-----Original Message-----
From: kemudi mm <[email protected]>
Date: Wed, 24 Mar 2010 19:42:45
To: <[email protected]>
Subject: [FSPPB] Rumah Gayus, Dulu dan Kini
Cckk...cckk....cckkk.........
mm***
Kamis, 25/03/2010 09:11 WIB
Rumah Gayus, Dulu dan Kini
Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Siapa yang tak suka bergosip soal harta kekayaan? Alhasil, ketika
Gayus Tambunan -- PNS Ditjen Pajak golongan III A yang di rekeningnya terdapat
Rp 25 miliar -- jadi obrolan, propertinya pun diubek-ubek.
Properti yang cukup mencolok adalah rumah masa kecilnya di Jl Warakas I Gang
23, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Priok, Jakarta Utara. Di rumah orang tuanya
itu, Gayus menghabiskan masa kecilnya.
Rumah
di gang sempit itu kini tak terurus, pintu tripleksnya mengelupas.
Atapnya mengelopek. Rumah itu tak berpenghuni lagi karena penghuninya
telah berpindah ke rumah yang lebih bagus.
Jika kedua orangtua Gayus pindah ke Depok, Gayus memilih menetap di kompleks
real estate mewah Gading Park View di Jl Boulevard Timur, Kelapa Gading,
Jakarta Utara. Harga rumah paling murah di kompleks elite itu di kisaran Rp 1,5
miliar.
PT
Summarecon Agung Tbk selaku pengembang perumahan tersebut, tak banyak
membangun unit di kompleks tersebut. Hanya 86 unit rumah dan 38 rumah
toko (rukan) di lahan seluas 5,4 hektar. Jumlah rumah yang sedikit
membuat eksklusivitas dan kenyamanan benar-benar terjaga dan berimbas
pada harga selangit.
Masih ada properti Gayus lainnya yang
disoroti. Tetangga-tetangga Gayus di Warakas menyebutkan bahwa lulusan
Diploma Perpajakan STAN tahun 2000 itu memiliki sebuah apartemen di
Cempaka Mas, Jakarta Pusat. Gayus juga dikabarkan sering berganti mobil
saat mengunjungi mertuanya di kawasan Rawa Badak. Kadang Ford Everest,
kadang Mercy, BMW, atau Alphard.
Properti Gayus ini melahirkan
'decak kagum' masyarakat. Di Twitter misalnya, banyak Tweeps yang tak
percaya pada fakta seorang PNS menetap di kawasan mewah Gading Park
View.
Saat detikcom mencoba mengkonfirmasi kebenaran asetnya yang jadi buah bibir
tersebut, Gayus tidak mengangkat handphonenya.
(nrl/gah)