---------- Forwarded message ----------
From: Bambang, Wahyudi (Geoservices)
Date: 2008/12/18
Subject: FW: Penipuan Gaya Baru di Jalan
  agar kita lebih waspada saja.

 ------------------------------
*From:* Hilmi Malik

 .
          PENIPUAN GAYA BARU DI JALAN


Sharing kejadian yang saya alami hari ini Sabtu, 8 November 2008, jam 17.10.

Jam 15.00 saya meninggalkan kampus Budi Luhur, menyusuri Ciledug Raya, arah
ke Blok M.

Baru hampir sampai pertigaan lampu merah Ulujami, tepatnya di depan kantor
pajak sebelum lampu merah Ulujami, ada putaran, ada mobil Peugeot yg kecil,


saya tidak tahu type nya (mungkin 307 / 206) akan berputar, maka saya pelan2
dan menunggu Peugeot itu muter, tapi dari gaya muternya, kayanya sopirnya ga
pinter karena musti pake mundur lagi.

Saya sabar menunggu, setelah lolos muter tuh sopir melabaikan tangan (seolah
terimakasih) , saya jlankan lagi mobil, ambil jalur agak ke kiri.

Belakangan saya pikir2 ni Peugeot mungkin komplotan para penjahat ini nih !

Pas itu terlihat ada orang nybrang, kira2 masih 5 meter dari mobil saya,
tapi anehnya pas saya lewat, dia bukan pelan malah kaya lari,

trus dukkk ... tahu2 spion kiri mobil saya kelipet masuk, saya yakin ditepok
sama dia, karena sampe ngelipet banget, pas saya lihat spion kanan, terlihat
dia duduk di beton pemisah jalan sambil kibas2 tangannya kesakitan, tapi
karena ingat cerita bahwa ini adalah modus perampokan, saya diamkan saja,
dan terus berjalan.

Sambil jalan, saya lihat dari spion tengah dan kanan tidak ada motor2 yang
mengikuti, sementara spion kiri saya diamkan saja, tidak saya betulkan.

Lepas dari ITC Cipulir, sampe depan RS Kartini Cipulir, jalanan agak
tersendat, sempat berhenti, saya lihat dari spion kanan lagi, ada orang
turun dari mobil yang jauhnya kira2 4 mobil di belakang saya (kayanya Avanza
/ Xenia hitam) trus jalan cepet2 lewat beton pemisah, feeling saya dia jalan
ke arah mobil saya.

Sebelum dia sampe mobil saya, jalanan lancar lagi hanya beberapa meter, tuh
orang sempet balik badan, eh macet lagi.

Beneran aja ... beberapa detik berikutnya, ada orang, tampangnya kaya
polisi, pake kemeja garis2 gelap, pake jaket hitam, agak gemuk, wajah bulat,
kulit hitam, GEDOR2 jendela, sambil nunjuk2 ke arah belakang dan bilang buka
buka. (Mungkin dia bilang bahwa saya nabrak orang).

Saya diemin aja, dengan isyarat tangan saya nunjuk2 kedepan, maksud saya
supaya diselesaikan di depan sambil saya tetap diam tidak berkata2 apapun.

Akhirnya si orang ini balik arah, dan seiring lancarnya kembali jalanan,
saya jalan terus sambil jantung (atau hati ya?) berdebar2 keras.

Otak berpikir, dia masih ikuti saya, untuk itu ambil keputusan, terus jalan,
dan masuk ke Polsek Kebayoran Baru (Taman Puring).

Dari spion saya lihat sudah tidak ada tanda2 mobil hitam tadi mengikuti.

Sampai kantor polisi, saya ceritakan semua, dan polisi bilang, memang ada
modus seperti ini.

Akhirnya saya disajiin teh manis tuh sama Pak Polisi, Pak Purwanto dan Pak
Slamet.

Terimakasih pak, jantung saya cooling down tuh.

Terimakasih juga Pak Budi Sulistyawan, sudah nyamperin saya ke Polsek Taman
Puring.

Untuk bapak, ibu, teman2 kalo bawa mobil sendirian hati2, dan waspada, bila
terjadi hal seperti yang saya alami, terus jalan, kalo kaca jendela digedor,
jangan dibuka, juga jangan lupa selalu kunci pintu mobil, lalu sebisa
mungkin cari kantor polisi dan masuk kesana.

(Hal ini juga disarankan oleh polisi2 tadi).

Demikian pengalaman saya hari ini, mudah2an tidak terjadi pada yang
lainnya..  amien..

Kirim email ke