Sabtu pagi kamarin, sekitar setangah 6 saya lihat tayangan di Metro TV sisa 
SMAN 1 Bekasi memenangi lomba kreativitas (?) dengan karyanya berupa briket 
p[lastik dan kompornya yan terbuat dari kaleng-kaleng bekas. Sehabis berita, 
ternyata ada wawamcara khusus dengan siswa dan guru pembimbingnya (Pak Toto). 
Dalam dialog tersebut Siswa bilang bahwa yang punya ide sebenarnya guru 
pembimbingnya tersebut. Dalam wawancara itupun pak Toto lebih doiminan bicara 
dan memperagakan metoda kerja dari karya siswa tersebut.
   
  Ide membuat briket plastik untuk dibakar sebagai pengganti minyak tanah, 
sayangnya menurut saya ide yang SANGAT berbahaya. Sampah plastik sangat tidak 
dianjurkan untuk dibakar karena potensi mengandung dioksin yang berbahaya bagi 
kesehatan manusia ! Segera saja saya sms beberapa teman di Bekasi, termasuk dua 
orang guru SMA N 1 Bekasi yang saya punya nomornya, dan seorang staf di Pemda, 
karena lomba tersebut diadakan oleh Pemda. Saya bilang agar karya tersebut 
jangan disosialiasikan kepada masyarakat karena berbahaya ! Belum saya "send" 
sms, seorang teman, dosen dari Teknik Lingkungan ITB, mengirim sms pada saya 
dan menyampaikan keheranannya bahwa karya tersebut menjadi pemenang dan bahkan 
diliputi khusus oleh Metro TV ! Dia sangat menyayangkan hal yang berbahaya 
tersebut.  




http://taufikurahman.wordpress.com
       

Kirim email ke