Tulisan yang hebat...so, touching! [mungkin karena disebut memerdekaan
Bekasi Utara dari kemiskinan...he.he..he.]

Jauh bro. Jauh banget. Berat. Berat bangets....
Gue sampai pada titik nadir untuk bela orang Utara. Sebab, beberapa
amanah yang mestinya diemban dengan baik. Malah dikhianati.
Kepercayaan gue habis. Sebab, persoalan mental gak cuma anggota dPR
yang dapat kucuran dana 100 m dari BI. Orang kecilpun kalo sudah ada
kesempatan maling, ya maling juga. Makanya, kalo ada amanah, gue
kerjain sendiri. Gak pake orang kedua atau ketiga. Terus, gue sediain
jalur langsung untuk menghubungi orang yang disumbang, sehingga,
donatur bisa langsung cross check. bagus-bagus, kalo donatur bisa
langsung dateng. Turun gitu. Gue cuman nemenin.

Pun begitu, gak ada kata kapok. Gue terus maju. Membebaskan mereka
dari penjajahan morl bobrok.  Bahwa hidup bukan cuman jangka pendek.
Perlu ratusan tahun untuk membangun kepercyaan. Makanya materi
wiirausaha, kemarin gue revisi. Gue kombinasi dengan  materi
kaderisasi PII. Jadi ada materi ahlak, tauhid. Bahwa selain atasan dan
suprevisor ada malaikat yang nyatet. Ada Allah yang memberikan balasan
atas apa pun yang kita kerjakan. Bahwa bila kita rugi, itu bukan
sekadar kehilangan uang. Tapi juga bermakna tabungan pahala.
Diikhlasin sehingga jadi barokah buat next bussines. Mungkin bisnis no
1 rugi , tapi bisnis no 2 bakalan balik 100 x lipat.

gitu deh...ntar lanjut!


On 8/19/08, KURNIAWAN ISWANTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Merdeka!!!!
> btw, sepertinya gak ada yang bikin tulisan tentang edisi kemerdekaan ya?
> sorry kalo ternyata sudah ada yang bikin , soalnya mode penerimaan milis gw
> pindah ke Daily Digest.
>
> Setiap tahunnya kita merayakan peringatan kemerdekaan pada tanggal 17
> Agustus. Selalu ada siaran langsung pengibaran dan penurunan Sang Merah
> Putih oleh pasukan paskibraka yang katanya merupakan orang-orang pilihan
> dari semua propinsi (sudah bukan 27 provinsi lagi loh mas Morry) yang ada di
> Indonesia.
>
> Setiap tahun pula media massa termasuk TV membuat acara spesial tentang
> acara Kemerdekaan. Kalau beberapa tahun yang lalu masih ada wawancara dengan
> para pejuang atau saksi sejarah. Kalo sekarang kayaknya makin sulit untuk
> menemukannya, makanya lebih mudah untuk mewawancarai selebritis tentang
> makna kemerdekaan.
>
> Bagaimana kita mengisi kemerdekaan yang ke-63 ini? setiap orang mungkin
> mempunyai jawaban yang berbeda. Ada yang mengisinya dengan lomba balap
> karung, panjat pinang, makan krupuk, tarik tambang (wekz, mengisi
> kemerdekaan dengan perlombaan?).
>
> Tanggal 17 Agustus mempunyai makna yang beda-beda bagi setiap orang. Bagi
> Nagabonar mungkin akan mengingatkannya kembali ke masa-masa perjuangan waktu
> melawan Belanda. Bagi saya, gak ada bedanya ama hari-hari kemarin, eh ada
> ding, ada libur tambahan tanggal 18 Agustusnya. Bagi teman saya berarti
> harus ke kantor buat ikut upacara, padahal dia kerja di swasta, gw yg PNS
> aja kantor gw ga ngadain upacara. Bagi Bang Komar mungkin sebagai pemacu
> untuk lebih giat memerdekakan Bekasi Utara dari kemiskinan (bukan begitu
> bang komar? bukaaannnn :-p)
>
> Bahwa ada perbedaan dalam memaknai kemerdekaan adalah hal yang lumrah tapi
> yang jelas kita mendapatkan peninggalan yang berharga dari para founding
> father kita berupa kemerdekaan dari penjajahan fisik/militer. Kemerdekaan
> tersebut tidak serta-merta membuat kita merdeka dari segala hal. Itu menjadi
> titik awal dari perjuangan untuk membebaskan diri dari penjajahan-penjajahan
> lainnya. Penjajahan ekonomi, negara besar dengan sumber daya alam yang kaya
> tapi mempunyai utang besar?. Penjajahan budaya, korupsi sudah jadi budaya,
> gimana ngelepasinnya ya? Penjajahan sosial, the west is the best, orang
> barat itu lebih hebat karena itu kita harus lebih barat daripada orang
> barat, HOMOSEKS BERHAK UNTUK MENIKAH SESAMA JENIS!!!!
>
> Apapun itu, kemerdekaan yang diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 bukanlah
> titik perhentian, tetapi persinggahan. Seperti halnya lari estafet yang
> saling sambung-menyambung di setiap generasi untuk membawa tongkat cita-cita
> mencapai tujuannya, Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
>
> Kenapa gw jadi ngelantur begini ya? gara-gara Bang Komar keseringan ngimpi
> neh. Yang Tua Mimpi, Yang Muda Ngelindur :-p
>
> Yang lagi coba-coba bikin tulisan
> Kurniawan I
>


-- 
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply.com
0818721014
karya-karya ;
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)

Kirim email ke