Forward ah dari milis sebelah
 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
omongkosongku.blogspot.com
answerlieswithin.multiply.com
  
 



----- Forwarded Message ----
From: CCF de Jakarta <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, October 28, 2008 2:49:59 PM
Subject: [NaratamaTV] Film-film HAM di CCF Jakarta & Kineforum: 1 > 30 Nov 08


 
Pusat Kebudayaan Prancis - CCF Jakarta bekerjasama dengan Kineforum - Dewan 
Kesenian Jakarta, Departemen Hukum & HAM Dirjen Hak Asasi Manusia serta Komnas 
Perempuan mempersembahkan :

HAK ASASI MANUSIA / DROITS DE L'HOMME
Pemutaran film & diskusi dalam rangka Bulan film dokumenter (Le Mois du Film 
Documentaire)

tanggal 1, 8, 15, 22 dan 29 november 2008 di CCF Jakarta pk. 13.00 wib
tanggal 24 > 30 november 2008 di Kineforum pk. 14.15, 17.30 dan 19.30 wib

diskusi "Film untuk HAM" bersama Harkristuti Harkrisnowo & Arimbi Haroepoetri
Sabtu, 29 november 2008 pk. 15.30 di Kineforum
(seusai pemutaran film "Terre d'Asile")

PROLOGUE

Dalam rangka Bulan Film Dokumenter yang ke-9 serta merayakan ulang tahun ke-60 
Masuknya Deklarasi Hak Asasi Manusia ke dalam Parlemen Persekiratan 
Bangsa-Bangsa pada tanggal 10 Desember 1948, CCF Jakarta bekerja sama dengan 
Kineforum ­ Dewan Kesenian Jakarta mempersembahkan program dokumeter mengenai « 
Hak Asasi Manusia ».

Kompilasi ini menggabungkan 17 dokumenter yang menawarkan banyak sudut pandang 
yang mempertanyakan Hak Asasi Manusia di dunia saat ini serta tema-tema seputar 
prinsip dasar dari Deklarasi HAM. Walaupun sebagian besar dokumenter ini 
diproduksi di Prancis, beberapa sineas dunia juga ditampilkan seperti karya 
Patricio Guzman (Chili), Weijun Chen (China) dan Vitali Kanevski (Rusia). 

Bekerjasama dengan Departemen Hukum & HAM Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia 
dan Komnas Perempuan, pemutaran film "Terre d'Asile" di Kineforum akan 
dilanjutkan dengan diskusi mengenai "Film untuk HAM" dengan pembicara 
Harkristuti Harkrisnowo Kepala Dirjen HAM Departemen Hukum & HAM serta Arimbi 
Haroepoetri, komisioner Komnas.

Pemutaran film & diskusi ini terbuka untuk umum. 
Mohon hadir tepat waktu dan
tidak makan, minum dan bersuara selama pemutaran film berlangsung. 
 
Kegiatan ini terselanggara berkat kerjasama Pusat Kebudayaan Prancis - CCF 
Jakarta dengan Kineforum ­ Dewan Kesenian Jakarta, Departemen Hukum & HAM 
Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia dan Komnas Perempuan serta didukung oleh :

KOMPAS URBANA dan majalah DJAKARTA!


VENUE

CCF Jakarta (Pusat)
Jalan Salemba Raya No. 25 Jakarta Pusat 10440
tel. (021) 390 85 80, 390 85 85 | [EMAIL PROTECTED] or.id

CCF Jakarta (Cabang)
Jalan Wijaya I No. 48 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170
tel. (021) 720 81 33 | [EMAIL PROTECTED] or.id
http://www.ccfjakar ta.or.id

KINEFORUM (studio 1 TIM 21)
Jalan Cikini Raya No. 73 Jakarta Pusat 10330
tel. 316 27 80 | [EMAIL PROTECTED] com
http://kineforum. wordpress. com
http://www.dkj. or.id



JADWAL DI CCF Jakarta

Sabtu, 1 november 2008 pk. 13.00
ccf salemba   Le Cercle des noyés
ccf wijaya      Selves et others

Sabtu, 8 november 2008 pk. 13.00
ccf salemba   Le Cas Pinochet
ccf wijaya      Invente-moi un pays

Sabtu, 15 november 2008 pk. 13.00
ccf salemba   Les enfants du XXe siècle
ccf wijaya      Guerre et santé

Sabtu, 22 november 2008 pk. 13.00
ccf wijaya      La liste de Carla

Sabtu, 29 november 2008 pk. 13.00
ccf salemba   Votez pour moi !
ccf wijaya     Un abolitionniste



JADWAL DI KINEFORUM

Senin, 24 november 2008
14.15   Le Cercle des noyés
17.30   De guerre lasses
19.30   Nous, les enfants du XXe siècle

Selasa, 25 november 2008
14.15   Les Survivants
17.30   Le Prêt, la Poule et l¹¦uf
19.30   Le Cas Pinochet

Rabu, 26 november 2008
14.15   Terre d¹asile
17.30   Leçon de Biélorusse + Invente-moi un pays
19.30   S21, la machine de mort khmère rouge

Kamis, 27 november 2008
14.15   Les Petits Soldats
17.30   Nous, les enfants du XXe siècle
19.30   Le Cercle des noyés

Jumat, 28 november 2008
14.15   De guerre lasses
17.30   Les Survivants
19.30   Le Cas Pinochet

Sabtu, 29 november 2008
14.00   Terre d¹asile
15.30   Diskusi "Film untuk HAM" bersama Harkristuti Harkrisnowo dan Arimbi
Heroeputri
19.30   S21, la machine de mort khmère rouge

Minggu, 30 november 2008
14.15   Le Prêt, la Poule et l¹¦uf
17.30   Leçon de Biélorusse + Invente-moi un pays
19.30   Un coupable idéal



SINOPSIS


> Le Cas Pinochet
karya Patricio Guzman
2001, 110 minutes, versi spanyol teks inggris

Pada tahun 1998, Jenderal Pinochet berangkat ke Inggris untuk berlibur. Ia 
tinggal disana selama lebih dari 500 hari dan ditangkap atas perintah hakim 
asal Spanyol Balthasar Garzon untuk menjadi tahanan rumah. Sutradara asal Chili 
ini berada di Paris ketika itu dan langsung membuat proyek dokumenter mengenai 
satu-satunya peristiwa unik dalam sejarah : seorang diktator yang khawatir 
terhadap Mahmakah Internasional setelah 25 tahun berkuasa. 
Patricio Guzman membuat film yang sangat dalam : diawali dengan tanah kering di 
Chili sebagai usaha untuk menemukan kembali jejak orang yang hilang, lalu ke 
regim yang masih saja tidak mengakuinya. Kita juga diajak untuk menggali 
kenangan dari mereka yang menjadi saksi penyiksaan keji di penjara. Penggalian 
untuk memahami alasan-alasan yang dalam yang dapat kita simpulkan dari segala 
peristiwa.

Semaine de la Critique, Cannes 2001 & Grand Prix, FIDMarseille 2001

CCF SALEMBA : sabtu 8 november pk. 13.00
KINEFORUM : selasa 25 november pk. 19.30 + jumat 28 november pk. 19.30



> Le Cercle des noyés
karya Pierre-Yves Vandeweerd
2007, 75 minutes, versi prancis teks inggris

³Lingkaran mereka yang terbenam² adalah nama yang diberikan kepada para tahanan 
politik hitam di Mauritania yang dikurung mulai tahun 1986 di benteng bekas 
koloni Oualata. Ba Fara adalah salah satu dari mereka. Bersama-sama ia menulis 
satu dari banyak halaman gelap dari sejarah kontemporer Mauritania. Diceritakan 
dengan bahasa rakyat jelata, film ini lebih intens dan penuh harga diri. 
Seperti Abdellatif Laabi, narator membangkitkan kehidupan para pekerja paksa 
bersama kawan-kawannya yang malang. Semua jenis penghinaan pernah mereka alami. 
Kerja paksa, siksaan, kelaparan dan penyakit yang menimpa mereka yang terasing 
selama bertahun-tahun yang lalu, tanpa kontak dengan dunia luar.

CCF SALEMBA : sabtu 1 november pk. 13.00
KINEFORUM : senin 24 november pk. 14.15 + kamis 27 november pk. 19.30



> De guerre lasses
karya Laurent Bécue-Renard
2003, 98 minutes, versi asli teks inggris

Di Srebrenica, sekitar 7000 pria menghilang pada tanggal 12 Juli 1995 dan 
menjadi korban kekejaman militer. Istri, ibu, saudara perempuan, tak 
jemu-jemunya mencari, menanyakan dalam keheningan dan penderitaan tanpa henti.  
Asosiasi Vive Zene berdiri dengan misi menampung wanita-wanita dari Bosnia yang 
mencari kembali kehidupan mereka. Selama setahun, sutradara mengikuti tugas 
lembaga kemanusiaan ini. Sebuah kesaksian mengenai rekonstruksi yang sulit 
untuk kembali kepada kehidupan dan harga diri mereka.

Prix du Film de la paix au Festival International du Film de Berlin 2003
KINEFORUM : senin 24 november pk. 17.30 + jumat 28 november pk. 14.15



> Guerre et santé
karya Michel Vuillermet
1996, 52 minutes, versi prancis teks inggris

Dengan mengubah luas dan sifatnya, peperangan masa kini menjadikan masyarakat 
sipil sebagai korban utama. Dilahirkan pada akhir abad ke-19 oleh Henri Dunant, 
aksi kemanusiaan berusaha menjawab kematian sebagai akibat buruk dari 
pertikaian-pertikai an besar. Melalui berbagai pengakuan dokter-dokter di medan 
perang, film ini menapak tilas sejarah tragis dari aksi kemanusiaan yang pada 
tahun 1994 menimpa Rwanda. 

CCF WIJAYA : sabtu 15 november pk. 13.00



> Invente-moi un pays
karya Catalina Villar
2005, 58 minutes, versi prancis teks inggris

Catalina Vilar mengajak anak-anak yang belajar hidup di pengasingan di Prancis 
untuk membuat film pendek dimana proses pembuatannya menjadi materi dokumenter. 
Berumur antara 8 dan 12 tahun dan tinggal di sebuah CADA (pusat penampungan 
bagi para peminta suaka) di kota Melun, mereka meninggalkan negara yang dilanda 
perang dan rawan. Bersama-sama mereka menyatukan kisah seorang anak yang 
tinggal di negeri jauh dan harus mengungsi. Anak ini melakukan perjalanan 
panjang dan akhirnya tiba di Prancis dimana ia harus memulai sebuah kehidupan 
yang baru. Kisah ini sesungguhnya seperti kisah mereka sendiri. Sarasehan film 
menjadi ladang bagi anak-anak untuk mengungkapkan kenangan-kenangan mereka. 
Mengajak mereka terlibat dalam segala diskusi mengenai rasisme atau agama 
ataupun berbagi pengalaman mengenai Prancis...

CCF WIJAYA : sabtu 8 november pk. 13.00
KINEFORUM : rabu 26 november pk. 17.30 + minggu 30 november pk. 17.30



> Leçon de Biélorusse
karya Miroslaw Dembinski
2006, 56 minutes, versi asli teks inggris

Tak lama setelah runtuhnya Uni Soviet, angin kebebasan berhembus di Universitas 
Minsk. Namun dengan hadirnya Lukachenko pada tahun 1995, Bielorusia menjadi 
kelam kembali di bawah pemerintahan diktator. Walaupun ditekan habis-habisan, 
kaum muda dari negara ini mencoba bertahan terhadap pemerintah yang berkuasa. 
Intelek dan berbakat, para mahasiswa bergerak dan menuntut demokratisasi di 
Bielorusia. Mereka mengungkapkan suara mereka dengan berbagai cara, terutama 
dengan musik yang menjadi semacam tali pengikat. Mereka sangat yakin bahwa 
suatu hari nanti Bielorusia akan menjadi negara yang merdeka.

Festival International du film documentaire, Amsterdam 2006, Festival du
Film de Cracovie 2007, Festival International des droits de l¹Homme ­ One
World, Prague 2007

KINEFORUM : rabu 26 november pk. 17.30 + minggu 30 november pk. 17.30



> La liste de Carla
karya Marcel Schüpbach
2006, 105 minutes, versi prancis teks inggris

Di tengah-tengah sidang Mahkamah Internasional untuk ex-Yugoslavia, Carla del 
Ponte berusaha agar para penjahat perang yang masih bebas dapat ditangkap. 
Untuk pertama kalinya sebuah kamera masuk ke dalam ruang sidang Mahkamah 
Internasional dan mengikuti rutinitas kerja seorang jaksa bersama 
anggota-anggotanya dari Den Haag sampai New York melewati Belgrade, Zagreb, 
Luxemburg dan Washington.
Sementara itu di Bosnia, sepuluh tahun setelah peristiwa Srebrenica, banyak 
perempuan menanti ditegakkannya keadilan. Mereka adalah orang  yang selamat dan 
bisa meloloskan diri dari pembantaian dan mereka bertanya-tanya : apakah 
Mahkamah Internasional masih dapat dipercaya?

CCF WIJAYA : sabtu 22 november pk. 13.00


> Nous, les enfants du XXe siècle
karya Vitali Kanevski
1994, 87 minutes, versi asli teks inggris

Vitali Kanevski menemui anak-anak muda Rusia di berbagai lorong dan gudang, 
pusat-pusat rehabilitasi serta penjara anak-anak. Ia juga merekam anak-anak 
jalanan di Saint Petersburg dan Moskow, gelandangan yang tak berbahaya, 
anak-anak perokok dan juga perampok bahkan pembunuh, untuk membuat sebuah 
dokumenter realita yang menunjukkan dunia kelam yang bengis. Sutradarai 
mengajak penonton untuk turun ke jurang neraka dan menyelami jiwa para 
kriminal, besar maupun kecil. Sebuah film yang keras dan kejam yang 
menggambarkan potret masyarakat yang kebingungan dimana walaupun sesungguhnya 
anak-anak ini adalah korban sosial, mereka tidak dapat menanggung seluruh 
tanggung jawab ini.

Grand Prix du Festival Dei Popoli et primé au FIPA, 1994

CCF SALEMBA : sabtu 15 november pk. 13.00
KINEFORUM : senin 24 november pk. 19.30 + kamis 27 november pk. 17.30



> Le Prêt, la Poule et l¹¦uf
karya Claude Mouriéras
2002, 78 minutes, versi prancis teks inggris

³Buusaa² adalah sebuah bank micro kredit dari Ethiopia yang didirikan oleh 
mantan militan dengan tujuan memberi pinjaman uang bagi mereka yang sangat 
membutuhkan yang dikumpulkan menjadi peminjam solidaritas. Sutradara mengikuti 
Adam yang berjuang agar wanita-wanita di desanya dapat keluar dari jerat 
kemiskinan dimana ia juga berusaha menjalankan operasi tersebut... Namun 
berhadapan dengan kesulitan pengembalian pinjaman, semangat para perwakilan 
dari ³Buusaa² menurun lantaran keragu-raguan klien mereka... Tema problematika 
mempertahankan hidup sehari-hari dalam film ini akan mengajak kita untuk 
berpikir kembali mengenai konsep ideologis dan menunjukkan bagaimana niatan 
baik seseorang dapat terbentur pada realitas ekonomis negara-negara berkembang.

Prix aux festival Cinéma du réel & FIDMarseille, 2002
KINEFORUM : selasa 25 november pk. 17.30 + minggu 30 november pk. 14.15



> Les Petits soldats
karya François Margolin
2004, 84 minutes, versi inggris

Setelah 14 tahun terbenam dalam perang sipil, Liberia menjadi sebuah negara 
yang kosong dimana anak-anak menjadi tentara yang berkeliaran bebas. Berumur 
antara 9 sampai 17 tahun, laki-laki maupun perempuan. Untuk pertama kalinya 
mereka menceritakan bagaimana mereka hidup dan menderita. Secara rinci mereka 
menjelaskan peperangan dan kisah hidup mereka, penculikan, pelucutan, 
pembunuhan, pemerasan, pemerkosaan. .. namun juga harapan kanak-kanak mereka : 
bertemu kembali dengan ayah dan ibu, pergi ke sekolah. Sutradara menanyai 
brigade anak-anak dengan nama panggilan perang yang
menganggap diri mereka sebagai ³pemberontak barbar² yang berjuang melawan 
pemerintahan. Dalam berbagai kelompok LSM dan MSF (Dokter lintas batas) di 
Monrovia, anak-anak pengungsi, ex tentara LURD, menemukan kata-kata mereka 
untuk mengungkapkan kekejaman dan rasa bersalah untuk semua, hasrat untuk 
kembali ke kehidupan normal.

KINEFORUM : kamis 27 november pk. 14.15



> S21, la machine de mort khmère rouge
karya Rithy Panh
2003, 105 minutes, versi asli teks inggris

Di bawah Pol Pot dan rejim Khmer Merah antara tahun 1974 dan 1979, lebih dari 
20.000 orang ditangkap, diinterogasi, disiksa lalu dieksekusi di pusat 
rehabilitasi dan hukuman di jantung kota Phnom Penh bernama S21. Sutradara 
Rithy Panh berusaha memahami bagaimana partai komunis demokratis di Kamboja 
mengorganisir dan melaksanakan sistem politik eliminasi mereka. Selama hampir 
tiga tahun, sutradara melakukan pencarian yang panjang dari tawanan yang lolos 
(tujuh orang selamat), dan juga mantan algojo mereka. Ia berhasil meyakinkan 
kedua pihak yang berlawanan itu untuk memberi kesaksian di lokasi yang sama 
yang diubah menjadi museum genosida. Mengkonfrontasikan algojo dengan 
korbannya, Rithy Panh membuat sebuah refleksi yang menakjubkan dari mekanisme 
pemerintahan totaliter.

Plusieurs prix en Europe, notamment au Festival International des droits de
l¹Homme ­ One World, Prague 2004, URTI, Montecarki 2003, Festival
International du film des droits de l¹Homme, Nuremberg 2003

KINEFORUM : rabu 26 november pk. 19.30 + sabtu 29 november pk. 19.30



> Selves and others : un portrait d¹Edward Said
karya Emmanuel Hamon
2002, 52 minutes, versi prancis teks inggris

Potret dari seorang intelektual asal Palestina sebelum ia menghilang. Dalam 
wawancara panjang ini, Edward Said yang pernah tinggal di Amerika Serikat 
kembali ke hidupnya, ke asal-muasalnya, studinya, ikatannya dengan keseharian. 
Terlebih ia membela konsepnya sebagai intelektual dan memastikan posisinya 
dalam konflik Israel-Palestina. Akankah bentuk wawancara ini tetap menjadi 
metode sederhana untuk memperlihatkan pemikiran terdalam sang peneliti dan 
melalui sebuah foto atau sebuah kenangan sepintas akan keunikan seorang pria?

CCF WIJAYA : sabtu 1 november pk. 13.00



> Les Survivants
karya Patrick Rotman
2005, 116 minutes, versi inggris

Tahun terakhir peperangan merupakan masa yang sulit : pemusnahan orang-orang 
Yahudi asal Hungaria dan orang Jipsi di Birkenau, evakuasi Nazi bulan Januari 
di kamp Polandia, penantian akhir di kamp yang sesak, wabah penyakit, chaos 
kiamat di minggu terakhir bulan April 1945, datangnya tentara sekutu, 
pembebasan tanpa kebebasan, perjalanan pulang, penyambutan di Hotel Lutesia, 
adaptasi dengan dunia aktual, bertemu kembali dengan keluarga yang selamat. 
Enampuluh tahun kemudian, orang-orang yang selamat bersuara : mengungkapan yang 
tak terucapkan, penderitaan yang luar biasa. Mereka bercerita tentang
kesulitan berbicara kembali sekembali mereka dan lebih parah lagi adalah 
penolakan orang lain untuk mendengar. Jumlah mereka hanya beberapa ribu dan 
suara mereka menghilang dalam kepedihan pasca perang.

Prix « Le Monde » au Sunny Side of the Doc 2005 & Laurier d¹Honneur du  Club
Audivisuel de Paris
KINEFORUM : selasa 25 november pk. 14.15 + jumat 28 november pk. 17.30



> Terre d¹asile
karya Axel Clévenot
1995, 3 x 52 minutes, versi prancis teks inggris

Pengasingan dan suaka merupakan bagian dari mitos yang membangun peradaban 
kita. Semenjak dua abad peraturan hak suaka mengubah nasib mereka yang mengetuk 
pintu Eropa sehingga pada tahun 1951 beberapa negara mengadopsi Kesepakatan 
Jenewa yang menentukan status para pengungsi. Terdiri dari tiga bagian, film 
ini menceritakan sejarah hak-hak suaka di Eropa, dari abad ke-19 sampai 
sekarang.

Prix Europa 1995
KINEFORUM : rabu 26 november pk. 14.15 + sabtu 29 november pk. 14.00
(dilanjutkan dengan diskusi "Film untuk HAM")



> Un abolitionniste
karya Joël Calmettes
2001, 55 minutes, versi prancis teks inggris

³Dengan hormat, atas nama pemerintahan Repubik, saya memohon kepada Dewan 
Nasional untuk menghapus hukuman mati di Prancis.² Pada tahun 1981, Robert 
Badinter yang baru diangkat menjadi Mentri Kehakiman oleh François Mitterrand, 
terharu... Ia mengingat kembali perang salibnya melawan hukuman mati  dan 
alasan dari komitmennya untuk menghapus hukuman mati. Traktat anti hukuman mati 
ini semenjak awal 70an dimana 63 % orang Prancis berpendapat untuk 
mempertahankannya, Robert Badinter menjadi sebuah simbol... Hidupnya berubah 
pada tahun 1972, ketika persidangan kasus Buffet dan Bontemps yang dihukum mati 
di depan matanya. Maka dimulailah sebuah peperangan suci yang lama melawan 
hukuman mati. Ketika persidangan kasus Patrick Henry, ia kembali mengusahakan 
penghapusan hukuman mati untuk kembali kepada hukuman penjara.

CCF WIJAYA : sabtu 29 november pk. 13.00



> Un coupable idéal
karya Jean-Xavier de Lestrade
2001, 115 minutes, versi prancis teks inggris

Negara bagian Florida AS, tanggal 7 Mei 2000. Di Jacksonville seorang turis 
kulit putih dibunuh dengan tembakan di kepala. Dua jam kemudian Brenton Butler, 
pemuda kulit hitam usia 15 tahun, ditangkap. Secara resmi diidentifikasi oleh 
suami korban, ia menandatangani pengakuannya. Bukti menyatakan ia pelakunya dan 
bagi para pengamat serta media, ini hanyalah kisah sedih yang biasa dari 
seorang remaja yang menjadi ³terdakwa ideal². Dengan membuka kembali 
penyidikan, pengacara Patrick Mac Guiness dan Ann Finnell menemukan banyak hal 
aneh yang mempertanyakan hasil investigasi polisi, terutama pemaksaan pengakuan 
dengan kekerasan.

Oscar du meilleur documentaire 2002
KINEFORUM : minggu 30 november pk. 19.30



> Votez pour moi !
karya Weijun Chen
2007, 58 minutes, versi asli teks inggris

Di Wuhan, China, siswa-siswi di sebuah sekolah dasar untuk pertama kalinya 
melakukan pemilu untuk memilih ketua kelas. Luo Lei, Xu Xiaofei dan Cheng Cheng 
adalah kandidatnya. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan dengan dorongan dari 
guru dan orang tua. Tujuan : menemukan makna demokrasi dari sebuah negara 
dimana pemilihan umum  selalu menerima hegemoni partai komunis China.  Sebuah 
dokumenter yang unik yang menangkap anak-anak menemukan demokrasi yang tidak 
pernah ada di sekeliling mereka sebelumnya.

Grand Prix du festival Silverdocs à Washington 2006
CCF SALEMBA : sabtu 29 november pk. 13.00


EPILOG

Pemutaran film & diskusi ini terbuka untuk umum. 
Mohon hadir tepat waktu dan tidak makan, minum dan bersuara selama pemutaran 
film berlangsung. 
 
Kegiatan ini terselanggara berkat kerjasama Pusat Kebudayaan Prancis - CCF 
Jakarta dengan Kineforum ­ Dewan Kesenian Jakarta, Departemen Hukum & HAM 
Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia dan Komnas Perempuan serta didukung oleh: 

KOMPAS URBANA dan
majalah DJAKARTA!

Informasi selengkapnya, kunjungi :

http://www.ccfjakar ta.or.id
http://kineforum. wordpress. com
http://www.komnaspe rempuan.or. id
http://www.diplomat ie.gouv.fr
http://www.moisdudo c.com
http://www.ham. go.id
http://www.dkj. or.id
 


      

Kirim email ke