Bagi sebagian pengendara, pandangan terhadap profesi tukang tambal ban
kadang mendua, ada yang benar-benar mensyukuri kehadirannya disaat ban
mengalami masalah sampai ada yang mengutuk karena menduga ini hanyalah
akal-akalan para tukang tambal ban demi mengeruk secarik kertas puluhan ribu
dari para pengendara. Hingga saat ini banyak milis-milis otomotif yang selalu
mengirimkan pengalaman pecah ban hingga titik-titik yang harus diwaspadai agar
tidak berurusan dengan tukang tambal ban. Alternatif menghindari hilang angin
secara spontan dapat saja diakali dengan penggunaan ban versi tubeless
ketimbang versi "tube type" yang secara tiba-tiba dapat langsung hilang tekanan
di tengah jalan. Ujung-ujungnya jika terkena paku pun pasti akan berakhir di
tukang tambal ban, kalaupun tidak pasti akan lari ke toko aksesoris untuk
mendapatkan ban baru.
[selanjutnya....]
Y. Andi Pramantyo
[Andi] [Betedz] [Ochep]
http://www.jalanraya.net
http://betedz.multiply.com<<20080513123924_DSC03101_4829298ca5d2c-t.jpg>>
