Ahmad fauzi abdillah itu siapa ya??

 

with best regards 
Vanda 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
vivi fajar
Sent: Monday, 13 October, 2008 8:26 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Krisis Keuangan Global ?

 

iy niy..kagak ngerti gw...

Pertama:..sejak kapan kita punya "tetangga baik"..?
(ato: siapa itu maksudnya???) kalo mereka
memperlakukan kita sebagai underdog..(di hampir semua
isu) maka hubungan bilateral (ato pun mulilateral)
yang kita punya bukan dalam koridor "hubungan
bertetangga yang baik"...(wong loan yg kita dapet juga
harus dibayar dengan menggadaikan aset nasional kok)

Kedua:..."tetangga yang baik" harus belajar untuk
melakukan dua hal:
- nggak ikut campur terlalu dalam urusan 'dalam
negeri' tetangganya..
- belajar dari 'kesalahan' tetangga nya supaya tidak
terperosok ke jurang yang sama...(tutup pintu...'jaga
rumah' lebih baek kek nya deh...)ato
ekstrimnya..menggalang kekuatan baru ...sambil belajar
berdikari..

(sorry gw bukan America's admirer)
--- kurniawan iswanto <kurniawan.iswanto@
<mailto:kurniawan.iswanto%40gmail.com> gmail.com>
wrote:

> buset dah, knapa pake embel-embel "sebagai tetangga
> yang baik" segala :p
> 
> 2008/10/11 QiDHiR Abdul Salam <[EMAIL PROTECTED] <mailto:qidhir%40yahoo.com>
com>
> 
> > Krisis Keuangan Global ?
> >
> > Oleh. Achmad Fauzi Abdillah
> >
> > Sebagai tetangga yang baik, jika kita tahu
> tetangga kita sedang mengalami
> > kesulitan keuangan, secara moral, meskipun bukan
> kesulitan keuangan kita,
> > diharapkan baik diminta maupun tidak diminta
> membantu 'kesulitan' tersebut
> > meskipun disebabkan karena kesalahan mereka
> sendiri.
> >
> > Isu Global
> > Perusahaan Keuangan Amerika bangkrut karena
> investasi mereka tidak mampu
> > menghasilkan hasil yang kompetitif seperti yang
> dijanjikan. Penyebabnya,
> > Pasar dunia banyak dibanjiri dengan produk china
> yang super murah ditambah
> > dengan hasil investasi perusahaan asing termasuk
> perusahaan Amerika yang
> > melakukan investasi di China tidak bisa bebas
> ditransfer kemana-mana karena
> > pemerintah China tidak menghendaki demikian
> sebagai tindakan mitigasi atas
> > resiko atas mata uang (currency risk) yang volite
> seperti yang terjadi dalam
> > krisis Keuangan Asia 1997 lalu. Joseph Stiglitz
> menyarankan untuk mengatasi
> > hal tersebut perlu dibentuk mata uang tunggal
> dunia, tapi sayangnya krisis
> > lebih dulu datang lebih cepat dimulai dengan
> krisis sub-prime mortgage
> > terjadi di perusahaan properti terbesar di Amerika
> yang menjaminkan aset
> > properti milik rakyat Amerika yang masih belum
> lunas yang tersebar se
> > antero Amerika Serikat agar dapat hutang dengan
> bunga yang rendah lalu
> > diinvestasikan ke perusahaan keuangan besar spt
> Lehman brothers dan
> > sejenisnya dengan harapan bunga yang lebih tinggi
> dari bunga pinjaman.
> > Krisis berlanjut seperti efek domino ke Perusahaan
> 'Upline'-nya yaitu
> > perusahaan investasi spt Lehman Brothers. Modus
> seperti ini juga terjadi di
> > perusahaan-perusahaan Eropa,salah satu korbannya
> Fortis ambruk kesulitan
> > likuiditas karena hasil investasinya tidak seperti
> yang dijanjikan.
> > Perusahaan keuangan lainnya menunggu giliran
> ambruk jika tidak ada solusi
> > yang fundamental atas masalah ini. Beruntung modus
> ini tidak terjadi di
> > perusahaan-perusahaan Indonesia karena investasi
> banyak di domestik.
> >
> > Isu syariah
> > China tidak mungkin dipaksakan untuk melepas rezim
> devisa menjadi bebas
> > mengambang seperti yang dikehendaki semua negara
> G-7 karena begitu
> > diambangkan pengangguran akan melanda di China
> yang akan mudah menjadi
> > masalah sosial jauh lebih besar dan gawat
> ketimbang pengangguran yang
> > menimpa di Amerika Serikat dan Eropa saat ini yang
> sudah memiliki jaring
> > pengaman sosial yang mapan. sedangkan untuk
> menunggu terbentuknya mata uang
> > tunggal se-dunia membutuhkan waktu, sementara
> banyak perusahaan yang bakal
> > tumbang.
> >
> > Saat ini krisis keuangan belum berpengaruh ke
> ekonomi Indonesia tapi akan
> > bisa menjadi krisis keuangan global seandainya
> tidak ada yang mampu
> > memberikan solusi yang cepat dan efektif. Apapun
> solusi mestinya bisa
> > diterima semua pihak yang memiliki perbedaan
> kepentingan. Ekonomi yang
> > berbasis syariah diharapkan mampu memberikan
> solusi yang mudah, inovatif,
> > cerdas, efisien dan efektif yang mampu menjembati
> semua kepentingan.
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------
> > Dapatkan nama yang Anda sukai!
> >
>
<http://sg.rd.
<http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.prom
otions.yahoo.com/newdomains/id/>
yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.
com/newdomains/id/>
> > Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com
> dan @rocketmail.com.
> >
> > 
> >
> 
> 
> 
> -- 
> Kurniawan
> http://www.ptc- <http://www.ptc-vaganza.info> vaganza.info
> 

 

Kirim email ke