http://groups.yahoo.com/group/Muhammadiyah_Society/message/31826
saleh w siregar <salehw_sire...@...>salehw_sire...@...
Send Email
10 Misteri Besar Alam Semesta
10. Antimateri
Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai
versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai
contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron
memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika
mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui
persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan
mesin antimateri.
9. Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa
radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali
dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh
penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran
teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa
temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).8.Ekstrasolar
Planet (Exoplanet)
Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri.
Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar
planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya
belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan
teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.7.
NeutrinoNeutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak
bermuatan yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang
menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di
dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah
permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es
sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan
neutrino.6. Mini Black HoleJika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan
radikal terbukti benar, maka ribuan mini black
holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti
atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan
sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang
berbeda.5. Energi VakumFisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan
dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik
“virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel
yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu,
berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat
ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar
tahu penyebab ekspansi alam semesta.4. Gelombang Gravitasi (Gravity
Waves)Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang
diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar
dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah
sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian
kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas.
LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang
yang sukar dipahami ini.3. Materi Gelap (Dark Matter)Para ilmuwan berpendapat
bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta,
namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat
ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black
hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan
pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.2.
QuasarQuasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat.
Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang
digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di
dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah
quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.1.Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih
mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima
Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi
kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.