Again.... Helm cetok membawa masalah... sekarang giliran gw yang menjadi 
korban.Kebetulan hari ini gw bawa roda empat untuk pergi kerja, dari rumah 
sampai fly over pondok bambu tanpa masalah. saat itu gw membuntuti Jazz dengan 
jarak yang kalo boleh dibilang memang kurang aman.. dan psa setelah turunan 
flyover, Jazz tersebut tiba-tiba mengerem mendadak, otomatis gw yg dibelakang 
kaget dan mengerem juga.. puji Tuhan.. jarak yang gw jaga selama perjalanan 
cukup membuat mobil gw berhenti hanya 30 cm dari Jazz. tapi belum kaget gw 
hilang, tiba2 ... BRAAKKK...!!! suara benturan keras dan goyangan mobil gw 
membuat gw melihat ke kiri. Di sebelah kiri gw terlihat Megapro yg menabrak 
mobil gw berjalan dengan tidak terkendali dan akhirnya menabrak trotoar dan 
berhenti.. kondisi saat itu boncenger yg seorang wanita tertindih oleh motor 
sedangkan pengendara motor sempat terlepas dari motor. Oh.. My God..... gw lagi 
di uji nih... langsung gw dim si Jazz untuk berhenti menolong korban, dan 
ternyata ada itikad baik dari dia.. setelah gw berhenti di di tempat yg aman gw 
samperin korban dan syukurnya kita semua masih diberi kepala dingin dengan 
emosi yg tidak meledak2. Sempat ada seorang bapak2 yang terlihat akan 
memprovokosi keadaan dengan menyalahkan gw yang mengerem tiba2, Tapi langsung 
gw tunjuk tuh orang dengan ngomong " Bapak diam saja, ini urusan saya dengan 
korban...!!" dan singkat kata kita sepakat membawa korban ke RS di Hermina 
Jatinegara. Sempet terkenjut dengan rujukan sang pengendara motor ke RS ibu dan 
anak, langsung istri gw bertanya ke sang boncenger " Ibu hamil ? " dan 
syukurlah, ternyata dia tidak sedang mengandung, tapi memang sudah punya record 
di sana. Sementara itu istri dan adek gw berdebat dengan pengemudi Jazz, yang 
kalo ditarik kesimpulan, dia ga mau tau dengan kejadian itu, dengan emosi yg 
tinggi. Sempet terjadi dorongan secara fisik terhadap adek gw yg membuat emosi 
adek gw naik. Sebenernya saat itu gw, istri, dan adek gw bukan bermaksud untuk 
meminta pertanggung jawaban terhadap dia, tapi mesncoba untuk sama-sama 
prihatin dengan kejadian yang memakan korban tersebut. Namun si bapak itu 
bersikeras tidak mau berurusan, dengan alasan dia sudah dikejar waktu sampai 
tujuan. Gw cuma bisa "membiarkan" dia pergi setelah mendapatkan no HP dia. Dan 
sempat saya bertanya kepada bapak itu, kenapa sampai dia mengerem mendadak.? 
ternyata jawabannya cukup membuat gw prihati. Dia berhenti mendadak karena ada 
HELM CETOK yang jatuh dari pengendara motor di depannya. DAMN... baru aja di 
bahas soal helm cetok kemaren di milist, sekarang gw kena akibatnya. Akhirnya 
korban sampai di UGD Hermina jatinegara. Setelah di cek, kondisi tubuh 
boncenger terdapat memar2 di sebagian tubuhnya dan adanya benjolam di kepala yg 
membuat dia merasa pusing. Namun dokter mengatakan kalo benjolan tersebut hanya 
pembuluh darah yg pecah diluar tengkorak, jadi tidak sampai ke organ dalam 
otak. Dari situ gw sempet bertanya2 kenapa sampai ada benjolan dibagian kepala 
kalau dia pakai helm ? dan sepertinya sang boncenger juga menggunakan HELM 
CETOK sehingga tidak bisa melindungi keseluruhan bagian kepala. Namun, akhirnya 
semuanya selesai dengan kekeluargaan. Ucapan salut buat sang pengendara motor 
dalam menghadapi kejadian ini sehingga membuat kita semua berpisah dengan 
senyum kekeluargaan dan saling bertukar kartu nama. Doa dari gw dan istri 
semoga keadaan boncenger dapat membaik setelah pulang dari rumah sakit.

Pelajaran yang bsia gw ambil :
1. Jarak antara kendaraan kita dengan depan benar-benar harus memperhitungkan 
kecepatan kendaraan kita. sehingga apabila kendaraan didepan kita mengerem 
mendadak kita bisa mengantisipasi dengan TIDAK mengerem mendadak, namun 
mengerem secara normal.
2. Tiap saat kita harus menyadari keberadaan kendaraan dibelakang kita, seingga 
kita bisa mengambil tindakan yang cukup benar untuk tidak melibatkan kendaraan 
dibelakang kita kalau terjadi apa2.
3. Emosi yang rendah membuat segala permasalahan dapat terselesaikan dengan 
baik.
4. sekali lagi.... NO for HELM CETOK...!!!! saya mohon kepada bapak-bapak 
polisi daerah DKI JAKARTA untuk MELARANG penggunaan HELM CETOK yang ternyata 
hanya membuat MASALAH saja di jalan. masa kalah dengan daerah lain yang sudah 
menerapkan kebijaksanaan itu...

Ochep aka Betedz
www.jalanraya.net

Kirim email ke