OS-nya non Windows udah pasti murah... alias gratis... terutama linux salah satu distro linux buatan indonesia adalah blangkon di plesetin jadi blankon. bisa diliat disini rilis terakhirnya.. http://www.blankonlinux.or.id/
sayang rilis sebelumnya tidak di muat jadi ga bisa ngikutin ... padahal ide dasarnya bagus... tiap rilis meng-eksplor kebudayaan dari daerah di indonesia ... untuk rilis 4.0 ini meng-eksplor daerah aceh... Toby Fittivaldy Fis2 '94 Allahuma 'ajjil li palestineka al faraj wa rafiyah wa anshr Wa ij'alna min khoiri ansharihi wa a'wanihi wa ij'alna mustasyahidna baina yadaihi Ya Alloh segerakanlah kemenangan, keselamatan dan perlindungan untuk palestina-Mu Dan jadikanlah kami sebaik-baiknya pengikut, penolong baginya serta jadikanlah mati kami sebagai mati syahid dalam membelanya --- On Thu, 2/5/09, Nugroho Laison <[email protected]> wrote: From: Nugroho Laison <[email protected]> Subject: [sma1bks] Fw: Sakshat, Laptop Rp 100-an Ribu Bikinan India To: "Rumah Ilmu Indonesia" <[email protected]>, "SMA 1 Bekasi" <[email protected]>, "Binusnet" <[email protected]>, "Blue Jackets" <[email protected]> Date: Thursday, February 5, 2009, 5:08 AM http://groups. yahoo.com/ group/jurnalisme /message/ 43041 Langkah India betul! Kalau kita mau maju, hentikan dominasi Microsoft! Indonesia kan sudah punya program IGOS. Laksanakan dengan konsisten, jangan maju mundur atau naik turun, sepeti poco-poco atau seperti yo-yo (mengutip Megawati...he. .he..) > From: korandigital <korandigital@ ...> > Date: Tuesday, February 3, 2009, 9:14 AM > 03/02/2009 07:58 wib - Internasional Aktual > Sakshat, Laptop Rp 100-an Ribu Bikinan India > > > > New Delhi, CyberNews. Kompetisi membuat laptop murah > semakin seru. Setelah Profesor Nicholas Negroponte > menawarkan laptop murah US$ 100 kini India menawarkan > komputer jinjing seharga Rp 100-an ribu! > > Laptop ini diharapkan bisa menjembatani adanya > "digital divide" antara yang kaya dan yang miskin. > Pemerintah India berhrap laptop murah ini bisa dipakai di 18 > ribu sekolah tinggi dan 400 universitas. Laptop ini akan > dijual 500 Rupee atau Rp 121.373. > > India memang dikenal jago dalam membuat teknologi ultra > murah. Tahun lalu, misalnya, Tata Nano, menghasilkan mobil > termurah di dunia dengan harga 100 ribu rupee (Rp 24 juta). > > Laptop murah itu diberi nama Sakshat. Laptop ini terkait > dengan misi nasional pemerintah India senilai 46 miliar > Rupee. Dengan laptop ini, pemerintah setempat berharap, > terjadi revolusi pendidikan di kalangan siswa. Sejumlah > penerbit buku juga setuju dengan program ini. Mereka akan > menyumbangkan sebagian teks buku untuk dimasukkan dalam > laptop tersebut. > > Prabhakar Rao, wakil perwakilan universitas di Andhra > Pradesh yang terlibat dalam pembuatan laptop ini mengatakan > bahwa "India kini sedang mencari hardware dan software > yang murah," ujar Rao Rao berharap dengan kehadiran > laptop murah dan akses internet murah, banyak siswa yang bis > amengakses ebook dan ejournal. > > India saat ini jumlah kaum muda usia di bawah 25 tahun > jumlahnya separuh dari populasi yang berjumlah 1 miliar > orang. Namun, hanya 11 persen yang terhubung ke internet. > Angka itu lebih rendah bila dibandingan dengan penetrasi > internet di Cina yang persentasinya dua kali lipat. Mereka > telah memiliki 180 juta pengguna internet, lima kali dari > India. > > Laptop dirancang secara keroyokan oleh para peneliti dari > berbagai lembaga: Vellore Institute of Technology, Indian > Institute of Technology di Madras, Institute Sains di > Bangalore, dan perusahaan negara Semiconductor Complex. > Laptop ini memiliki RAM 2 Gigaita, akses Wi-Fi, dan agar > murah tidak menggunakan sistem operasi Windows. > > Para peneliti yakin laptop ini benar-benar akan seharga Rp > 100-an ribu. RP Agarwal, pejabat tinggi di kementrian > pendidikan India mengatakan laptop ini sebenarnya ongkos > produksi satuannya mencapai 1.000 Rupee atau Rp 220 ribu. > "Tapi karena produksinya massal maka harganya bisa > ditekan," katanya. > > (Tempo /smcn) > > > > http://suaramerdeka .com/beta1/ index.php? fuseaction= news.detailNews&id_news=22249 > > --~--~------ ---~--~-- --~------ ------~-- -----~--~ ----~ > Groups "Koran Digital" > - One Touch News- > > To post to this group : koran-digital@ googlegroups. com > To unsubscribe from this group : > koran-digital- unsubscribe@ googlegroups. com > > For more options, visit this group at > http://groups. google.com/ group/koran- digital?hl= id > > "Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan > kesempatan"- - Publilius Syrus (100 SM) > > Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun. > > - Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu. > > - Sebisa mungkin hindari komentar satu > baris. > > - Sebisa mungkin potong ekor email untuk > menghemat bandwith. > > - Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda > sepenuhnya. > > - Berdiskusilah dengan baik dan bijak. > -~---------- ~----~--- -~----~-- ----~---- ~------~- -~--- Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi! !! http://nugon19. blogs.friendster .com/my_blog/ http://nugon19. multiply. com/journal
