Innalillahi 

Musibah bagi kita


AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone

-----Original Message-----
From: Nugroho Laison <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 26 Sep 2012 22:21:03 
To: SMA 1 Bekasi<[email protected]>; Binusnet<[email protected]>; 
Blue Jackets<[email protected]>; Muhammadiyah 
Society<[email protected]>; 
Insistnet<[email protected]>; WarnaIslam 
yahoogroups<[email protected]>; eramuslim 
yahoogroups<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [sma1bks] Mendikbud Syok Usai Temui Penikam Siswa SMA Yayasan Karya

tanda ada yg salah dgn kita, dgn sekolah kita, dgn anak SMA kita....

http://id.berita.yahoo.com/mendikbud-syok-usai-temui-penikam-siswa-sma-yayasan-224118976.html

[B][SIZE=5]Mendikbud Syok Usai Temui Penikam Siswa SMA Yayasan Karya[/SIZE][/B]

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh mengunjungi AD alias 
Jarot, di Mapolres Jakarta Selatan.
M Nuh sempat syok saat berbincang dengan pembunuh Deny (17), pelajar SMA 
Yayasan Karya (Yake) 66.
"Saya agak surprise, syok. Saya sempat tanya, puas mas membunuh korban? 'Saya 
puas pak'," kata Nuh dengan mata berkaca-kaca kepada wartawan, Rabu (26/9/2012) 
malam.

Menegaskan apa yang didengarnya, Nuh kembali bertanya kepada pelajar kelas XI 
SMK Kartika Zeni.
"Puas pak, tapi agak menyesal," ungkap Nuh menirukan perkataan AD.

Lebih lanjut Nuh menuturkan, mendidik anak seperti tersangka memang berat. Ia 
menilai dari cara berbicara, gerak tubuh dan penampilannya, tak ada tanda 
penyesalan dalam diri AD.

"Ada beban sosial yang dibawanya. Bukan lagi masalah pendidikan atau sekolah 
biasa," lanjut Nuh.

Sebelumnya, tawuran pelajar antara SMK Karya 66 dengan SMK Kartika Zeni, pecah 
di Jalan Payakumbuh, Setiabudi. Tawuran berujung pada tewasnya Deny, dengan 
luka bacok di bagian perut. (*)

Kirim email ke