---------- Forwarded message ----------
From: Fakih, Ridwan <om>
Date: 2011/8/18
Subject:   Organ-organ Buatan yang Bisa Dipakai Manusia



Selasa, 16/08/2011 11:01 WIB

*Organ-organ Buatan yang Bisa Dipakai Manusia
*
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

*Jakarta*, Berkat kemajuan teknologi, orang-orang yang mengalami gagal
jantung bisa diselamatkan dengan jantung buatan. Di masa mendatang, bukan
cuma jantung yang bisa dibuat versi sintetisnya tetapi hampir semua organ
bisa diganti buatan manusia.

Seperti diberitakan detikHealth beberapa waktu yang lalu, pria Inggris
bernama Matthew Green menjadi manusia pertama di negara itu yang memakai
jantung plastik. Sementara di Amerika, sebelumnya sudah ada Troy Golden yang
memakai alat serupa.

Bukan cuma jantung yang bisa dibuat oleh manusia, dalam waktu dekat beberapa
organ lain juga bisa dibuat versi sintetisnya antara lain sebagai berikut,
seperti dikutip dari TheSun, Selasa (16/8/2011).

1. Otak
Para ahli dari California tengah mengembangkan alat untuk ditanam di kepala
sebagai pengganti hippocampus atau pusat penyimpanan memori di otak. Jika
berhasil, alat ini diharapkan bisa membantu para lansia yang mengalami
kemunduran fungsi otak misalnya pada penyakit Parkinson dan Alzheimer.

2. Telinga
Telinga buatan sudah ditemukan sejak 40 tahun yang lalu dan sudah dipakai
oleh ribuan manusia yang memiliki masalah pendengaran. Alat tersebut berupa
cohlea implant, yang fungsinya mengantikan cohlea atau rumah siput sebagai
penerima rangsang bunyi untuk diteruskan ke otak.

3. Mata
Kebutaan yang dialami jutaan manusia di dunia dalam waktu dekat akan bisa
diatasi dengan chip penangkap cahaya seperti yang dipakai dalam kamera
digital. Chip tersebut sudah memasuki tahap akhir perkembangan dan akan
segera diujicobakan dalam skala yang lebih besar.

4. Pankreas
Dalam waktu sekitar 5 tahun ke depan, pengidap diabetes bisa mengapatkan
pankreas buatan sebagai pengontrol produksi insulin. Pankreas buatan
berbahan logam yang ditanam di bawah tulang rusuk itu kini tengah memasuki
tahap akhir pengembangan di De Montford University, Leichester.

5. Tulang belakang
Pria Amerika berusia 26 tahun, Rob Summers adalah penderita kelumpuhan
akibat kecelakaan parah yang dailaminya beberapa tahun lalu. Namun kini ia
sudah bisa berjalan tanpa kursi roda, berkat implan elektroda yang ditanam
di tulang belakangnya untuk menghasilkan sinyal peruntah pada kaki.

6. Rahim
Pada bayi tabung, hanya pembuahan saja yang dilakukan di laboratorium. Kini
para ahli reproduksi di New York tengah mengembangkan teknologi paling
mutakhir yakni rahim buatan sehingga embrio bisa dikembangkan menjadi janin
di laboratorium.

7. Kulit
Perusahaan bioteknologi di Inggris, Intercytex berhasil menemukan teknologi
kulit buatan untuk mempercepat penyembuhan luka. Teknologi ini berupa
protein sintetis yang bernama fibrin, yang memungkinkan luka separah apapun
di permukaan kulit untuk dapat menutup diri dalam waktu yang lebih cepat.

8. Darah
Salah satu kampus ternama di London, Imperial College di London memiliki
sebuah 'pabrik darah' yang teknologinya mirip cara kerja sumsum tulang
belakang. Pabrik yang mampu memproduksi darah dalam jumlah tak terbatas ini
dikembangkan untuk mengatasi kelangkaan donor darah.

9. Otot
Jika salah satu kaki diamputasi, solusinya adalah kaki buatan seperti yang
banyak dipkai para penyandang cacat fisik. Namun jika hanya satu otot yang
rusak atau hilang, solusinya adalah otot buatan yang dibuat dari bahan
polymer. Para ahli mengembangkan teknologi ini untuk menggantikan kerusakan
pada katub jantung serta otot spinchter (katub di anus dan saluran sperma).

10. Kaki
Tidak seperti prostetik atau alat bantu gerak yang banyak dipakai, kaki
palsu yang dikembangkan para ilmuwan di Amerika Serikat ini tidak cuma
menopang tubuh tetapi bisa bergerak sendiri seperti kaki asli. Kaki palsu
yang digerakkan dengan tenaga baterai dan dikendalikan oleh mikroprosesor
ini pertama kali dibuat untuk para veteran perang Irak yang kehilangan kaki.



(up/ir)

****

Kirim email ke