Di bawah ada beberapa pertanyaan, mohon dijawab donk kalo ada yang bisa 
jawab
Thanks

Di-Forward dari:
http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/message/9032

Dear Friends....

Penipuan ini terjadi kira-kira 5 hari yang lalu.

Nama dan identitas kami rahasiakan untuk menjaga aja kalo email ini
menyebar kamana-mana. Saya merasa berkewajiban berbagi cerita agar
tidak ada korban penipuan dengan modus seperti ini. Saya juga minta
komentar dan pendapat dari temen-temen tentang hal ini, coz saya juga
penasaran kenapa penipunya bisa canggih banget ya....???

5 Hari yang lalu sekitar jam 11 siang saya ditelpon dari no telp
081513531213 yang mengaku dari Polda Metro Jaya. "Halo apa benar ini
dengan nomor 0815 xxxxxxx ?" Kemudian saya jawab, "Benar, ini dari
mana ya..?? "Ini dari Polda Metro Jaya, begini bu... no telpon ibu ini
sudah digunakan untuk Sindikat Narkoba, tapi dalam hal ini ibu tidak
terlibat, kami hanya minta kerjasamanya untuk mematikan handphone ibu,
karena kami akanmengadakan penyidikan dan pelacakan jadi kami perlu
kerjasamanya untuk mematikan HP, kira-kira sampai dengan jam 1 ibu
bisa menyalakan hp ibu lagi". Saat itu saya bingung tapi juga
curiga,"Lho kok bisa no.hp saya digunakan untuk sindikat narkoba,
gimana caranya..???" (kemudian terdengar suara-sura dijalanan yang
berisik...) "Iya bu bisa, untuk itu kami mohon kerjasamanya untuk
mematikan hp..!!!!" dengan nada menyidik saya tanya lagi, "Ini saya
bicara dengan siapa ya?" "Saya Inspektur Satu Sumantri dari Bagian
Narkoba Polda Metro Jaya" Kemudian saya catat identitas si penelepon.
"Mohon segera matikan hp ibu karena kami akan mengadakan
penyidikan..!!" (terdengar suara-suara kendaraan dan tut...tut..tut...
telpon mati)

Saat itu saya masih bingung tapi tidak langsung percaya, dan saya
TIDAK mematikan hp, 1 menit kemudian saya ditelpon lagi dg no telp
yang sama 081513531213, tapi tidak saya angkat.dan hp saya saya
berdering terus tidak berhenti dari no.telp yang sama. Pada saat itu
juga saya langsung telpon Polsek Setiabudi. saya cerita tentang telpon
yang mengaku dari Polda, yang menjawab telpon bilang kalau dari Polda
tidak ada seperti itu, tapi kalau memang tidak perlu hp ya matikan
saja.. kan gak ada salahnya, trus saya jawab juga kalau untuk penipuan
bagaimana? dan pada saat itu hp saya bunyi terus dari nomer yang sama,
dan tidak saya angkat.

Kemudian saya menelpon suami saya yang kebetulan sedang berada di luar
kota. Saya cerita tentang telpon itu dan make sure kalo dia baik-baik
aja dan hati-hati. Hp saya masih saja bunyi dari nomer yang sama tapi
saya tutup aja....

Kemudian saya juga menghubungi security ditempat tinggal saya. Yang
saya tahu security ditempat tinggal saya dibawah pengawasan langsung
dari Polda Metro Jaya, jadi pasti punya akses langsung ke Polda.
Setelah saya lapor, langsung pihak security menelpon ke Polda Metro
Jaya Bagian Narkoba, dan ternyata tidak ada yang namanya Inspektur 1
Sumantri di bag. Narkoba, dan tidak ada kegiatan penyidikan yang
mengharuskan mematikan hp. Jadi dalam hal ini saya benar-benar
dibohongi....dan saya masih curiga juga... ini pasti penipuan.. tapi
siapa yang ditipu..??? Dan Hp saya masih terus bunyi dari nomer yang
sama, memang orang itu gak kenal menyerah.....

Saya langsung menelpon saudara-saudara dan sahabat-sahabat saya di
Jakarta. Kemudian ada telpon masuk lagi tapi kali ini dari mertua saya
yang di luar kota, dan langsung saya angkat "Halo kamu baik-baik aja
kan..??" "Iya ma.. emang knapa...???" "Lho tadi papamu telpon kantanya
kamu kecelakaan.." MasyaAllah..... Ternyata penipu itu menipu orang
tua saya yang ada di luar kota....!!!!

Langsung saya telpon orangtua, kemudian beliau cerita tadi ditelpon
dari kantor polisi di Jakarta. Orang yang mengaku polisi itu bilang
kalau saya kecelakaan dengan mobil tanki pertamina, dan saya sekarang
luka parah di RSCM. Ayah saya menelpon RSCM dan berbicara dengan
oarang yang mengaku dr. Listyo, dia mengaku telah merawat saya dan
menerangkan secara medis luka serius yang saya alami dan keubtuhan
pengobatan yang tidak tersedia di Jakarta. Obat-obat dan pen untuk
patah kaki saya hanya ada di aptk Singapore dengan biaya skitar Rp. 21
juta. Ayah saya diminta mentransfer uang sebesar Rp. 21 juta. karena
urusan transfer-mentransfer uang, ayah saya masih belum terlalu
percaya, beliau mencoba menghubungi HP. saya dgn nomer 0815 xxx xxxx
(pra-bayar), kemudian ada yang mengangkat dan mengaku bernama Agus. si
Agus ini bilang kalo dia adalah teman suami saya dan sekarang menjaga
rumah karena rumah tidak ada orang, dia juga bercerita kalau tadi
banyak polisi datang ke rumah mengabari kecelakaan mobil yang saya
alami dan sekarang suami saya sedang ke RSCM. Dari situ ayah saya
mulai panik, sudah percaya dan hampir menyiapkan uang sebesar Rp. 21
juta yg diminta Kemudian ayah saya menelpon mertua saya yang tinggal
satu kota, mengabari kecelakaan itu, mertua saya juga ikut panik.
Alhamdulillah...... mertua saya ingat kalau suami saya sedang tugas di
luar kota, jadi kok bisa ada di rumah sakit...????

Orang tua saya juga menggunakan telpon yang lain untuk menelpon,
karena telpon yang satunya terus-menerus berdering dari rumah sakit
yang meminta ayah saya segera mentransfer uang untuk pengobatan. Orang
tua dan mertua saya mencoba menelpon saudara-saudara saya di Jakarta
untuk mengecek kebenaran telpon tadi. Tapi anehnya saudara-saudara
saya tidak bisa menghubungi hp saya, padahal saya tidak mematikan hp.

Kemudian terakhir kalinya yang mengaku dokter tadi menelpon, diterima
oleh adik saya, begitu orang tersebut meminta untuk mentransfer uang,
oleh adik saya dijawab, "Kakak saya sudah dicover oleh Asuransi, jadi
nanti masalah biaya-biaya, Asuransi yang urus semuanya". telpon
langsung terputus dan orang tersebut tidak meneror orang tua saya lagi.

Alhamdulillah.... Puji Syukur kehadirat Allah, kami sekeluarga
terhindar dari penipuan itu. Ini semua cobaan dan untuk pelajaran kita
semua......

Sekarang yang membuat saya penasaran dengan modus penipuan ini:

1. Bagaimana orang tersebut bisa memblok dan menyadap no telpon orang
tua saya dan no HP saya, jadi kamanapun ayah saya telpon masuknya ke
penipu-penipu itu juga yang angkat telpon.

2. Darimana penipu itu bisa tau data saya dan orang tua saya, juga
posisi saya yang berlainan kota dengan orang tua? Mungkin gak sih
data-data kita di Bank bisa bocor...??? Atau mungkin gak dari HP yang
pernah saya service, coz sudah sebulan ini saya service HP di Nokia
Service Centre Mampang, dan sampe sekarang hp saya rawat inap terus
gak sembuh-sembuh.

3. Bagaimana dengan pengkloningan no telp? Benar gak sih no telp Pra
Bayar bisa dikloning & didouble line...??? Bagaimana denga pasca bayar?

4. Saya juga sudah lapor ke Satelindo dan katanya sedang diinvestigasi
arena banyak pengaduan tentang hal ini, dan ternyata nomor
081513531213 sudah ada note: no. ini digunanakan untuk penipuan.

So... kalo temen-temen ada yang tau tentang teknologi canggih yang
digunakan untuk penipuan ini, terutama teman-teman dari TELKOM &
INDOSAT tolong.. dong bagi-bagi ilmunya ke kita kenapa bisa terjadi
seperti itu dan gimana cararanya untuk antisipasi supaya next time
penipuan seperti ini tidak terjadi lagi. Karena saya pernah dengar di
radio penipuan seperti ini sudah ada yang kena dan
mentransfer uang jutaan rupiah......


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------------------------
Baca berita-2 terbaru seputar seluler via WAP:
http://tagtag.com/SMSMania

Untuk keluar dari milis, silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/SMSMania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke