“Please don’t make your career your life. Let it be
your passion, let it bring you pleasure, but don’t let
it become your identity. You are so much more valuable
than that. Learn to build your foundations. Figure out
your like and dislike, and don’t be afraid to
express…”  (Celine Dion)

Kisah Celine Dion menarik diri dari dunia panggung
hiburan saat karirnya tengah melejit, untuk mengurus
keluarga, terutama suaminya saat terkena kanker
menjadi contoh nyata tentang bagaimana seharusnya
perempuan mengambil sikap. Kutipan di atas bukan
sekedar isapan jempol semata. Celine Dion sudah
membuktikannya, betapa karirnya yang memuncak bukanlah
identitas yang sesungguhnya. Perempuan (dan juga pria)
memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dari sekedar
karir atau jabatannya sekarang. Ia bisa menjadi Ibu
(atau Ayah) yang luar biasa bagi anak-anaknya.
Anak-anak yang kelak akan tumbuh menjadi manusia
berguna di dunia, siapa tahu anak Anda jadi Sekjen
PBB, peraih Nobel Perdamaian, Presiden, Menteri atau
paling tidak jadi pemimpin yang adil dan dicintai anak
buahnya? :)

Ia juga bisa menjadi pasangan yang luar biasa bagi
suami (atau istrinya). Ingatkan kalau dibalik
perempuan hebat ada pria yang hebat (atau di balik
ya?) ? ;) Siapa tahu Anda bisa membuat pasangan Anda
berpikir dua tiga kali saat memutuskan sebuah perkara
besar di kantor. Karena Anda sangat berarti buatnya
dan bahkan ikut menentukan nilai-nilai yang
dijalankannya di kantor. Siapa tahu Anda juga bisa
menjadi pendorong suami (istri) Anda untuk selalu
jujur dan melakukan hal-hal yang baik dalam hidupnya.
Karena Anda ia inginkan menjadi pendamping selamanya
baik di dunia maupun di kehidupan setelahnya. Anda
bisa membuatnya benar-benar menyadari hal-hal yang
paling berharga dalam hidupnya.

Berkarir tentu hal yang penting, sama pentingnya
dengan dimensi hidup Anda yang lain. Tapi jangan
sampai menjadi segala-galanya. Karena sekali lagi,
kita bukan jabatan atau karir apa yang sedang kita
pegang sekarang. Tapi lebih pada: ibu macam apa,
sahabat macam apa, teman macam apa, anak macam apa,
istri macam apa, tetangga macam apa, warga negara
macam apa dan manusia macam apa….. di hadapan Tuhan.

Selamat Hari Kartini!


(pssst....tulisan NCB ini kayak bukan tulisan gue
deh…hehehe…)
  



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke