Perdebatan seperti ini sebenarnya sudah berlangsung hampir satu abad, setelah runtuhnya Khilafah Utsmani di Turki. Sebagian gerakan (harakah) islam, seperti hizbut tahrir, masih berkeyakinan khilafah lebih dari sekedar negara, tapi super-state, seperti kekhalifahan utsmani dan abbasiyah, cuma ada satu pusat pemerintahan, satu khalifah, yang dipatuhi oleh sejumlah wilayah vasal (bawahan), mungkin mirip negara persemakmuran inggris abad ke-18. Tak aneh setelah khilafah utsmani (ottoman) runtuh, timbul gerakan pan-islam jamaludin al-afghani. Gerakan ini gagal karena bagian-bagian dari wilayah utsmani sudah memerdekakan diri dan membentuk negara masing-masing (mesir, syiria, saudi arabia, turki, dsb). Akhirnya cita-cita itu cuma mewujudkan dua organisasi: Liga Arab dan OKI, yang kini sudah seperti macan ompong. Karena gagal, sejumlah pemikir Islam, seperti Mohammad Iqbal, Abul A'la Al Maududi, Muthahari dan Ali Syariati, menggagas konsep khilafah dengan nation-state barat, jadilah konsep negara Islam. Mereka realistis, karena setiap wilayah Islam sudah terfragmentasi secara politik, ekonomi, dan budaya. Mungkin jika bisa membangun sebuah model negara Islam, model tersebut bisa ditiru oleh wilayah Islam lainnya. (akhir 80-an hingga awal 90-an Mizan banyak menerbitkan buku-buku soal ini) Setelah itu timbul revolusi di India, hingga melahirkan negara Islam Pakistan (tercantum formal di konsitusi). Di lain pihak ada yang mencampurkan konsep khilafah dengan monarki, sehingga lahir kerajaan Arab Saudi, Yordania, dan negara-negara ke-emiran di teluk Arab. Sejaman dengan itu, di Indonesia juga ada upaya untuk mengegolkan syariah Islam melalui piagam Jakarta, tapi kemudian terjadi kompromi hingga melahirkan pancasila, pembukaan uud 1945, dan pasal 29 uud 1945 (untuk ini bisa dibaca bukunya adnan buyung nasution hingga periode konstituante) Upaya terakhir yang dianggap berhasil, adalah meletusnya revolusi iran yang melahirkan negara islam iran tahun 1979. Waktu itu, revolusi iran sempat disebut gelombang ketiga kebangkitan islam, sampai-sampai negara Barat amat khawatir atas pengaruh revolusi ini terhadap negara-negara berpenduduk Islam. Dan ternyata sudah 30 tahun, barat tetap takut sama Iran, hehehe.. Sebenarnya, secara realistis dan formal, negara-negara berpenduduk sebagian besar Islam, sudah melupakan konsep khilafah sebagai super-state. Bahkan sebagian sudah mengkompromikan ide negara Islam dengan konsep demokrasi, seperti Iran, Pakistan, Bangladesh, Malaysia, dan juga Indonesia. Piagam Madinah memang pencapaian terbesar peradaban Islam. Tetapi sejarah tampaknya tidak berpihak dan tidak berjalan dalam ruang yang kosong. Kebanyakan negara berpenduduk muslim masih dibelit oleh kelaparan, kebodohan, peperangan di antara mereka sendiri, dan benturan dengan peradaban lain. Bagi saya, apa yang dilakukan ulama dan pemikir islam sudah hebat. Mereka berusaha membuka kebuntuan pemikiran dan politik, tidak jumud terhadap masa lalu. Mereka berusaha menerjemahkan piagam madinah dengan konsep kekinian, kontekstual dengan masyarakat sekitar. Jika mereka keliru, mudah-mudahan akan ada yang melanjutkan.. Jadi, pilpres nanti golput? Apa ya, hubungannya dengan negara Islam? (note: makanya dicky, jangan terlalu banyak tahu, malah bikin kau gemes dan empet toh?)
--- On Tue, 26/5/09, Dicky Kurniawan <[email protected]> wrote: From: Dicky Kurniawan <[email protected]> Subject: Re: [sma1bks] Pemenang Pilpres To: [email protected] Date: Tuesday, 26 May, 2009, 9:04 PM Yang jadi pertanyaan gua selanjutnya adalah apakah khilafah itu model sebuah negara? Gua sampe sekarang memahami kalo Rasulullah adalah pemimpin umat, bukan pemimpin negara. Sebab Beliau bisa berdiri di atas semua golongan, baik yang se ideologi maupun yang memusuhinya. Karena Beliau juga tidak secara formal mendeklarasikan berdirinya sebuah negara.... Tapi thx infonya... It's only a transition.. . Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 marcial_riquelme@ yahoo.com dicky.kurniawan@ gmail.com omongkosongku. blogspot. com answerlieswithin. multiply. com From: Arief Kurniawan <batigol_arief@ yahoo.com> To: sma1...@yahoogroups .com Sent: Tuesday, May 26, 2009 5:45:59 PM Subject: Re: [sma1bks] Pemenang Pilpres ketinggalan inpo nih si om kite, tau isinya Piagam Madinah it's a constitution dikutip dari www.constitution. org/cons/ medina/macharte. htm. Khilafah al-Alam al-Islami. Beberapa orientalis barat berusaha mengaburkan facta ini. Rasulullah adalah kepala negara, panglima militer, kepala pemerintahan madinah al munawaroh. Diplomat and negosiator ulung, seorang Imam dan Pemimpin Besar. Bisa juga ke notes ini: The Medina Charter as a basis of Nation www.khalidsamad. com/2008/ 12/medina- charter-as- basis-of- nation.html Medina charter merupakan constitusi modern pertama yang ada di dunia ini. Sebelum adanya bill of right dan magna charter. Wallahu alam bi showab AriefK Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL From: Dicky Kurniawan Date: Tue, 26 May 2009 02:25:05 -0700 (PDT) To: <sma1...@yahoogroups .com> Subject: Re: [sma1bks] Pemenang Pilpres "Negara dibangun oleh Militer dan Militer menjaga Negara." Itu makannya di Islam gak pernah ada konsep negara Islam...Pernah denger Rasullullah berniat mendirikan negara dan Beliau menjadi pemimpinnya? ??? Padahal dengan power Beliau, bisa saja Rasulullah mendeklarasikan sebuah negara (Islam) waktu itu.... Pendapatlu gak bisa dibenarkan juga bro...Negara itu awalnya didirikan orang sipil dan untuk melanggengkan kekuasaannya, juga menjaga wilayahnya, maka di bentuklah tentara..lengkap dengan strata pangkat dan kesatuan. Sejarahlu salah tuh bro.... Dan gua masi yakin, pemenang Pilpres nanti adalah GOLPUT!!! It's only a transition.. . Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 marcial_riquelme@ yahoo.com dicky.kurniawan@ gmail.com omongkosongku. blogspot. com answerlieswithin. multiply. com From: Arief Kurniawan <batigol_arief@ yahoo.com> To: sma1...@yahoogroups ..com Sent: Saturday, May 16, 2009 1:26:34 AM Subject: [sma1bks] Pemenang Pilpres Akhirnya pemenang pilpress kali ini adalah...... . T N I Inilah hebatnya lobby TNI di pilpres kali ini. Semua pasangan adalah putra terbaik TNI. Pemerintahan yang solid ngga cuman harus didukung rakyat tapi wajib didukung Tentaranya, semua jenis pemerintahan kalo mau langgeng. Udah terbukti dalam sejarah dunia, Negara dibangun oleh Militer dan Militer menjaga Negara. Hidup Militer..... .. AriefK Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL ------------ --------- --------- ------ ------------ --------- --------- --------- --------- -- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke sma1bks-unsubscribe @yahoogroups. com Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke sma1bks-subscribe@ yahoogroups. comYahoo! Groups Links New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
