Forward dari milis sebelah

AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone

-----Original Message-----
From: mas mustaqim <[email protected]>
Date: Tue, 9 Mar 2010 18:28:42 
To: <[email protected]>
Subject: [Elektro UNDIP] Fw: [JengkolX] Fw: [OOT] MENGAPA ORANG ISRAEL PINTAR & 
GENIUS ?



  
 
 
 
V i V i
 
you'll never walk alone
 
 


--- On Tue, 1/12/10, Richard Anthony Rambung <lalonx_ranggu@ yahoo.com> wrote:

From: Richard Anthony Rambung <lalonx_ranggu@ yahoo.com>
Subject: [presidium_ukkt] MENGAPA ORANG ISRAEL PINTAR & GENIUS ?
To: "Presidium UKKT" <presidium_ukkt@ yahoogroups. com>, "Exultate Justi" 
<exsultate_justi@ yahoogroups. com>
Date: Tuesday, January 12, 2010, 11:01 PM
  
Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang Israel dan atau orang 
Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca terjemahan 
H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia) dari 
Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen 
Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup 
orang Israel atau orang Yahudi. Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ? Studi 
yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut : Ternyata, bila seorang 
Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, 
menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. 

Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih 
intensif dan juga membeli lebih banyak lagi buku tentang matematika, 
mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak 
segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu matematika untuk 
mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam 
kandungan. Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, 
mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan 
roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. 

Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena 
mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping 
itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever). 

Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging, 
mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka percaya 
dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan 
ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging , hanya makan daging 
saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan makan buah-buahan baru 
makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan 
hanya membuat ngantuk dan malas berkerja. 

Yang istimewa lagi adalah: Di Isarel, merokok itu tabu! Mereka memiliki hasil 
penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa 
nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak 
hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi "gen" atau 
keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya 
menjadi "bodoh" atau "dungu". 

Walaupun, kalau kita perhatikan, maka penghasil rokok terbesar di dunia ini 
adalah orang Yahudi ! Tetapi yang merokok, bukan orang Yahudi. Anak-anak, 
selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga 
tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa, 
minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris. 
Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini 
dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama 
musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius 
dunia adalah orang Yahudi. 

Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait 
langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata salah satu syarat untuk lulus 
dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, dalam tahun 
terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus 
menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat 
untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di 
dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design "Levis" terakhir diciptakan oleh satu 
Universitas di Israel, fakultas "business and fashion". 

Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari. 
Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk "fokus" 
dalam berpikir ! Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat 
berbisnis kelas dunia. Disini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami 
segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. 

Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa 
pangsa pasar mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, 
"research and development" khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para 
konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan 
orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, 
Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat. Khusus tentang rokok, 
negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok 
diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan 
perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. 

Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di 
Indonesia yang hanya berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut 
apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel , bahwa nikotin hanya akan 
menghasilkan generasai yang "Bodoh" dan "Dungu". Percaya atau tidak, tentunya 
terserah kita semua. Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak 
sekali orang yahudi yang pintar ! 

Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu banyak manfaatnya bagi 
peningkatan kualitas hidup umat manusia secara keseluruhan. 


oleh :
Chappy hakim   
 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.5.432 / Virus Database: 270.14.141/2622 - Release Date: 01/14/10 
19:35:00



      

Kirim email ke