Subject: [Ida-Krisna Show] Identifikasi Korban Mandala Dikejutkan Peristiwa Gaib

Identifikasi Korban Mandala Dikejutkan Peristiwa Gaib


Fitraya Ramadhanny - detikcom
Medan - Boleh percaya, boleh tidak percaya. Namun peristiwa ini benar-benar 
terjadi di sela-sela proses pencarian identitas korban kecelakan pesawat 
Mandala Airlines di RSU Adam Malik, Jalan Bunga Lau, Medan.

Slamet Ginting (68) adalah korban tewas dalam angkot saat akan mengirimkan 
paket pos untuk puteranya, dokter Sampetua Ginting. Ia berhasil ditemukan 
keluarganya setelah 'roh'-nya merasuki salah seorang keluarganya dan 
menunjukkan posisi jenazah Slamet Ginting sendiri.

Kejadian aneh ini menyeruak di sela-sela banyak keluarga yang mencari sanak 
saudaranya di RS. Sebagian besar mayat sudah tidak dapat dikenali karena hangus 
terbakar. Demikian juga dengan keluarga Slamet Ginting yang sudah berusaha 
mencari jenazah Slamet sejak Senin (5/9/2005), namun hingga Selasa (6/9/2005) 
pukul 15.00 WIB tak juga berhasil.

Hingga kemudian, Selasa sore tiba-tiba sepupu Slamet Ginting bernama Sanggup 
Ginting (50) bertingkah aneh. Ia seperti kerasukan arwah almarhum. Sanggup 
Ginting tiba-tiba berteriak-teriak,"Saya di sebelah sini, saya sebelah sini!" 
ujarnya sambil berjalan dengan tangan gemetar dan menarik-narik anggota 
keluarga lain.

Sanggup berjalan dengan tangan gemetar menuju ke sebuah jenazah yang tidak 
dapat dikenali. "Ini saya...
ini saya," teriak Sanggup Ginting sambil menunjuk sesosok jenazah.

Keluarga yang mengetahui ciri-ciri bahwa almarhum mempunyai 3 gigi seri palsu 
di rahang bawah kemudian memeriksa mulut jenazah tersebut. Dan benar saja, 
jenazah yang hangus tak berbentuk ini di mulutnya terdapat 3 gigi palsu. 
Keluarga lega, orang yang mereka cari ketemu meski sudah hangus.

Setelah itu, Slamet Ginting dibawa ke ruang forensik untuk diperiksa. Putra 
almarhum, dr Sampetua Ginting, masuk ke ruang otopsi untuk membantu memeriksa 
sang ayah.

Sementara di luar ruang forensik, detikcom melihat lagi kejadian ini. Sanggup 
Ginting kembali bertingkah aneh, saudaranya bilang, dia kembali kerasukan. 
Sanggup Ginting kemudian berbicara dalam bahasa Karo. Salah satu keluarga 
menerjemahkan bahwa almarhum terima kasih kepada keluarga karena sudah mencari 
jenazahnya. Setelah itu dia berpamitan dan meminta seluruh keluarga untuk 
ikhlas. Tentu saja, peristiwa ini membuat seluruh keluarga Ginting menangis.

Sanggup terdiam beberapa saat. Tak lama kemudian dia kembali normal seperti 
sedia kala.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Z1lQfA/LpQLAA/HwKMAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--
--------------------------------------------------
Berhenti (Quit):  [EMAIL PROTECTED]
Arsip milis:  http://groups.yahoo.com/group/smun65
Arsip Files:  http://groups.yahoo.com/group/smun65/files
Website: http://smun65.blogspot.com
--------------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smun65/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke