Artikel Enerlife: Kenapa Suami Istri Tidak Boleh Mempermasalahkan Siapa Yang Paling Capek
Esoknya permohonan sang suami dikabulkan. Dia berubah jadi istrinya. Subuh dia bangun menyiapkan makanan untuk suaminya (sang istri). Tak terasa.. dia belum masak untuk suaminya. Bila artikel 6 Penyebab Pria Berselingkuh, http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&p_id=511, yang lalu dianggap pro-pria (banyak wanita yang protes), ini ada artikel yang pro-wanita. Memang bukan artikel jawaban, misal 'alasan wanita berselingkuh', namun keduanya punya nada yang sama, humor. Namun ada juga artikel lain yang menjelaskan kenapa wanita sampai melajang, http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&p_id=513. Ini juga gara-gara pria yang tidak bisa dimengerti. Suatu hari pasangan suami(S) istri(I) bertengkar S: "Aduh.. pulang kantor ini saya capek sekali nih..!" I: "Emangnya kamu aja yang capek..! Aku di rumah juga capek..!" Pada malam hari menjelang tidur sang suami berdoa kepada Tuhan. S: "Ya.. Tuhan yang Maha Kuasa aku lelah/bosen nih.. jadi suami kerja di kantor.. Aku mohon jadikanlah aku sebagai istriku dan istriku ubahlah jadi aku (laki-laki). Tuhan: :)..tersenyum. Esoknya permohonan sang suami dikabulkan. Dia berubah jadi istrinya. Subuh dia bangun menyiapkan makanan untuk suaminya (sang istri). Lalu menyetrika baju untuk suami dan anaknya, kemudian memandikan anak-anak. Jam 6:30 memakaikan pakaian anaknya untuk sekolah. Setelah suami dan anaknya berangkat, dia mencuci baju hari itu, lalu menjemurnya. Kemudian dia pergi kepasar untuk belanja, tak terasa jam sudah pukul 11 siang dia harus menjemput anaknya. Jam 1 siang dia memberi makan anaknya dengan nasi bungkus yang dibeli. Selesai makan dia mengangkat pakaian yang di jemurnya lalu di menyetrika sampai jam 4 sore. Tak terasa.. dia belum masak untuk suaminya. Jam 4 dia mulai masak sambil nonton tv telenovela. Jam 5 dia memandikan anaknya. Jam 6 dia mandi. Jam 7 dia nonton TV sambil menunggu sang suami. Setelah suaminya pulang makan dan tidur lelap, istri(si suami) berdoa: S: "Ya.. Tuhan yang Maha Pengampun.. ampunilah aku.. Aku tidak tahu apa yang aku minta.. Mohon kembalikan aku seperti sediakala." Tuhan: :) tersenyum saja.. "Baiklah akan saya kabulkan, tapi.. " S: "Tapi apa...? Tuhan: "Tapi kamu harus nunggu 9 bulan lagi..karena tadi malam kamu positif (hamil)" S: "Oooh ooohh.. tobat.. 9 bulan lagi!!! ~~~ Komentar terhadap artikel ini dapat dilakukan di: http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&p_id=514 Dan anda masih bisa membaca artikel-artikel enerlife lainnya di: http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife Terima kasih M.Yusuf.web.id --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Dan janganlah kamu campur-adukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya. Dan laksanakan shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang yang rukuk. - [QS: Al-Baqarah: 42-43] - --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed]
