Ini bukan kata kiasan, tapi memang makna sebenarnya. Aku punya kemampuan dan 
kesabaran untuk mengurai benang kusut. Dulu sekali karena keterbatasan dana dan 
gak berani minta ke ortu untuk beli benang layangan. Maka untuk benang 
layangan, selain nge-gelas sendiri, kadang aku nutur benang kusut yang 
diputuskan oleh pemiliknya. Benang itu aku urai, aku sambung kembali dan 
kugulung untuk menerbangkan layang-layang. Tapi jangan salah, biar benang 
sambungan selain bisa menyebabkan layangan "putus tangan" karena sambungannya 
kurang bagus, aku pernah "nyelek"  layangan orang dari pangkal benangnya karena 
layanganku nyeluruk tak terkendali ke tanah. Jelaslah yang punya-nya marah 
berat.

 

Mengurai benang kusut juga pernah kulakukan waktu  kelas 1 sma. Biar sudah 
remaja aku gak malu main bareng bocah kecil. Lagian juga kan, warung bapakku 
juga jualan layangan pas musimnya dan aku juga yang belanja ke pasar. Sedang 
asyik-asyiknya mengurai benang di bawah pohon jambu tetangga, lewatlah 
kecenganku waktu aku smp kelas 3 (dia sendiri waktu itu kelas 2). Halah... 
tengsin juga aku. Besoknya aku sudah bergaya dengan bawahan abu-abu, aku 
tungguin malah ga lewat. Aseemmm!!

 

Sekarang aku juga masih suka menerbangkan layangan, nemenin Fariz dan Salman, 2 
energizer alkaline pertama kami, di lapangan bola dekat sawah di rawa kalong. 
Benang kusut kadang aku benerin kadang langsung diputusin aja. Sebab kalo 
terlalu serius mengurainya, bisa kabur ni bocah dua.

 

Ternyata di sini, di site hutan tabing tinggi kemampuan itu berguna juga. 
Ceritanya kita mau setting anchor bolt dengan menggunakan piano wire. Baru 
dapat dua dari tiga, karena megang atau nariknya tidak bener, kawat ini kusut. 
Dan tidak seperti benang layangan, kawat ini mempunyai kelenturan. Sambil 
digulung, kawat malah melawan ke arah yang lain. Harus bener-bener sabar, dan 
mengikuti arah puntiran dia. Diteliti dan diurai dengan sabar. Berhasil. It 
works. Ternyata masih bisa jago juga aku ni. Ayyy...

 

Kalo ngomongin mengurai benang kusut dengan tanda kutip, orang malah ada yang 
lebih suka membikin kusut benang. Waktu aku tanya pencinta hujan tentang kabar 
dunia MP selasa atau rabu lalu, dia malah bilang ada yang menghina Nabi 
Muhammad di wordpress (padahal nanya-nya MP). Aku bilang dulu juga ada situs 
batak yang mengolok-ngolok islam. Dia bilang, "Lapo Tuak". Ya bener! Tapi aku 
gak nyangka wordpress ini yang menghina Nabi Muhammad.

 

Pas tadi nonton trans7 via handphone tv punya teman, ternyata situ situ juga 
yang memuat kartun pelecehan sang Rasul. Weleh weleh bos, ga ada kerjaan lain 
apa? Suasana yang sudah damai malah dirusak. Kalo memang agama yang kalian 
percaya lebih bagus, tunjukkan kebagusannya. Ga usah ngurusin agama orang lain, 
apalagi menjelek-jelekkan. Tujuan semua agama kedamaian dan keselamatan bagi 
pengikutnya bukan?

 

Semoga ga ada lagi yang suka bikin benang kusut, dan damai terus bersemayam di 
bumi Indonesia.



CONFIDENTIALITY NOTICE
The information in this email may be confidential and/or privileged. 
This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named 
above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified 
that any review, dissemination, copying, use or storage of this email 
and its attachments, if any, or the information contained herein is 
prohibited. If you have received this email in error, please 
immediately notify the sender by return email and delete this email 
from your system. Thank you.

Kirim email ke