Setuju bro. Salah satu unsur yg harus dibenahi untuk pertama kali adalah 
infrastruktur (jalan) dan transportasi. Bukan berati melupakan pendidikan yg 
juga sangat penting, tapi dgn membenahi infrastruktur terlebih dahulu hasil yg 
diperooleh bisa lebih cepat kelihatan.

Mungkin bisa juga belajar dari keberhasilan Alex Noerdin kala menjadi bupati 
Muba. Hampir semua jalan di Muba berkualitas kelas satu. Dengan begitu roda 
ekonomi bisa bergerak lebih cepat. Alex juga merupakan bupati pertama di 
Indonesia yg mencetuskan pendidikan gratis (bahkan sekarang sampai tingkat 
politeknik -- Kab Muba punya politeknik sendiri). Jarang saya menemukan daerah 
yg rakyatnya begitu memuja pimpinannya, dari mulai pedagang asongan, tukang 
becak, sampai supir taksi di kota yg berbeda (palembang) memuji 
keberhasilannya. Gak heran kalo Alex akhirnya melenggang jadi gubernur sumsel.

Cuma, yg perlu jadi perhatian adalah kualitas kontraktor yg "bermain" di 
wilayah tersebut. Sering kita menemui jalan yg baru diperbaiki namun 1-2 
kemudian sudah rusak lagi. Tapi yg lucu, ketika jalan tsb kembali diperbaiki, 
kontraktornya masih yg itu2 juga.

Sistem pengaadaan barang dan jasa di instansi pemerintah harus diakui msh 
sangat kacau. Tender terbuka yg dilakukan bukan malah membuat pemerintah 
memperoleh barang/jasa dg kualitas baik dan harga murah, tapi malah sebaliknya, 
kualitas buruk dan harga mahal. Karena disinilah "oknum" aparatur pemerintah 
bermain. pola2 spt itu hrs diubah. Mungkin bekasi utara bisa menjadi pioneer 
(walau itu harus bertentangan dg keppres).

Salam,

-----Original Message-----
From: Arief Kurniawan <[email protected]>
Sent: Monday, July 20, 2009 9:01 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Pembentukan Daerah otonom Baru: Kab. Bekasi Utara

 
Rencana pusat kabupatennya bang?
Ane sumbang saran mumpung masih baru bang. Ane pernah baca kabupaten baru di 
sulawesi selatan dalam waktu 5 tahun menjadi kabupaten terrbaik di sulawesi 
selatan (sorry ane googling ngga dapet2 lupa namanya). Ini dulu ane baca d 
kompas.

Intinya gini. Waktu mulai berdiri, mereka ngga serta merta bangun pusat 
pemerintahan, pusat pemerintahan numpang di kecamatan selama 3 tahun. Yang 
mereka bangun 3 tahun pertama adalah
1. Jalan raya utama yang menghubungkan semua kota kecamatan ke bakal kota 
kabupaten di aspal keras hingga mampu untuk truk2 angkutan besar. Jembatan2 
yang rusak dan belum ada dibangun dan diperbaiki. Kemudian jalan lebih besar 
dibangun dari pusat kabupaten ke kota propinsi
2. Memperbaiki seluruh jalan dari desa ke kecamatan setidaknya dapat diakses 
mobil dengan baik.
3. Sarana Transportasi di tata dan di selenggarakan dengan teratur.
4.Kemudian menetapkan setiap kota kecamatan mempunyai ciri2. Kecamatan A jadi 
pusat pendidikan, Kecamatan B jadi pusat perdagangan (dibangun pasar terbesar 
di kabupaten). Kecamatan C jadi pusat pemerintahan. Kecamatan D jadi pusat SDA 
(pertanian, perikanan, dll). Sehingga tidak terpusat satu kota kecamatan saja, 
merata.
4. Hasil2 SDA dari desa2 terpencil dapat dibawa ke kota kabupaten, perekonomian 
muter. Kabupaten tersebut mencukupi kebutuhan primer dari hasil SDA mereka 
sendiri
5. Baru kemudian di tahun ke 2, mereka bangun gedung pemerintahan kabupaten, 
yang mereka tempati di tahun ke tiga setelah pemekaran dengan hasil luar biasa. 
Daerah2 yang dulu terpencil tidak ada akses dan jembatan, saat ini perekonomian 
masyarakatnya naik. Salut dengan pemimpin kayak gini, mendahulukan rakyat 
daripada diri sendiri rela ngantor numpang, kendaraan dinas adalah ex kabupaten 
yang dulu.
Kira2 kayak gitu maklum lupa2 inget detailnya hehehehe.
Mungkin bisa dijadikan ATM : Amati Tiru Modifikasi sehingga kabupaten bekasi 
utara makin maju. Salam dahsyat

*masih coba googling nama kabupatennya. ;p


AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone
From: komarudin ibnu mikam 
Date: Sun, 19 Jul 2009 23:41:48 +0700
To: <[email protected]>
Subject: Re: [sma1bks] Pembentukan Daerah otonom Baru: Kab. Bekasi Utara
 
InsyaAllah Pak Usmar, pemekaran di Bekasi menjadi satu kata. Lanjutkan!
Karena memang ini menjadi hajat semua orang.
 
Namun, buat saya dan rekan2 ini bukan akhiran. Malah awalan untuk membangun 
Bekasi lebih baik lagi. Lebih berkualitas. Makanya, beberapa rekan untuk 
merapat dalam merancang Arsitektur pembangunan Bekasi Utara.
Kemarin safari ke SMK Attaqwa 02 yang ngadain MOS di Pantai pakis. Terus besok 
ke Pebayuran. Rencananya hari ini tapi diundur besok.
 
Dan, saya pun  meminta sedekah pemikiran dari antum Pak Marwan! [pake tanda 
pentung. wajib bersedia...he..he..he..}


 
2009/7/19 ahmad usmar <[email protected]>
  
weh, kontributorku kok gak ngabarin soal rapat paripurna itu yah...kirain baru 
wacana aja. Top gerilyanya.
Jika pelayanan dan kesejahteraan warga bekasi utara makin meningkat, apa 
salahnya? Maju terus, mudah-mudahan pak Sa'dudin bikin rekomendasi ke DPRD I, 
lalu ke DPR. Tiga langkah lagi Mar, mudah-mudahan tahun depan dapet. Semoga 
partai mayoritas gak mencegah niat warga Bekasi Utara buat mengurus diri 
sendiri.

--- On Sun, 19/7/09, komarudin ibnu mikam <[email protected]> wrote:

From: komarudin ibnu mikam <[email protected]>
Subject: [sma1bks] Pembentukan Daerah otonom Baru: Kab. Bekasi Utara 

To: "sman1bks" <[email protected]>
Cc: "sma1bks" <[email protected]>
 Date: Sunday, 19 July, 2009, 10:46 PM

  
Bro and sis,
 
sebenarnya ini berita udah lewat empat ari. Cuman gue sengaja. Gue ngumpulin 
tenaga dulu. Soalnya, gue yakin lo-lo pade gak semuanya setuju.
 
Nah, pas udah empat ari, gue kayaknya udah siap neh. Hayo dah, sapa yang ,mau 
maju duluan?
 
Intinya seh, manfaat yang bisa didapet kalo dimekarin:
 
1. secara financial, akan ada 2 kran untuk mengucurkan dana dari APBN. eit, 
jangan bilang kita cuman gandulin. Kontribusi wilayah kab Bekasi dari ppn/pph 
itu 47 Trilyun. Tapi, yang dikembalikan ke bekasi dalam bentuk  DAU/DAK cuman 1 
trilyun.  Nah, kalo ada dua kan bisa masing2 1 trilyun. Jadi 2 T. Itupun masih 
sisa 45T.
 
2. potensi wilayah. Migas ada. Ketahanan pangan punya. Laut punya (71mil) garis 
pantai.
 
3, secara kultur Bekasi Utara itu orang pesisir yang punya karakter khas. Beda 
dengan kalangan agraris atau indusrialis.
 
 
nah, gitu deh....
 
 
 
http://www.tempoint eraktif.com/ hg/tata_kota/ 2009/07/15/ brk,20090715- 
187337,id. html

http://megapolitan. kompas.com/ read/xml/ 2009/07/15/ 20424082/ kabupaten. 
bekasi.dimekarka n.lagi
http://www.swaberit a.com/2009/ 07/16/news/ pemekaran- kabupaten- bekasi.html

--
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply .com
0818721014-33113503
karya-karya ;
 Novel Intelijen SOA (luxima)
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
 merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)


New Email names for you! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
 Hurry before someone else does! 



--
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply.com
0818721014-33113503
karya-karya ;
Novel Intelijen SOA (luxima)
 sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
 rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)

Kirim email ke