Suwun mas Dul, atas infonya yang lengkap, orang bijak memang katanya taat pajak, tapi lebih bijak lagi kalau orang itu tahu pajaknya dialokasikan dengan benar..he..he..ngeles nih...thanks banyak...
Hizbullah 2009/2/23 muh dularif <[email protected]> > Mas Hizbul…. > > kalo jenengan udah terdaftar, jenengan akan di kirimi SPT dari kantor > pajak. SPT tersebut akan dikirim ke alamat, dimana dulu mas hizbul > menggunakan alamat ketika mendaftar. jadi kalo jenengan waktu mendaftar > menggunakan alamat rumah, maka SPT akan dikirim ke rumah. jika menggunakan > alamat kantor akan dikirim ke kantor tersebut. jadi cek aja lewat > saudara/ortu di rumah, atau lewat temen kantor lama.. > > trus, untuk TKI seperti jenengan, ada kabar gembira, dimana berdasarkan > Per-2/PJ/2009 tanggal 12 Jan 2009, atas penghasilan yang diterima atau > diperoleh oleh orang pribadi WNI yang bekerja di LN tidak dikenai PPh di > Indonesia dengan 3 syarat. > > 1. bekerja di LN lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan. > 2. atas penghasilan tersebut telah dikenai pajak di LN > 3. tidak menerima/memperoleh penghasilan dari Indonesia. > > ketiga syarat di atas adalah syarat kumulatif, artinya, kalo tidak memenuhi > satu syarat aja, maka atas TKI tetep berlaku ketentuan pajak di Indonesia. > > jadi, berdsarkan info sampeyan, kayaknya gak memenuhi syarat kedua deh…, > jadi mau gak mau ya harus ngisi SPT dan membayar pajak.. > > tapi jangan khawatir mas, ngisinya gampang kok.. > > kalo gak ada usaha sampingan, cukup pake 1770 S, jumlahkan penghasilan > sampeyan (minta rincian penghasilan dari perusahaan selama setahun) terus > dirupiahkan, kurangkan dengan biaya jabatan sebesar Rp 1.296.000, dapat > penghasilan netto. pindahkan ph netto ini ke induk SPT Nomor 1 kolom 3 (jika > kerja di Indo, jika kerja di LN isi ke yang nomor 3), trus ikuti aja > petunjuk di lembar SPT tersebut. normalnya di no. 6, jumlahnya akan sama > dengan no 1 (atau 3) diatas (karena gak ada penghasilan lain). kurangkan > dengan PTKP. PTKP th 2008 adalah 13.200.000 untuk WP sendiri, 1.200.000 > tambahan untuk kawin, plus 1.200.000 untuk 1 anak. jadi misalnya seperti aku > Kawin dengan dua anak PTKP ku adalah 13.200.000+.1200.000+(2x1.200.000) = > 16.800.000. masukkan PTKP ini di no 7 kolom 3. > setelah itu, Ph Netto – PTKP = Penghasilan Kena Pajak, diisikan ke nomor 9. > setelah itu, > > hitung PPh terutangnya dengan rincian tariff > > Lapisan Pajak Tarif > 0 - 25.000.000 5% > > 25.000.000 50.000.000 10% > >50.000.000 100.000.000 15% > >100.000.000 200.000.000 25% > >200.000.000 35% > > nah, seandainya sampeyan dipotong pajak, maka pada nomor 12, potongan pajak > tsb diisi sebagai pengurang pajak yang masih harus dibayar di akhir tahun. > namun karena kata jenengan di brunei gak ada bayar pajak, ya dikosongi. > > trus PPh terutang – dipotong pihak lain = PPh ymh di bayar (nomor 16 A). > sampeyan setor ke Bank jumlah tersebut, dengan SSP. dan untuk angka 18, > cukup di isi dengan rumus (no. 16a / 12)… > > gampang kan? > > tapi, jangan lupa isi, daftar harta dan hutang di lampiran II, serta jika > ada potongan pajak, isi lampiran I bagian C. jangan lupa pula lampirkan f.c. > rincian penghasilan dari kantor (kalo di Indo namanya form 1721 A1 atau 1721 > A2) dan f.c Kartu keluarga) > > nah.. selamat mengisi, untuk panduan saya lampirkan form 1770 tersebut > dalam bentuk excel. saya sudah menge-link-an cara pengisiannya, sampeyan > tinggal lihat dokumen sumber di sheet dari belakang, insya allah yang depan > akan terisi otomatis. yang perlu di ingat adalah cek kembali jika ada > penyesuaian yang diperlukan. contoh tersebut adalah contoh untuk pegawai > dengan status kawin dan 1 anak, serta memiliki penghasilan dari kantor dan > juga penghasilan yang dipotong final. > > jika jenengan atau temen yang lain, kondisinya beda, silahkan sesuaikan > dengan kondisi yang sesungguhnya. > > selamat mengisi SPT. > > > > --- On *Mon, 23/2/09, Hizbullah Arief <[email protected]>* wrote: > > From: Hizbullah Arief <[email protected]> > Subject: Re: [SMUN 1 Demak] tanya SPT ke mas Dul (Ikut nanya juga) > To: [email protected] > Date: Monday, 23 February, 2009, 1:41 PM > > Maaf mas Dul jadi konsultasi nih, sama dengan Indra, > > Selama saya kerja di kantor lama, gaji yang saya terima sudah dipotong > langsung dengan pajak pendapatan, saya terima bersih saja, ini khan berarti > saya sudah terdaftar dan memiliki NPWP, > > Nah pertanyaannya, bagaimana cara mengecek ulang? apakah ada fasilitas > online yang bisa mengonfrimasi apakah saya sudah terdaftar atau belum? aku > lupa nomor NPWP ku berapa je...? > > Bagaimana pula dengan TKI seperti saya, di sini gaji bebas pajak, bagaimana > nanti jika balik ke Indonesia? > > Hizbul > > > 2009/2/23 muh dularif <muh_dularif@ yahoo.com <[email protected]>> > >> >> begini mas indra.. >> >> sebenarnya, kewajiban perpajakan timbul, ketika terpenuhinya kewajiban >> yang berkaitan baik dengan subyek maupun obyeknya. berkaitan dengan subyek, >> mas indra adalah subyek yang nyata-nyata ada dan riil. kemudian, karena >> obyek PPh adalah penghasilan, maka kewajiban perpajakan timbul jika mas >> indra memiliki penghasilan yang dikenakan pajak. trus, dalam praktek yang >> berlaku umum di negara manapun, dikenal adanya batas minimum penghasilan >> tidak kena pajak (PTKP) sebagai limit minimal orang harus melaksanakan >> kewajiban perpajakan beserta administrasinya. dengan kata lain, mas indra >> berkewajiban untuk memenuhi seluruh kewajibab perpajakn beserta >> administrasinya sejak mas indra memiliki penghasilan di atas PTKP. Sejak >> 1983, system perpajakan di Indonesia adalah self assessment dimana WP >> berkewajiban untuk mendaftarkan diri, menghitung pajak, dan membayar pajak >> yang terutang, serta melaporkannya dalam SPT. >> >> namun,… dalam prakteknya.. pihak kantor pajak memiliki prioritas dalam >> melakukan pekerjaannya. dan biasanya, karena keterbatasan sumber daya yang >> dimiliki, NPWP menjadi pijakan awal secara formal timbulnya kewajiban >> perpajakan. oleh karena itu, untuk mas Indra yang memiliki NPWP sejak 2008, >> maka mas Indra berkewajiban melaporkan SPT Tahun 2008 paling lambat pada >> akhir maret 2009. (yang april WP Badan/perusahaan) . jangan lupa minta >> lampiran 1728-A1 dari pemberi kerja, dan lampirkan F.c. Kartu Keluarga >> (sebagai dasar menghitung PTKP). normalnya, jika semata-mata sebagai >> karyawan tanpa penghasilan dari usaha atau bidang lain, SPT sampeyan akan >> nihil (tidak perlu bayar pajak lagi diakhir tahun) >> >> nah, jika jenengan masih punya waktu, mas indra bisa melakukan sunset >> policy yang berlaku s.d akhir Pebruari 2009 untuk SPT tahun-tahun sebelumnya >> (kecuali sampeyan berspekulasi untuk tidak melaporkan. gak apa-apa selama >> gak ketahuan, he..he..). untuk lebih jelasnya, mas Indra bisa datang ke >> kantor pajak tempat mas indra terdaftar (dapat NPWP) dan menghubungi Account >> Representatif (AR) – (sampeyan bisa Tanya nama AR sampeyan kepada petugas di >> tempat pelayanan terpadu) yang bertugas melayani dan menjawab pertanyaan mas >> indra lebih lanjut. >> >> demikian mas, semoga membantu….. >> >> >> --- On *Mon, 23/2/09, Indra Sanjaya <ind...@gmail. com <[email protected]> >> >* wrote: >> >> From: Indra Sanjaya <ind...@gmail. com <[email protected]>> >> Subject: [SMUN 1 Demak] tanya SPT ke mas Dul >> To: smu1de...@yahoogrou ps.com <[email protected]> >> Date: Monday, 23 February, 2009, 12:43 PM >> >> mas Dul, >> sebagai salah satu narasumber yang bekerja di departemen yang berkaitan, >> mo tanya dong... :) >> tahun 2008 semua karyawan swasta kan wajib punya NPWP. >> laporan SPT yang dibuat sebelum April 2009 itu, mulai tahun berapa ya? >> kalau mulai awal kerja, gempor juga ya. Padahal dari awal kerja udah >> dipotong PPh juga. >> >> -- >> Personal Web : http://indra. sanjaya.org <http://indra.sanjaya.org>. >> >> >> ------------------------------ >> Get your new Email address! >> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> >> Grab the Email name you've always wanted before someone else does! >> > > > ------------------------------ > New Email addresses available on Yahoo! > <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > Hurry before someone else does! > >
