Rabu , 15/06/2005 11:01 WIB
Microsoft Ungkap Pertemuan Redmond - SBY Minta Bill Gates Jadi Penasihat
Wicaksono Hidayat - detikInet

Jakarta, Dalam lawatannya ke Amerika Serikat (AS) akhir bulan Mei 2005,
Presiden SBY sempat mengunjungi markas besar Microsoft di Redmond, Seattle,
Amerika Serikat. Tepatnya tanggal 27 Mei 2005, SBY mengadakan pertemuan
dengan Bill Gates, chairman sekaligus pendiri Microsoft.

Apa saja hasil pertemuan itu? Ternyata cukup banyak. Salah satunya, Presiden
SBY secara khusus mengundang Microsoft untuk menanamkan investasinya di
Indonesia dengan membangun sebuah pusat riset melalui kemitraan bersama
lembaga pendidikan tinggi nasional.

Tapi, ada yang lebih heboh. Dalam rilis Microsoft Indonesia yang diterima
detikinet, Rabu (15/6/2005), ternyata Presiden SBY juga tertarik untuk
menjadikan Bill Gates sebagai penasihat pemerintahan dalam bidang Teknologi
Informasi (TI).

Gayung bersambut. Bill Gates menyambut baik permintaan SBY itu. "Bill Gates
menyambut baik tawaran Presiden Yudhoyono tersebut dan akan menugaskan
stafnya untuk menindaklanjuti hal tersebut segera," demikian siaran pers
itu.

Sampai saat ini belum jelas tindak lanjut seperti apa yang akan dilakukan
Microsoft Indonesia. Mungkinkah Bill Gates benar-benar menduduki posisi
resmi sebagai penasihat pemerintahan di bidang TI?

Jabatan seperti itu bukan tidak mungkin. Konon pada era pemerintahan Gus Dur
alias Abdurrahman Wahid, mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew juga
pernah dijadikan penasihat Presiden bidang ekonomi.

Masalahnya, seberapa besar gaji yang akan diminta orang terkaya di dunia itu
untuk menjadi penasihat TI di Indonesia? Atau posisi itu akan dijadikan
salah satu proyek sosial Bill Gates?

Mungkin juga bentuknya bukan sebagai pejabat resmi. Pasalnya PT Microsoft
Indonesia saat ini juga bertindak sebagai konsultan alias penasihat bagi
Direktorat Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual di Departemen Hukum dan
HAM. Mungkinkah bentuk semacam ini yang akan terwujud?

Apalagi saat ini Microsoft dan Departemen Komunikasi dan Informatika sedang
mengadakan inventarisasi jumlah komputer dan aplikasi yang digunakan oleh
pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya untuk menemukan seberapa banyak
penggunaan software bajakan di pemerintahan. Proses tersebut diharapkan
selesai dalam waktu empat bulan.

Spekulasi Pertemuan SBY-Gates

Sebelum pernyataan resmi dari Microsoft itu diungkapkan ke publik, beberapa
pernyataan yang menimbulkan spekulasi muncul seputar pertemuan tersebut.
Salah satunya adalah pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika, Sofyan
Djalil, di Istana Negara sepekan setelah pertemuan di Redmond.

Sofyan menuturkan rencana pemerintah menggunakan software legal. "Kita akan
buat kesepakatannya dengan Microsoft. Biaya sertifikasinya sekitar US$1 per
PC. Lalu ke depan ya harus pakai yang orisinal," tuturnya ketika itu.

Namun pernyataan Sofyan itu ditafsirkan oleh banyak pihak, termasuk media
luar negeri, sebagai 'lampu hijau' dari Microsoft kepada pemerintah. Bahkan
BBC pun memuat tulisan yang mengklaim Microsoft telah memberi amnesti berupa
lisensi US$ 1.

Pernyataan lain yang juga memicu spekulasi adalah soal pembangunan pusat
riset di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Kusmayanto Kadiman, Menteri
Riset dan Teknologi, dalam kesempatan yang sama dengan Sofyan.

Spekulasi yang timbul seputar dua pernyataan tersebut membuat Microsoft
Indonesia merasa perlu melakukan klarifikasi. Hal itu disampaikan oleh Vice
President Microsoft Indonesia, Ari Kun Widodo, saat dihubungi detikinet
Sabtu lalu (11/6/2005) .

Menurut Ari, soal pemutihan lebih tepat disebut sebagai upaya menyesuaikan
dengan lisensi (license compliance). Mengenai pusat riset menurutnya juga
masih dalam wacana yang belum selesai didiskusikan. (wsh)

http://jkt1.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2005/
bulan/06/tgl/15/time/11147/idnews/390031/idkanal/398


                
___________________________________________________________ 
How much free photo storage do you get? Store your holiday 
snaps for FREE with Yahoo! Photos http://uk.photos.yahoo.com


--
--------------------------------------------------
Berhenti (Quit):  [EMAIL PROTECTED]
Arsip milis:  http://groups.yahoo.com/group/smun65
Arsip Files:  http://groups.yahoo.com/group/smun65/files
Website: http://smun65.blogspot.com
--------------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smun65/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke