Meski Margin Laba Diperkirakan Turun 
Penjualan Ponsel 2005 Bergairah

Jakarta - Pasar ponsel tahun 2005 diramalkan bergairah, mengingat 
kondisi penjualan yang cerah pada kuartal pertama. Periset pasar, 
Gartner, menyebutkan 180,6 juta unit ponsel terjual pada triwulan 
pertama 2005. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibanding periode 
yang sama tahun lalu, di mana angkanya mencapai 153,7 juta unit.

Kondisi ini membuat Gartner merevisi hasil prediksinya untuk penjualan 
ponsel hingga akhir 2005. Prediksi terbaru Gartner menyebutkan, 
penjualan global ponsel akan mencapai 750 juta unit hingga akhir tahun 
nanti. Naik dari prediksi sebelumnya yang menyebutkan 720 juta unit.

Gartner mencatat angka penjualan diperkirakan naik 13 persen dari 
tahun lalu. Meski penjualan meningkat, margin labanya malah mengalami 
penurunan. "Banyak ponsel yang telah terjual, tapi margin labanya 
malah menyusut," kata Ben Wood, Vice President Divisi Riset Gartner 
seperti dikutip detikinet dari Cnet News.com Sabtu (28/5/2005). 
"Keadaan ini terjadi karena desakan konsumen di pasar berkembang yang 
menginginkan ponsel berharga murah, sementara di pasar yang sudah 
lebih maju tetap mempertahankan harga rendah," imbuhnya. 

Meskipun lonjakan penjualan dirasa cukup signifikan, peta persaingan 
masih dirajai oleh beberapa pemain lama yang kuat. "Perusahaan yang 
lebih kecil akan merasakan tekanan tersebut. Banyak diantaranya yang 
sudah 'berjuang' agar bisa bertahan dan meraup laba," papar Wood. 
"Kami memperkirakan beberapa perusahaan ponsel kecil akan dijual dan 
beberapa malah ada yang hengkang dari persaingan industri ponsel," 
jelas Wood.

Peringkat pertama penjualan masih dipegang oleh Nokia. Faktor harga 
yang cukup agresif nampaknya mendorong pertumbuhan pasar yang cepat di 
dunia. Perusahaan asal Finlandia ini telah mengirimkan 54,9 juta unit 
pada triwulan ini. Kondisi tersebut didorong oleh tingginya penjualan 
di Cina, tapi peningkatan tersebut tidak berlaku di Amerika Utara.

Sedangkan Motorola menempati peringkat kedua dengan angka penjualan 
30,3 juta unit. Penjualan Motorola banyak didongkrak ponsel super 
tipis RAZR V3.

Samsung yang menempati peringkat ketiga meningkatkan penjualannya 
terutama di wilayah Eropa Barat dan Rusia. Sementara LG dinilai sukses 
dengan CDMA berkapasitas tingginya di Amerika Serikat dan menempati 
peringkat empat.

Sementara Siemens yang menduduki urutan kelima tersebut, tergelincir 
ke level terendah sejak tahun 1999. Siemens yang mengirim 9,942 juta 
unit ponsel ke pasaran, ternyata unggul tipis dibanding Sony Ericsson 
yang menjual 9,9 juta unit ponsel.

Menurut Gartner, kedua perusahaan tersebut memiliki pangsa pasar 
sebesar 5,5 persen. Padahal sebagai perbandingan dari tahun 2004 lalu, 
Siemens memiliki 8 persen pangsa pasar dan Sony Ericsson sebesar 5,6 
persen. (epi)




------------------------------------------------------
Baca berita-2 terbaru seputar seluler via WAP:
http://tagtag.com/SMSMania

Untuk keluar dari milis, silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/SMSMania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke