yup... saya setuju, berita HOAX hanya menimbulkan kepanikan dimasyarakat yang 
mungkin diprovokatori oleh pihak 3 untuk mengambil keuntungan dari berita HOAX 
tersebut, yang kesimpulannya adalah membuat informasi yang menyesatkan 
masyarakat, contohnya ada berita HOAX yang mengatakan ada pil yang tidak akan 
membuat wanita hamil (alias sterilisasi), jelas ini tidak benar, yang ada mah 
tubektomi yaitu tindakan medis menutup tuba uterina untuk tujuan untuk tidak 
mendapat keturunan dalam jangka waktu yang panjang.
 


--- On Mon, 1/12/09, Morry Infra <[email protected]> wrote:

From: Morry Infra <[email protected]>
Subject: [sma1bks] Fwd: Hoax (was: DEPKES : HATI-HATI)
To: "'sma1bks'" <[email protected]>
Date: Monday, January 12, 2009, 11:45 AM








---------- Forwarded message ----------
From: Nugraha <mc.nugr...@gmail. com>
Date: 2009/1/12



Menurut saya Hoax ada dua jenis:
1. Hoax with junk info
2. Hoax that kills
 
Yang pertama ya persis seperti tertulis. Menuh2in inbox, brain memory, dengan 
info yang gak bisa dipercaya, atau bahkan kebohongan.
    - virus komputer yang sangat berbahaya
    - surat dari penjaga makam Rasullullah
 
Yang kedua, sangat berbahaya. Isinya berisi info/cerita yang tentu saja palsu 
(kalo gak palsu, ya bukan hoax namanya), namun merugikan sampai membahayakan 
sesuatu pihak. Contoh yang kedua ini:
    - vaksin penyebab autis
    - penculikan anak di carrefour
 
buat anda yang berpikir "ikutan" menyebar hoax tidak berakibat negatif 
(walaupun cuma yang jenis pertama), silakan berpikir ulang. "surat dari penjaga 
makam Rasulullah" bahkan sudah difatwa haram untuk ikut menyebarkannya, karena 
ada implikasi negatif didalamnya. jadi kalo dipikir2, jelas lebih banyak 
mudaratnya.
 
sebagai gongnya, ini adalah bukti hoax that kills:
    - pemerkosaan anak/balita supaya sembuh dari HIV
 
check before you spread!
 
regards,
Nugraha
 

----- Original Message ----- 
From: Nangkok Lampatar 
To: serba...@googlegrou ps.com 


Dear all,
Khusus Hoax yg ini kok jadi menarik untuk dibahas.
Saya kira soal keracunan makanan ini tidak bisa ditepis begitu saja.
Katakanlah ini Hoax, tetapi karena ini menyangkut nyawa, setidaknya
diterima dulu. Siapa yg jamin bahwa penulis yg mengklarifikasi bahwa
ini hoax (seperti link yg dikirim mas Rovicky) itu tidak neutral?..,
dia justru mengatakan tidak mendengar keluhan dari orang-2 Taiwan yg
cinta seafood. Kenapa dia tidak makan sendiri dan buktikan sendiri?
Saya kawatir dia meninggal sebelum sempat menuliskan bahwa ini tidak
Hoax?.h.e.he. he..

Kita mesti lebih bijaksana dalam mengatakan itu hoax atau perlu
dipikirkan ulang sebelum dikirim ke banyak orang.
Kalaupun itu Hoax, toch tidak ada ruginya khan?.. Atau siapa yg
mengatakan ini hoax berani di test.. silahkan makan udang banyak-2
trus minum Vit-C..., tentunya resiko ditanggung sendiri!!! he.h.e.he..
Tetapi penulis hanya ingin memberi tahu suatu resiko. Dia juga tak
sedang menjelekkan Vit-C atau Udang. Cuma kombinasinya (mungkin?)
berbahaya.
Just my 2-cents, ada kalanya Hoax itupun perlu di share.
Rgds.
 














      

Kirim email ke