---------- Forwarded message ----------
From: Muhammad Iman Suroto <[email protected]>
Date: 2010/6/22
Subject:  Surat dari WNI di Luar Negeri Bagi Presiden RI


  bacaan ringan menjelang makan siang,

selamat menikmati



sumber:
http://sosbud.kompasiana.com/2010/06/06/surat-dari-wni-di-luar-negeri-bagi-presiden-ri/


Kepada :


Presiden RI


Dengan Kekecewaan,


Menanggapi keinginan anda yang mengharapkan kami putra-putri bangsa
indonesia yang berada di luar negeri untuk kembali ke Tanah Air. dengan
alasan untuk membangun bangsa dan negara. maka inilah jawaban kami. melihat
kondisi negara Indonesia saat ini.


kami rasa kami tidak bisa memenuhi permintaan anda. di karenakan kami tidak
bisa menjalani kehidupan dengan kondisi indonesia seperti sekarang ini.
dimana kondisi indonesia saat ini sangat lah mengkuatir kan.


dikarenakan Praktek Korupsi dari Orang nomor 1, pejabat-pejabat negara,
anggota-anggota DPR, Pengusaha - Pengusaha, bahkan aparat pemerintahan yg
paling rendah sekalipun seperti ketua RT. semua melakukan praktek Korupsi
dan Pungutan Liar. ditambah lagi banyak nya di jual aset-aset bangsa ke
Asing dan kontark Asing yang sangat tidak masuk akal hingga mencapai waktu
90 tahun.


tidak hanya itu saja. di Indonesia kami selalu mendapat tekanan dan kekangan
setiap kali kami mengeluarkan ide ide untuk memajukan bangsa apabila ide-ide
itu di rasakan akan menganggu ketenangan dan kenyamanan para penguasa untuk
melakukan KORUPSI. kami diancam, di kekang, di bungkam. kebebasan berexpresi
dan berkreasi terhambat oleh hancur nya sistem birokrasi di indonesia.
sehingga sangat tidak memungkin kan bagi kami untuk berkreasi di indonesia.


Di Indonesia setiap orang harus mempunyai Backing. bahkan bila kita mau
masuk perguruan tinggi negeri di jurusan2 favorite harus menyetor dana dan
backingan dari orang dalam dan pejabat-pejabat tertentu. sehingga orang
orang pintar tidak memiliki kesempatan. tetapi orang orang bodoh yang banyak
uang bisa memiliki kesempatan berlebih.


Sistem Ekonomi Kerakyatan yang selalu di teriakan oleh para politikus
politikus dalam merebut kekuasaan sama sekali tidak ada di jalankan. hanya
menjadi barang dagangan disaat kampanye saja.terbukti dari susah nya
masyarakat dan pengusaha mikro dalam mendapatkan pinjaman modal dari BANK -
BANK di indonesia. BANK hanya memberikan Pinjaman kepada pengusaha-pengusaha
besar. memberikan dana MIlyaran Rupiah meskipun aset yg dimiliki pengusaha
pengusaha tersebut jauh sangat sangat kecil dari besarnya pinjaman mereka.
apakah ini yang disebut ekonomi kerakyatan ???


ditambah lagi keadaan buruh yang di perlakukan secara tidak manusiawi oleh
para pengusaha pengusaha dan pemilik pabrik di indonesia. yg selalu
menjadikan parah buruh Sapi Sapi perahan. serta tidak adanya Undang - undang
perlindungan Konsumen untuk melindungi masyarakat indonesia dari produsen
produsen nakal dan Dokter dokter bandit.


setiap pemimpin dan calon pemimpin di indonesia selalu meneriakan pendidikan
gratis dan layanan kesehatan gratis. tetapi nyatanya jutaan anak anak
indonesia tidak bersekolah dan jutaan penduduk Indonesia menderita
kekurangan Gizi.


Anda menyerukan pengurangan konsumsi Beras bagi penduduk indonesia.. tidakah
anda belajar sejarah?? atau kah anda yg sudah mulai pikun?? sejak jaman
Majapahit dan Sriwijaya bahkan sejak masa masa sebelum nya masyarakat yang
tinggal di Bumi Nusantara ini menjadikan Nasi makanan Pokok nya.dan apakah
anda tidak pernah berkeliling Indonesia? tidak kah anda melihat jutaan
bangsa indonesia yang tidak pernah memakan nasi  satu kali pun dalam hidup
nya??


ribuan TKI dan TKW yga berjuang sebagai pahlawan devisa di negeri orang.
adakah anda melindungi mereka?? adakah anda peduli dengan nasib mereka??
pulang dengan peti mati.. jangankan anda melindungi mereka. melihat mayat
yang di dalam peti itu anda tidak pernah.. apa ini yang disebut Presiden
yang peduli dan di pilih rakyat nya????

Kami bukan mementingkan kepentingan pribadi. bukan juga ingin menikmati
kesenangan sendiri. tapi kami memikirkan masa depan kami dan anak anak kami.
kami tidak ingin mereka besar dengan mental dan prilaku seperti anda dan
rekan rekan anda. yang hanya bisa berbicara tampa perbuatan. kami ingin
mereka mendapat pendidikan dan layanan kesehatan yang mencukupi. yang mana
di indonesia itu hanya bisa dinikmati oleh anda berserta rekan rekan
seprofesi anda saja.


kami juga menginginkan kemampuan kami dan keahlian kami bisa kami gunakan
tampa ada hambatan dan kekangan. karena kami tak ingin diam saja berpangku
tangan. kami ingin berkreasi tampa ada yang menghalangi dan menjadi orang -
orang yang ikut ambil andil dalam kemajuan dunia. kami ingin mengukir
sejarah.


jangan menyebut kami tidak punya rasa nasionalisme. karena rasa nasionalisme
kami jauh lebih besar dari anda. suatu saat kami akan kembali ke indonesia.
tapi bukan karena permintaan anda. tapi disaat telah tiba waktunya. disaat
indonesia telah benar2 hancur dikarenakan perbuatan ANDA dan rekan rekan
anda. disaat semua TIKUS - TIKUS ANDA telah mati. disaat Bumi Nusantara
telah mencapai masa terburuk nya. kami akan kembali.


untuk mebersihkan puing puing yang ada tinggal kan. untuk membangun kembali
indonesia dari awal dari titik NOL. yang bersih dan bebas dari orang orang
seperti anda. akan kami bangun Indonesia yang baru. karena kami menyadari
memperbaiki bangunan yang rusak lebih sulit dari pada membangun dari awal
bangunan yang baru.


Bangunan yang lama lebih baik di runtuhkan terlebih dahulu setelah itu
bangun bangunan yang baru.

dan kami menunggu saat saat itu.. akan datang waktu nya kami akan kembali ke
pangkuan ibu pertiwi.


Salam Kemarahan bagi mu ,


Putra -Putri ibu pertiwi di Luar Negeri.

Kirim email ke