Dari milis sebelah

Terutama untuk menyikapi pro dan kontra tentang Palestina


Sabtu, 21 Februari 2009  'Izzul Islaam wal Muslimiin   Oleh : Al-Habib Muhammad 
Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI)     Dalam riwayat Ibnu Ishaq disebutkan bahwa 
kemenangan Rasulullah saw dan kaum muslimin dalam Perang Badar pada 17 Ramadhan 
2 H, mengundang reaksi sinis Yahudi dari anak suku Qoinuqo'. Mereka menyatakan 
kepada Nabi saw : "Hai Muhammad, jangan terlalu bangga, sesungguhnya engkau 
bertemu dengan suatu kaum yang tidak punya pengetahuan apa pun tentang perang, 
sehingga engkau mendapat kesempatan menang dari mereka. Sedang kami, demi 
Tuhan, jika engkau memerangi kami, niscaya engkau akan tahu bahwa sesungguhnya 
kami adalah manusia yang sebenarnya !" Namun, Rasulullah saw tidak mengambil 
hati dengan tantangan dan cemoohan tersebut, karena beliau berjiwa besar dan 
penyabar.Lalu dalam riwayat Ibnu Hisyam diceritakan bahwa sebulan setelah 
Perang Badar, yaitu pada pertengahan bulan Syawwal 2 H, seorang wanita muslimah 
yang sedang berdagang di Pasar Qoinuqo' diusili oleh seorang pedagang Yahudi 
sehingga tersingkap auratnya, ketika wanita tersebut marah ia justru 
ditertawakan orang-orang Yahudi sepasar. Bersamaan dengan itu, seorang pemuda 
muslim yang melihat kejadian itu ikut marah, lalu ia menghardik si Yahudi yang 
usil tadi bahkan akhirnya ia membunuhnya. Orang-orang Yahudi di pasar tersebut 
murka dan ramai-ramai mengeroyok si pemuda serta membantainya. Peristiwa 
tersebut menggemparkan Kota Madinah, dan sampai kepada Rasulullah saw. Beliau 
pun mengumpulkan para Sahabat untuk meneliti sabab musabbab terbunuhnya seorang 
muslim di Pasar Yahudi Qoinuqo'. Setelah melalui penyelidikan yang cermat dan 
mendalam, akhirnya Rasulullah saw menyimpulkan bahwa Yahudi Qoinuqo' telah 
melanggar perjanjian antara mereka dengan kaum muslimin, dimana telah 
disepakati sejak kedatangan Rasulullah saw ke Madinah bahwasanya mereka dan 
kaum muslimin tidak boleh saling mengganggu atau membantu pihak lain yang 
mengganggu. Selanjutnya, Rasulullah saw memakai baju perangnya memimpin kaum 
muslimin untuk memerangi Yahudi Qoinuqo'. Selama 15 malam, wilayah Qoinuqo' 
dikepung oleh kaum muslimin, ternyata mereka yang semula sombong dengan 
keberanian dan kegagahan, kini ketakutan dan tidak berani untuk melawan, 
sehingga akhirnya mereka menyerah dan diusir dari Madinah ke Khaibar tanpa 
pertumpahan darah. Sekali lagi Rasulullah saw menunjukkan kebesaran jiwanya 
dalam menghadapi Yahudi Qoinuqo'. Namun demikian, hukum tetap ditegakkan 
terhadap pengkhianat perjanjian dengan tidak mengizinkan Yahudi Qoinuqo' 
tinggal di sekitar Madinah lagi. Inilah ketegasan Rasulullah saw terhadap 
pengkhianatan. Dari fakta sejarah di atas, ada satu pelajaran penting tentang 
'Izzul Islam wal Muslimin (Kemuliaan Islam dan Muslimin). Betapa Rasulullah saw 
tidak membiarkan gangguan fisik dalam bentuk apa pun terhadap kaum muslimin. 
Mengganggu seorang wanita muslimah berarti mengganggu seluruh kaum muslimin. 
Melecehkan kehormatan seorang wanita muslimah berarti melecehkan kehormatan 
Islam dan kaum muslimin.Tindakan yang diambil Rasulullah saw bukan hanya untuk 
membela dan menjaga kehormatan si muslimah tersebut, tapi juga untuk membela 
dan menjaga kehormatan seluruh muslimah agar tidak pernah lagi dilecehkan oleh 
siapa pun di kemudian hari. Bahkan untuk membela dan menjaga kehormatan Islam 
dan kaum muslimin selamanya. Karena itulah, Nabi saw tidak pernah menyalahkan 
sang pemuda muslim yang membunuh si pedagang Yahudi yang usil dan jahat 
tersebut. Kini, mari kita renungkan, andaikan Rasulullah saw saat ini hidup di 
tengah-tengah kita ( - tentu saja ruh beliau selalu hidup di tengah umatnya - 
), lalu melihat apa yang dilakukan Israel kepada umatnya di Gaza. Apa gerangan 
kiranya yang akan dilakukan Rasulullah saw ?! Di Gaza, rumah-rumah kaum 
muslimin diluluh-lantakkan, masjid-masjid dihancurkan, harta benda dimusnahkan, 
jiwa raga dilenyapkan. Bom-bom kimia dijatuhkan, ribuan umat Islam terluka, 
bahkan tewas. Orang tua tak berdaya dianiaya, wanita-wanita lemah dibunuh, 
anak-anak tak berdosa dibantai.Belum lagi Si gadis kecil mungil berusia 4 
tahun, Syahd namanya, ditembak saat sedang bermain, lalu dijadikan santapan 
anjing. Masih ada lagi anak-anak tak berdosa lainnya yang kehilangan tangan dan 
kaki atau anggota tubuh lainnya, bahkan ada yang kehilangan kepala. Ya Rabb 
! Sementara Gaza berduka, masih saja ada umat Islam yang sibuk membela Israel 
dan menyalahkan Hamas. Bahkan ada yang menyalahkan bangsa Palestina secara 
keseluruhan. Ada yang menyebut Palestina keras kepala tidak mau berdamai dan 
mengakui Israel, lainnya lagi menyebut Palestina sebagai sumber petaka dan 
maksiat. Ada lagi yang menghina bahwa Palestina adalah bangsa yang kotor dan 
jorok serta tidak tahu diri. Selain itu, masih juga ada umat Islam yang 
menyatakan bahwa pengiriman Mujahidin ke Palestina sebagai tindakan gegabah dan 
hanya menambah beban masalah. Ada pula yang menyindir bahwa demonstrasi untuk 
solidaritas Palestina sebagai tindakan tak berarti. Sedang pemboikotan produk 
Israel atau produk negeri yang mendukung Israel dikatakan sebagai kurang 
kerjaan dan hanya bikin susah diri sendiri. Bahkan bantuan kemanusiaan untuk 
Gaza pun dicerca dengan alasan di dalam negeri masih lebih membutuhkan. Masih 
ditambah lagi dengan sebagian umat di dalam mau pun di luar negeri, yang 
menjadikan Palestina sebagai komiditas politik untuk kepentingan politik 
sesaat. Bahkan ada yang cari keuntungan dan popularitas di tengah duka 
Gaza. Sementara di antara mereka yang sudah bagus sikapnya dalam kepedulian 
terhadap Palestina ada yang tidak kompak. Hanya mau kerja sendiri, karena 
merasa besar dan kuat. Bahkan ada yang merasa caranya adalah yang paling bagus 
dan paling benar, sedang cara yang lain salah dan tidak berguna. Laa ilaaha 
illallaah... ! Astaghfirullaah. ..! Sampai kapan umat terus berdebat ?! Hanya 
bicara tanpa berbuat ! Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rooji'uun... ! Padahal, 
apa saja yang kita lakukan untuk mendukung Palestina, selama tidak langgar 
syariat, dari mulai Doa, Acara Amal, Boikot, Demo, Bantuan Kemanusiaan, sampai 
kepada Pengiriman Mujahidin, semuanya bagus, penting dan pasti manfaat. Yang 
penting, lakukan saja semampu kita dengan ikhlas karena Allah SWT. Jangan 
mencela dan jangan sekali-kali merasa kepeduliannya lebih baik dari yang lain. 
Bangunlah kebersamaan dan kerjasama dalam cinta dan kasih persaudaraan 
Islam. Di tengah hiruk pikuk perdebatan tak berarti, datang berita dari 
Asy-Syeikh Muhammad Al-Hasan Ad-Daduw melalui salah satu stasiun televisi Arab, 
beliau mengatakan bahwa seorang Ulama di kota Riyadh - Saudi Arabia 
mengabarkannya bahwasanya ia telah mimpi bertemu dan melihat Rasulullah saw 
dalam keadaan marah, beliau berkemas dan memakai pakaian perangnya, lalu sang 
Ulama dalam mimpinya bertanya : "Hendak kemana gerangan anda wahai Rasulullah 
?" Beliau pun menjawab : "Ke Gaza !" Barangsiapa yang melihat Rasulullah saw 
dalam mimpi, maka berarti ia telah melihatnya dengan sesungguhnya, karena 
syetan tak kuasa untuk menyerupai Rasulullah saw dalam mimpi sekali pun, 
sebagaimana diberitakan Nabi saw dalam suatu haditsnya.Ya Rabb ! Dalam mimpi 
pun Rasulullah saw sangat peduli kepada umatnya, bahkan tetap memakai baju 
perangnya untuk 'Izzul Islam wal Muslimin. (sumber Tabloid SUARA ISLAM edisi 60 
tgl. 10 - 24 Shafar 1430 H / 6 - 20 Februari 2009 M)                            
           
AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL

------------------------------------

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [email protected]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke