---------- Forwarded message ----------
From: Ahmad Sutikno <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Jul 11, 2008 1:32 PM
Subject: FW: Mengapa Babi diharamkan
To: [EMAIL PROTECTED], "Dwi Setyowati (GLA)" <[EMAIL PROTECTED]>,
serlythia <[EMAIL PROTECTED]>
------------------------------
*From:* Erlyn Herlinasari
*Sent:* Friday, July 11, 2008 11:06 AM
*Subject:* Mengapa Babi diharamkan
Dari millis sebelah...
Temans semoga bermanfaat
Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi
ini.
Ilmuwan : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan karena
banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya
ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari
virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih
akan menjadi halal?
Ulama : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi
yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
Ilmuwan : Apakah itu?
Ulama : Coba anda buat 2 (dua) kandang. Dimana 1 (satu) kandang isi
dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina.
1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan
dan 1 (satu) ekor babi betina.
Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah
anda menerkanya!!!
Ilmuwan : Tidak bisa!!!!????
Ulama : Mari kita lihat bersama-sama sekarang.
Pada kandang pertama dimana ada 2 (dua) ekor ayam jantan
dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan
tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina
tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan
Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
Ilmuwan : Pada kandang Babi?
Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2
(dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor
babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina,
tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan
menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga
terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai
dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat
manusia.
Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan
umat Islam akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma'in, Wallahu A'lam Bish-shawab.
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan)
yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang
jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat
kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.
Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib
dengan anak panah itu) adalah Kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir
telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut
kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari telah Ku-sempurnakan untuk
kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhlai
Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan
tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyanyang". ( QS. Al-Maidah (5) : 3).
Mengapa Islam mengharamkan Babi (Terjemahan)
Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah dan babi dalam Islam, diulas
dari sudut pandang Logika dan Ilmu Kesehatan.
Bob : Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat
mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata
tersebut?
Yunus : Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan
apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah
yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.
Bob : Dapatkah anda membrikan contoh?
Yunus : Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan
sependapat bahwa analis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang
tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya
bagi kesehatan manusia.
Bob : Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid dalam tubuh
manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya
kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam
darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.
Yunus : Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus
dalam penyembelihan hewan dalam Islam.
Bob : Apa maksud anda?
Yunus : Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang
Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari
membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.
Bob : Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena
kehabisan darah dalam tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.
Yunus : Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak
dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan
menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut
mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga
menjadikannya beracun; hannya pada masa kini-lah, para ahli makanan baru
menyadari akan hal ini.
Bob : Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para
Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya
yang terkait dengan babi?
Yunus : Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkosumsian
babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Levitus bab 11, ayat
8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain
buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah
kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu".
Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di
leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya?
Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi
konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan
memiliki leher.
Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek
berbahaya dari konsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham,
atau bacon.
Bob : Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas
banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam
parasit dan penyakit berbahaya.
Yunus : Ya. Dan diluar sana itu semua, sebagaimana kita membicarakan
mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan
bahwa sitem biochemistry : babi hannya mengeluarkan 2% dari seluruh
kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.
Mohon diteruskan kepada semua rekan Muslim.
Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mereka, khusunya jika kalangan
Non-Muslim bertanya mengapa Umat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.
--
Best Regards,
Resti Budipratiwi
Document Controlled (ISO CENTER)
PT. Sagateknindo Sejati
PT. Hikari Metalindo Pratama
Phone : (021) 8990 0855 ext : 113
Fax : (021) 8990 3472
Mobile : 0815-1876463
e-mail : [EMAIL PROTECTED]