Registrasi kartu prabayar mulai 2006 Bisnis Indonesia JAKARTA: Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil memastikan pendaftaran pelanggan telepon prabayar mulai tahun depan, sementara operator diminta memberi insentif ke pelanggan agar proses registrasi itu lancar.
"Tahun 2006 pasti. Itu juga merupakan tren dunia. Malaysia sudah memberikan batas waktu akhir tahun ini selesai semua, Thailand juga akhir tahun ini. Kita usahakan juga secepat mungkin, tapi tentu dengan pertimbangan-pertimbangan teknis dan anggaran," kata dia di gedung DPR/MPR Jakarta pekan lalu. Menurut dia, operator telekomunikasi telah melakukan upaya agar registrasi pelanggan tersebut bisa segera terlaksana, "Sebentar lagi kami akan keluarkan peraturan menteri supaya mereka segera mendaftar, tapi tentu dalam pelaksanaannya nanti kita akan lihat kondisi lapangan." Sofyan memberikan penjelasan lanjutan soal surat edaran kepada seluruh operator telekomuniasi yang mengharuskan kartu prabayar (prepaid) diregistrasi. Tujuannya, menghindari penyalahgunaan terhadap penggunaan kartu telepon tersebut. Surat edaran No. 253 dan dikeluarkan Rabu, 24 Agustus 2005 itu belum diketahui kapan akan diberlakukan. Namun operator diminta segera bersiap-siap untuk menerapkan keputusan tersebut. Surat keputusan tentang itu nantinya akan dikeluarkan dalam satu regulasi baru. Menurut Sofyan, keharusan registrasi yang pertama diwajibkan untuk kartu perdana atau pelanggan baru. Kemudian yang kedua, tambah dia, operator agar menerapkan insentif kepada para pelanggan sebagai daya tarik. "Mekanisme dengan insentif, kalau ada mendaftarkan nomor Anda mendapatkan bonus pulsa misalnya. Kemudian juga kita gunakan peraturan, kalau misalnya nanti orang tidak mendaftar sampai batas waktu itu bisa dimatikan," tambah Sofyan. Dia menegaskan sebagaimana regulasi lainnya, ketentuan registrasi nanti juga akan mengenakan sanksi bagi bara pelanggarnya. "Terhadap operator dan pengguna yang mereka tidak mendaftar. Tapi awalnya kita akan gunakan cara persuasif dan insentif." Di tempat terpisah, Direktur Utama Indosat Hasnul Suhaimi, mengatakan pihaknya kemungkinan akan memberikan insentif pelanggan agar proses pendaftaran menjadi lebih mudah. Sementara itu, Direktur Pasar Konsumer Indosat Johnny Swandi Sjam mengatakan pendaftaran pelanggan prabayar kemungkinan akan menyebabkan turunnya pelanggan. Tapi, lanjutnya, dalam jangka panjang hal tersebut justru memudahkan operator dalam menjaga loyalitas pelanggannya. "Kami punya pengalaman di kartu prabayar Mentari. Dengan pelanggan yang terdata, kami makin mudah untuk membuat program loyalitas pelanggan." Sementara itu, komunitas pengguna telekomunikasi yang tergabung dalam Indonesia Telecommunication User Group (IDTUG) meminta pemerintah untuk membatalkan rencana pendaftaran pada pengguna seluler prabayar karena dikuatirkan akan disalahgunakan oleh sejumlah pihak yang tidak berkepentingan. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Fair play? Video games influencing politics. Click and talk back! http://us.click.yahoo.com/T8sf5C/tzNLAA/TtwFAA/5AhqlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ------------------------------------------------------ Baca berita-2 terbaru seputar seluler via WAP: http://tagtag.com/SMSMania Untuk keluar dari milis, silahkan kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/SMSMania/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
