Nama A.M. Fatwa Tempat/Tgl Lahir Bone, Sulawesi Selatan/12 Februari 1939 Alamat - Rumah Dinas Jl. Denpasar Raya Blok C-III No.21, Kuningan Jakarta Selatan Telp. 021-5223092 Fax. 5207708 - Kantor Jl. Kramat Pulo Gundul No. K-15 Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Telp. 021-4255591 Istri Nunung Nurdjanah Anak 1. M.Averus 2. Dian ISlamiati 3. Ikrar Fatahillah 4. Diah Sakinah 5. Rijalulhaq Pendidikan 1. Sarjana Muda (BA), IAIN Jakarta, 1963. 2. Sarjana Muda (BA) Publisistik, Universitas Ibnu Khaldun, Jakarta, 1964. 3. S1 Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan Universitas 17 Agustus (Untag), Surabaya/Jakarta 1970. 4. Kursus Staf dan Kepemimpinan Pegawai Pemda DKI Jakarta, 1975. 5. Latihan Militer di Sekolah Dasar Perwira Komando (Sedaspako) KKO-AL (Marinir), Surabaya, 1966. 6. Beberapa kursus dan Pelatihan Manajemen di LPPM, Jakarta, 1979/1980. Pekerjaan Imam Tentara, Wakil Kepala Dinas Rohani Islam KKO-AL (Marinir) Komando Wilayah Timur di Surabaya, 1967-1970 Kepala Sub Direktorat Pembinaan Masyarakat Direktorat Politik Pemda DKI Jakarta/Staf Khusus untuk masalah-masalah agama dan politik Gubernur Ali Sadikin, 1970-1979 Staf Khusus Menteri Agama Tarmizi Taher, 1996-1998 Wakil Ketua DPR RI Periode 1999-2004 Wakil Ketua MPR RI Periode 2004-2009 Lain-lain Beberapa kali menjadi tahanan politik sejak Orde Lama dan Orde Baru, terakhir hukuman penjara 18 tahun (dijalani secara fisik 9 tahun, selanjutnya tahanan luar, kemudian amnesti/rehabilitasi dari Presiden Habibie, 1998). Tahanan politik dijalani secara fisik kurang lebih 12 tahun. Menerima "Award sebagai Pegawai Negeri dan Politisi Berpendirian" dari KNPI, 1999. Menerima "Profil Top Indonesia 2002" dari Pusat Profil dan Biografi Indonesia, Mei 2002. Menerima "Top Executive Award 2002" dari Yayasan Prestasi Indonesia, 10 Mei 2002. Menerima "Citra Manajemen Award 2002" dari Media Executive Penunjang Karier dan Profesi, Juni 2002. Menerima "Man of the Year 2002" dari Yayasan Penghargaan Indonesia, September 2002. Menerima "Well Performed Men and Women of ther Year 2003 Award" dari Indonesia Lestari Foundation, September 2003. Menerima Penganugerahan Gelar Marga "Ginting" di Brastagi, Sumatera Utara, 1 Maret 1999. Menerima Penganugerahan Gelar Marga "Harahap" dengan panggilan "Mangaraja Ompu Sarudak Hatorangan" dan sebutan untuk istri "Namora Ikutan Boru Regar", di Padang Sidempuan, 24 Agustus 2001. Menerima Piagam Adat dari Sai Batin Raja Adat Keratuan Paksi Pak Skala Brak (Kerajaan tertua di Lampung) dengan gelar "Tumenggung Alip Jaya", 7 September 2003. Menerima Lencana Kehormatan Radyolaaksono dari Pakubuwono XII dan pemberian nama "Notohadinagoro", 19 Juli 2003, dan diwisuda sebagai Kanjeng Pangeran di Kraton Surakarta Hadiningrat, 28 September 2003. Menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyusun Pledoi Terpanjang di Pengadilan (Setebal 1118 pada tahun 1984) dan sebagai anggota parlemen yang paling banyak menulis buku, 2004. Pengalaman/Hubungan Luar Negeri Official Qori Indonesia ke MTQ Internasional di Kuala Lumpur, 1972. Melawat ke Afrika Selatan, 1996, dengan mengunjungi kota Cape Town dan Pretoria. Melawat ke Australia, 1997, dengan mengunjungi lembaga pendidikan Islam di Canberra, Sidney, dan Melbourne. Melawat ke Inggris, 1998, untuk menghadiri seminar Islam bersama Menteri Agama RI di London. Dalam kesempatan berobat di Rumah Sakit Militer Nan Fang Guang Zhou menjadi tamu kehormatan Pameran Industri dan Perdagangan Cina dan Asia Pasifik, diteruskan dengan kunjungan kehormatan kepada Parlemen Cina dan Partai Komunis Cina, April 2000. Ketua Delegasi Kunjungan Muhibah DPR-RI ke Polandia, September 2000, memenuhi undangan Ketua Parlemen Polandia. Delegasi kemudian melanjutkan lawatan ke Perancis, Tahta Suci Roma (Italia), dan Amsterdam. Mewakili PAN meninjau Kongres UMNO di Kuala Lumpur. Ketua Delegasi Kunjungan Muhibah DPR-RI ke Republik Cuba, Februari 2001. Sebelumnya Delegasi melakukan Kunjungan Kehormatan kepada Ketua Parlemen Jepang di Tokyo. Dari Cuba Delegasi melakukan pertemuan dengan Majelis Syuro Kerajaan Arab Saudi. Melakukan upaya diplomasi dengan menemui Presiden Arroyo dan beberapa pejabat tinggi Filipina untuk membebaskan tiga WNI (Agus Dwikarna, Tamsil Linrung, dan A. Jamal Balfas) yang ditahan Pemerintah Filipina, April 2002. Wakil Ketua Delegasi dalam Sidang Umum AIPO (Asean Inter Parlementary Organization) ke-23 di Hanoi (Vietnam), September 2002. Ketua Delegasi APPF (Asia Pasific Parlementary Forum) ke-11 di Malaysia, Januari 2003. Ketua Delegasi Kunjungan Muhibah DPR-RI ke Republik Rakyat Cina, April 2003, dilanjutkan dengan lawatan ke Korea Selatan. Ketua Delegasi Kunjungan Muhibah DPR-RI ke Malaysia, dilanjutkan dengan Kunjungan Kehormatan kepada Ketua Parlemen Singapura, Februari 2004. Ketua Delegasi Kunjungan Muhibah DPR-RI ke Sudan. Sebelumnya meninjau kota Abu Dhabi dan mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia, 2-5 Agustus 2004. Sebagai pemimpin para pejabat RI dalam pertemuan dengan Menteri Tenaga Kerja Arab Saudi di Arab Saudi, 8 Agustus 2004. Wakil Ketua Delegasi AIPO di Pnom Phen, Kamboja, 12-17 September 2004. Publikasi Dulu Demi Revolusi, Kini Demi Pembangunan (Eksepsi di Pengadilan), YLBHI, Jakarta, Cetakan I, 1985. Demi Sebuah Rezim, Demokrasi dan Keyakinan Beragama Diadili, Gramedia, Jakarta, 2000. Saya Menghayati dan Mengamalkan Pancasila Justru Saya Seorang Muslim, Skripsi Pembebasan, Bina Ilmu, Surabaya, 1994. Islam dan Negara, Bina Ilmu, Surabaya, 1995. Menggugat dari Balik Penjara, Surat-surat Politik AM Fatwa, Prima Netcom Inaya, Bandung, 1999. Dari Mimbar ke Penjara, Mizan, Bandung, 1999. Satu Islam Multipartai, Mizan, Bandung, 2000. Demokrasi Teistis, Gramedia, Jakarta, 2001. Otonomi Daerah dan Demokratisasi Bangsa, Yasrif Waatampone, Jakarta, 2003. PAN Mengangkat Harkat dan Martabat Bangsa, Intrans, Jakarta, 2003 Kampanye Partai Politik di Kampus, Gramedia, Jakarta, 2003. Dari Cipinang ke Senayan, Catatan Gerakan Reformasi dan Aktivitas Legislatif hingga ST MPR 2002, Intrans, Jakarta, 2003. Catatan dari Senayan, Memori Akhir Tugas di Legislatif 1999-2004, Intrans, Jakarta, 2004. Melanjutkan Reformasi Membangun Demokrasi, Jejak Langkah Parlemen Indonesia periode 1999-2004, Rajawali Pers, Jakarta, 2004. Problem Kemiskinan, Zakat sebagai Solusi Alternatif (AM. Fatwa, Djamal Doa, Arief Mufti), Belantika Mizan, Jakarta, 2004. PAN Menyongsong Era Baru Keharusan Reorientasi, Republika, Jakarta 2005 Pengadilan Ham Ad Hoc Tanjung Priok; Pengungkapan Kebenaran untuk Rekonsiliasi Nasional, Dharmapena, Jakarta 2004 Pengalaman Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII), sejak 1957, dari tingkat Cabang, dan Pengurus Besar, Kini Dewan Penasehat Perhimpunan Keluarga Besar PII. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sejak 1960, dari Komisariat, Cabang, dan Pengurus Besar. Kini Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI). Muhammadiya, sejak 1959, mulai dari Ranting, Cabang, dan Pimpinan Pusat. Kini Wakil Ketua Lembaga Hikmah Pimpinan Pusat. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), sejak 1993, mulai dari Penasihat Orsat, Orwil, hingga kini sebagai Dewan Pakar Pengurus. Front Nasional Pembebasan Irian Barat di Sumbawa, 1958-1959, selanjutnya aktif di Front Nasional Pusat, 1963-1964. Badan Kerjasama Pemuda Militer (BKSPM) di Sumbawa dan Pusat, 1958-1961. Badan Kerjasama Ulama Militer (BKS-UM) Jakarta Raya. Front Pemuda Pusat, 1961-1962. Ketua Senat Corps Pelajar Calon Perwira ALRI (Corps PT PAL), se-Indonesia, 1962-1963. Sekretaris Perserikatan Organisasi-Organisasi Pemuda ISlam seluruh Indonesia (PORPISI), Organisasi Konfederasi Tingkat Pusat, 1963-1964. Penandatangan deklarasi berdirinya Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar), 20 Oktober 1964. Sekretaris Umum Badan Amal Muslimin, Organisasi konfederasi Ormas-ormas ISlam tingkat pusat, 1976-1977. Badan Amal Muslimin adalah mediator dan fasilitator berdirinya Partai Muslimin Indonesia (Parmusi). Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, juga anggota Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Pusat 1975-1979. Penandatangan Petisi 50, 1980. Sekretaris Kelompok Kerja Petisi 50, 1980-1996. Dewan Penasihat Alumni IAIN/UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Sekjen MTQ Nasional V/1972 di Jakarta, kemudian menjadi Ketua Umum Provinsi DKI 1973-1979, selanjutnya mempersiapkan konsep pelembagaan MTQ Nasional hingga terbit SK Bersama Menag dan Mendagri tentang pembentukan LPTQ Nasional. Ketua Umum Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI 1976-1979. Ketua II Korps Muballigh Indonesia, pimpinan Sjafruddin Prawiranegara, 1983-1984. Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah DKI, 1977-1999. Dewan Penasihat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Pusat. Dewan Penasihat Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Pusat. Mendirikan dan memimpin beberapa Yayasan Pendidikan dan Sosial, antara lain Yayasan Putra Fatahillah dan Yayasan Pondok Karya Pembangunan sebagai proyek monumental dari Pemda DKI. Deklarator Partai Amanat Nasional tingkat Pusat. Ketua DPP PAN, 1998-sekarang. lebih jauh http://amfatwa.com/?dir=home Toby Fittivaldy Fis2 '94 Allahuma 'ajjil li palestineka al faraj wa rafiyah wa anshr Wa ij'alna min khoiri ansharihi wa a'wanihi wa ij'alna mustasyahidna baina yadaihi Ya Alloh segerakanlah kemenangan, keselamatan dan perlindungan untuk palestina-Mu Dan jadikanlah kami sebaik-baiknya pengikut, penolong baginya serta jadikanlah mati kami sebagai mati syahid dalam membelanya
