sumber : http://08157988053.multiply.com/photos/album/13/Waspada_Kerang_Hijau
Kerang hijau, uhm.. siapa yang tidak tergiur mendengarnya? Apalagi anda para
maniak kerang. Saat ini sepertinya anda harus dua kali berpikir untuk
mengkonsumsi kerang hijau, apalagi kerang itu di pasarkan di seputaran Jakarta.
Sebelum membeli sebaiknya anda tahu tentang sejarah kerang hijau. Kerang hijau
merupakan jenis kerang yang mudah tumbuh di perairan tropis, seperti salah
satunya di Teluk Jakarta. Asal tahu aja kerang yang dibudidayakan di Teluk
Jakarta kondisinya parah banget karena airnya berasal dari sungai Jakarta yang
gitu deh.
Kerang yang sudah dipanen, lalu dibawa ke tempat pengolahan. Salah satunya di
Pelelangan Ikan Muara Angke. Bisa kebayangkan, proses perebusannya menggunakan
air sungai yang kotor. Dan kerennya, dekat dengan tempat pengambilan air
rebusan itu, orang bisa dengan bebasnya buang hajat. How you can imagine it?
Kerang lalu direbus di dalam tong bekas, entah itu bekas apa tidak jelas.
Setelah matang, daging dipisahkan dari cangkangnya. Daging yang sudah
terkelupas berwarna pucat dan tidak menarik pembeli. Untuk menarik pembeli,
daging selanjutnya ditambah dengan tawas agar kenyal dan tahan lama. Nah, biar
kelihatan cool, ditambahkan dengan pewarna kalau perlu yang ngejreng sekalian,
"oranje." Pewarna ini not recomended untuk makanan dan bisa diperoleh dengan
mudah di sekitar lokasi pengolahan.
Well, jika masih ingin umur panjang, sebaiknya hindari makanan yang tidak jelas
proses pengolahannya. Jika warnanya ngejreng abis, wah harus waspada tuh. Wah,
mau makan saja kok susah ya. Tanya kenapa?
kerang hijau_01.jpg
kerang hijau_02.jpg
kerang hijau_03.jpg
kerang hijau_04.jpg
kerang hijau_05.jpg
kerang hijau_06.jpg
kerang hijau_07.jpg
kerang hijau_08.jpg
kerang hijau_09.jpg
kerang hijau_10.jpg
kerang hijau_11.jpg
kerang hijau_12.jpg
kerang hijau_13.jpg
<<black_frame_top_left.gif>>
<<black_frame_top_right.gif>>
<<dot_clear.gif>>
<<black_frame_bottom_left.gif>>
<<black_frame_bottom_right.gif>>
