Wakakakakak... kebayang adegan ke 2 dan ke 3 nya budi anduk...
From: Rahman, Tiar <[email protected]> Subject: [sma1bks] NAF #077: Budi Anduk Il Phenomenon Jilid 3 To: [email protected], [email protected] Date: Friday, February 27, 2009, 5:30 AM
Setelah Ronaldo sang bintang sepakbola bergigi kelinci dari brazil , menurutku ada 2 orang lagi yang bisa dinominasikan sebagai il-phenomenon. Dari Indonesia lagi. Walaupun bukan dari jalur sepakbola.
Il phenomenon Jilid 2 adalah Tukul alias Reynaldi, pembawa acara 4 mata (sekarang bukan 4 mata). Dari acara malam yang hanya satu jam seminggu sekali, acara yang digawangi sang Tukul menjadi 2 jam, selama 5 hari dalam seminggu. Walau sempat tersandung karena materinya nyerempet dan sempat diliburkan, akhirnya dibuat acara baru tapi lama: bukan 4 mata. Bahkan presiden SBY juga sempat bela-belain nonton acara ini. Beliau sempat bikin account di FS, tapi kayaknya tidak begitu update deh.
Nah Il phenomenon jilid 3, menurutku adalah Budi Anduk. Komedian Tawa Sutra ini bisa merebut hati para pencinta lawakan, yang butuh sesuatu yang segar. Lawakan ala Sutra yang kadang kasar dan bahkan menjurus vulgar, tidak menyurutkan animo penggemar untuk menontonnya. Saya sendiri sih.. biasa-biasa aja. Tapi kaget juga waktu liat temen yang menjadi fans-nya di media facebook. Halah… salah satu kekuatan media net ini memang luar biasa.
Salah satu episode yang berkesan menurutku adalah saat zaman valentine kemarin. Lucu banget… di dalam 3 cerita ini Budi Anduk memperagakan kemahirannya bergitar begini ceritanya.
- Budi Anduk dengan Sabria kono sedang asyik memadu kasih, walau Sabria cinta terpaksa. Datanglah Aldi Tahir mengamen. Lagunya ga romantis sama sekali. Budi Anduk dah protes berkali-kali, tetap aja si Aldi bilang kagak bisa. Akhirnya, Budi Anduk yang nyontohin… Aldi dan Sabria duduk, sambil bermesraan. Marahlah si Budi. Tapi Sabria minta Budi tetap nyanyi. Hansip Ari datang, dan menangkap si Budi karena mengganggu ketertiban umum, sedangkan Aldi dan Sabria malah ditangkap kawin. Keruan aja di si Budi protes keras. Kasihan banget nasib lu Nduk.
- Kali ke-2, Budi ingin mempersembahkan lagu untuk memikat sang calon pacar (Sabria Kono lagi). Dia minta pendapat sama Ari.. ya harus lagu romantis kata si Ari. Dan nyanyilah si Budi, “Untuk… Ayah tercinta…” Ancur… bukan itu ganti yang lain kata Ari. Si Budi nyanyi, “Kau wanita racun dunia…” walah lebih ancur. Ganti kata Ari… Akhirnya si Budi nyanyi lagu Sempurna dengan petikan gitar yang bolehlah. Nah pas datang Sabria, si Budi nyanyi dari awal lagi.. lagu Ayah, suruh ganti malah lagu racun dunia, dan terakhir baru lagu sempurna… Sabria terpesona dan ikut nyanyi.. Senenglah hati si Budi. Tapi Sabria malah memanggil Aldi, kekasihnya , untuk bernyanyi bersama. Si Budi patah hati dan langsung ganti lagu …” Untuk… Ayah tercinta!!!!”
- Kali yang ke-3, si Budi patah hati karena kekasihnya pergi begitu saja dengan pacar barunya. Dan dia curhat ke Aldi Taher. Dan si Budi akhirnya mencurahkan dalam bentuk lagu sambil bergitar lagi tentunya, “Terlalu manis, untuk dilupakan, kenangan yang indah bersamamu… dalam mimpi”. Si Aldi… ikut tersentuh.. sambil menepuk dadanya dia bilang, “touching, lagu ini sangat touching. Semoga kekasih lu bisa balik lagi”. Si Budi meneruskan lagunya, sementara si Aldi mengulang kata touching… touching. Dan datanglah kekasih hati si Budi karena mendengar lagu ini. Langsung bercengkeramalah Budi dan kekasihnya. Siapa kekasihnya? Peppy!!! Ancur… dan yang lebih parah ternyata di kisah ini Peppy pacarnya si Aldi. Busyet dah.. ngakakakk gue…
Btw, kalo yang mau jadi fansnya bisa gabung di http://www.facebook .com/pages/ Budi-Anduk/ 58520819224. Gue sih nggak ah. Oke Hepi nais wiken.
Your cutie Pilot,
Tiar Rahman.
CONFIDENTIALITY NOTICE The information in this email may be confidential and/or privileged. This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any review, dissemination, copying, use or storage of this email and its attachments, if any, or the information contained herein is prohibited. If you have received this email in error, please immediately notify the sender by return email and delete this email from your system. Thank
you.
|