Dari milis sebelah, ----- Original Message ----- From: "Ummu Ja'far" <[EMAIL PROTECTED]> To: "sabili" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, April 25, 2005 14:10 PM Subject: [Sabili] Anggota DPRD: Siswi SMPN 28 Bekasi Dipaksa Lepas Jilbab
> > > http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=194977&kat_id=286 > > Rabu, 20 April 2005 > > Anggota DPRD: Siswi SMPN 28 Bekasi Dipaksa Lepas Jilbab > > BEKASI -- Pemaksaan melepaskan jilbab pada saat pembuatan foto untuk > keperluan surat ijazah menimpa siswi kelas III SMP Negeri 28 Bekasi, > Jatisampurna, Kota Bekasi. Kasus tersebut baru diketahui ketika salah > seorang anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi menerima sejumlah pesan > singkat (SMS) di ponselnya yang berisikan bahwa enam siswi SMP Negeri 28 > Bekasi yang duduk di kelas III dipaksa membuka jilbabnya pada saat > pembuatan foto ijazah pada 26 Maret lalu. > > ''Kepala Sekolah yang diwakili oleh guru bidang kesiswaan melarang > anak-anak untuk foto dengan memakai jilbab,'' ungkap Heri Koswara, > anggota Komisi D, yang menerima SMS itu, kemarin (19/4). Disebutkan, SMS > yang diterimanya sekitar dua minggu lalu itu dikirimkan oleh salah > seorang anggota Komite Sekolah SMPN 28 Bekasi. Di samping persoalan > pemaksaan pembukaan jilbab, tambah dia, SMS tersebut juga menyinggung > soal jadwal mengajar yang dipadatkan pada hari Jumat hingga pukul 12.00 > WIB. ''Ketentuannya kan khusus setiap Jumat kegiatan belajar-mengajar > selesai lebih awal (pukul 11.00 WIB) untuk persiapan Shalat Jumat bagi > siswa yang beragama Islam,'' tandasnya. > > Anggota dewan dari Fraksi PKS ini menambahkan, dalam minggu ini anggota > Komisi D dari FPKS akan menanyakan kasus itu dalam rapat kerja (raker) > antara Komisi D dengan Dinas Pendidikan. ''Kita harapkan kasus-kasus > seperti ini jangan sampai terjadi lagi di sekolah-sekolah negeri. Karena > kebebasan mengamalkan ajaran agama masing-masing sudah diatur dalam UU > Sisdiknas tahun 2003.''Ketika dikonfirmasi mengenai kebenaran SMS > tersebut, Kepala Sekolah SMP Negeri 28 Bekasi, Suta Tjamin, tidak berada > di tempat. Begitu pun dengan wakil kepala sekolah dan guru bidang > kesiswaan. > > Sementara itu salah seorang guru pengajar di sekolah itu membantah isi > SMS itu. ''Itu tidak benar. Pihak sekolah tidak pernah melarang siswinya > berjilbab pada saat foto ijazah. Anda bisa buktikan sendiri nanti kalau > foto-foto tersebut sudah jadi,'' tukas Niun, guru SMPN 28 yang mengajar > Bahasa Indonesia di kelas III. Perihal pemadatan jadwal mengajar setiap > hari Jumat yang mengganggu pelaksanaan Shalat Jumat, Niun kembali > membantahnya. > > Menurut dia, setiap Jumat kegiatan belajar bagi siswa yang masuk pagi > berakhir pukul 11.00 WIB. ''Kita percepat untuk persiapan Shalat Jumat. > Bahkan kepala sekolah memberi bantuan berupa alat-alat shalat seperti > sarung dan mukena. Jadi tidak benar kalau pihak sekolah > menghalang-halangi siswanya untuk Shalat Jumat,'' paparnya. Niun > menuturkan, pihak sekolah tidak mewajibkan dan tidak juga melarang para > siswinya menggunakan jilbab. ''Di sini rata-rata di tiap kelas ada tiga > siswi yang berjilbab,'' ujarnya. > > (c25 ) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/4tWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -- -------------------------------------------------- Berhenti (Quit): [EMAIL PROTECTED] Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/smun65 Arsip Files: http://groups.yahoo.com/group/smun65/files Website: http://smun65.blogspot.com -------------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/smun65/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
