AWAL DARI KISAH Ada yang menarik dari kisah Hikaru No Go, yang berkisah tentang bocah yang sama sekali tidak kenal permainan Go yang kemudian malah menjadi pemain Go-pro karena diajari Sai (hantu dari masa kerajaan jepang zaman dulu). Para karakter dalam buku ini (Hikaru, Akira, Meijin dll.) berjuang untuk meraih Langkah Dewa (tapi di akhir buku belum ada yang mencapai langkah dewa).
Dan ketika diadakan turnamen tiga negara Go (jepang, china, korea), karena salah translate terjadi salah faham antara Hikaru dan Ko Yonha, sebab katanya Ko Yonha menghina Shusaku Honinbo (salah satu tokoh Go jepang jaman dulu juga yang dirasuki Sai). Ditambah lagi, Ko- Yonha tetap mengolok-olok Hikaru dengan menghina Honinbo, dan Hikaru menganggap ini serius. Maka Hikaru minta mati-matian di pertandingan dengan dengan jepang dia dipasang sebagai kapten agar bisa melawan Ko Yonha. Akhir cerita, Hikaru jadi bertanding dengan Yonha dan kalah setengah moku, walau ketika di tengah pertandingan dia tertinggal jauh. Padahal tinggal sedikit lagi untuk membalik keadaan. Dan seperti janjinya dia memberitahu alasan dia ingin melawan Ko-Yonha, sambil mengusap derail air mata dia menjawab yang kira-kira seperti judul di atas lah. Yang diteruskan oleh Yonha, kita semua yang ada di sini pun seperti itu. Setelah tema narsis di multiply yang sebetulnya tetap menunjukan kesederhaanku: "You Can Call Me: Tiar", maka judul: "Aku hadir untuk menghubungkan masa lalu yang jauh dan masa depan yang jauh" aku ambil (sayang perubahan tema ini lupa aku catet tanggalnya). Ya.. tulisanku mungkin berkisar seperti itulah.. kadang nostalgia masa lalu.. masa kini dan cita-cita plus harapan di masa depan. Dan demikian juga dengan tujuan hadirku di dunia ini, menghubungkan masa lalu.. dengan membawa harapan dari sang pendahulu (ortu, kakek dan nenek moyang) dan membawa generasi setelahku (anak-anakku khususnya, dan penerus Indonesia umumnya) ke arah yang lebih cerah dan baik. (To be continued)
