil DJP Kaltim





    -- 
    OpiK
    http://taufiek.wordpress.com 



  -- 
  regards,

  Adjie 
  "AC Milan atau tidak sama sekali"  

Kirim email ke