Informasi saja, di dunia maya, di milis2 gadget, sedang campaign untuk tidak 
menggunakan kata Autis sebagai pengganti kecanduan gadget

 

Berikut link nya :

Kalo pengen dukung, bisa join di Facebook lewat grup:

Stop Using The Word “AUTISM” On our daily Jokes 

http://blog.uin-malang.ac.id/didikz/2011/03/03/stop-gunakan-kata-kata-autis-kalo-bercanda/

Stop gunakan Kata-Kata “Autis” Kalo BercandaFiled Under: 

Opini by Didik Tri Susanto — 

& Komentar3 Maret 2011

Lama gak nulis nih di blog jadi sekarang ane mau nulis artikel ini. Agak OOT 
dari tema teknologi sih tapi ini penting buat yang namanya etis gak-nya kalo 
bercanda. Mungkin kita pernah bercanda kayak gini:

A: Hahaha, parah banget kayak anak 
Autis!

B: Heh, norak banget sih kelakuan loe kayak anak autis aja!

C: Gak usah didengerin, dia lagi kumat autis-nya wkwkwk

Apa sih yang salah dengan Autis? Menurut 

wikipedia, autisme bisa diartikan sebagai berikut:

Autisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa 
balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau 
komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain 
dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif. 
(Baron-Cohen, 1993).

Ane baca ini di Kaskus, di sana ane juga baca pengakuan seorang ibu yang 
memiliki anak autis, suka duka merawat anak autis, dan pengakuan lainnya yang 
membuat ane terharu. Tentu kita bisa ngerti gimana perasaan ibu tersebut saat 
mendengar orang-orang bercanda dengan menyebutkan kata-kata “autis”.Miris 
pastinya. Seandainya bisa memilih, tentu Ibu itu tidak akan meminta anak yang 
dilahirkannya untuk mengidap autis. Tapi cinta ibu memang luar biasa, apapun 
kondisi anaknya, cinta yang diberikannya tak akan tergantikan.

Jadi, ayo mulai sekarang kita 

stop gunakan kata-kata autis kalo lagi bercanda. Mungkin kita masih bisa 
ketawa-ketawa bercanda menggunakan kata-kata itu, tapi sadarkah kita kalau itu 
bisa dinamakan “bersenang-senang di atas penderitaan orang lain?” Di luar sana 
masih banyak orang yang bersusah payah merawat keluarga mereka yang mungkin 
mengidap autis, tapi apa peduli kita? Gak etis banget kan kalo malah dibuat 
bahan bercandaan?

Setuju gak setuju ane kembalikan pada kalian, toh kita semua yang udah dewasa 
dan mau berpikir harusnya tahu mana yang pantas dan tidak ya kan.  
Kalo kalian pengen tahu lebih banyak cerita tentang ini bisa ke link berikut:

Silly on 

http://sillystupidlife.comalso posted http://ngerumpi.comand 
http://silly.blogdetik..comKalo pengen dukung, bisa join di Facebook lewat grup:

Stop Using The Word “AUTISM” On our daily Jokes
AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone

------------------------------------

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [email protected]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke