Telkom Hilangkan Sifat Komuter Flexi

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) mengatakan telah melakukan
penataan ulang wilayah mobilitas Flexi yang bersifat komuter di lokasi
Jakarta dan Bogor. Dengan penataan ulang ini maka nomor Flexi Jakarta
hanya akan dapat digunakan di wilayah Jakarta (kode area 021), dan
tidak bisa lagi digunakan di wilayah yang masuk dalam kode area Bogor
(0251) seperti yang sebelumnya terjadi. Demikian juga sebaliknya,
nomor pelanggan Flexi Bogor tidak bisa digunakan ketika memasuki area
wilayah yang masuk kode area Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Awaluddin Vice President Public and
Marketing Communication PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, melalui
keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Sabtu (25/11/2006).
Disampaikan Awaluddin, penataan ulang ini dilakukan menanggapi
instruksi Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), melalui
surat Nomor 243/BRTI/XI/2006 tanggal 7 Nopember 2006, perihal
Keputusan BRTI atas Layanan Telkom Flexi yang bersifat Komuter.

"Kami telah menerima laporan dari tim teknis lapangan yang menyatakan
bahwa Kamis (23/11/2006) tengah malam penataan ulang wilayah mobilitas
Flexi sudah selesai. Uji lapangan dilakukan tim lintas unit Telkom
pada (24/11/2006)," kata Awaluddin. Dengan selesainya penataan ulang
ini, Telkom memastikan telah memenuhi target batas waktu 1 Desember
2006 yang diinstruksikan BRTI.

Menurut Awaluddin, meskipun Telkom yakin bahwa wilayah mobilitas Flexi
komuter saat ini hanya ada di lokasi Jakarta dan Bogor, namun
perusahaan akan tetap melakukan pengecekan ulang terhadap area-area
yang bisa dianggap atau dipersepsikan sebagai sasaran komuter oleh
Regulator. Telkom, seperti disampaikan Awaluddin, telah melakukan
sosialisasi melalui penyebarluasan (broadcast) layanan pesan singkat
(SMS) pada 18 Nopember 2006, dengan isi: "Pelanggan Flexi yth, mulai
23 Nop 06, Flexi Jkt tdk dpt langsung dipakai di Bogor dan sebaliknya.
Sebagai pengganti, agar gunakan FlexiCOMBO. Info hub 147". (nks/nks)

Ni Ketut Susrini - detikInet
Sabtu, 25/11/2006 15:49 WIB
© 2006 detikcom

Kirim email ke