Subject: Fw: [CikarangBaru] Perawat Berjilbab Dipecat
Bang Morry ni ada juga beritanya...... sebagai seorang perempuan berjilbab rasanya sedih deh....... Ini dia contoh rasialis sekuler dari RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. Perawat Berjilbab Dipecat Kamis, 30 Oktober 2008 , 18:42:00, sumber klik disini BEKASI, (Pikiran Rakyat OL).- Salah seorang perawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Wine Mandela dipecat karena mengenakan jilbab saat bekerja. Pihak RS menilai pakaian yang dikenakan Wine tidak sesuai dengan peraturan kerja di RS tersebut. Terkait hal tersebut, Komisi D DPRD Kota Bekasi, Rabu (29/10) lalu, memanggil manajemen RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. Ketua Komisi D DPRD Kota Bekasi, Heri Koswara, Kamis (30/10) mengatakan pemecatan Wine ini berlangsung sebulan lalu. Untuk itu, dalam pertemuan yang diadakan Rabu lalu, DPRD meminta agar pihak RS mau mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Namun, tampaknya pihak RS tetap pada pendiriannya untuk memecat Wine. "Pemecatan itu tidak dilandasi hukum yang kuat," kata Heri. Dikatakannya, seragam perawat RS Mitra Keluarga Bekasi Barat yakni pakaian panjang (long dress) berwarna pink, dengan motif bunga di bagian ujung lengan tangan dan rok serta memakai topi kotak berwarna pink. Sementara, pakaian yang digunakan Wine hanya mengganti topi perawat dengan jilbab kecil warna sepadan yang bentuknya mengikuti lekukan kepala dan ujungnya dimasukkan ke dalam baju. Selain itu, Wine juga memakai manset untuk menutupi seluruh lengan tangan. Karena dia memakai jilbab maka rok lebih dipanjangkan sampai mata kaki. Oleh pihak RS, jilbab yang dikenakan Wine dinilai melanggar peraturan kerja RS. Menurut Heri, tidak ada larangan dalam undang-undang ketenagakerjaaan untuk mengenakan jilbab saat bekerja. Malah, lanjutnya, pelarangan itulah yang melanggar hak asasi individu dalam bekerja. Dikatakan Heri, lima anggota tim pembela yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut pun memprotes keras pemecatan tersebut. Bahkan, TPM berencana mempraperadilankan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat atas kasus tersebut. Sementara itu, ditemui di tempat terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Agus Darma Suwandi, mengatakan pihaknya telah mengecek peraturan kerja RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. "Tidak ada satu poin pun yang menyatakan jilbab dilarang," kata Agus. Oleh karena itu, Agus meminta manajemen RS Mitra Keluarga Bekasi Barat untuk membatalkan keputusan pemecatan Wine. "Kami beri waktu satu pekan untuk mengevaluasi ulang pemecatan tersebut," katanya. (A-155/A-147)*** -- =========================== .
