*Siapa Bilang Kami Mati !*

* *

tiap kali ku tahan nafas

tiap kali pula ku melayang

oleh cinta, kerinduan dan kasih sayang

berjalin berkelindan bersama bayang, duka dan kesedihan

bersanding bersama kemarahan, dendam dan pembalasan

entah

kehidupan berjalan dalam reronceng duka yang tak putus

seperti darah yang muncrat membasahi nafas

seperti nanah yang melebar merobek jantung

seperti luka yang menoreh melibas hati nurani



tidak

mereka tidak membunuhi nyawa-nyawa kami

tidak

mereka tidak melepaskan jiwa dari tubuh-tubuh kami

tidak

mereka tidak mengusir kami dari bumi

tidak

mereka tidak merampas tanah-tanah kami



Mereka hanya mengelupasi sakit

Lapis sakit

Demi sakit dan nyeri

Demi kekerdilan jiwa



Karena nyawa kami tidak pergi

Nyawa kami air penyubur kehidupan

Harga diri

Martabat



Ya, siapa bilang kami mati !











Lebak Bulus Maghrib, 23 Juli 2004

<<attachment: israel_murders_children.jpg>>

Kirim email ke