Halaaah... urusan senyum mah gak penting.... no sekian laaah...

Harus nya Pertamina benerin sistem pengembalian. Kayak kemaren ke Anyer gw isi 
7.290 bayar pke duit 10.000 kembali nya 2.000. Matematika nya gimana ? Padahal 
itu SPBU dgn "PASTI PAS"  Sebetulnya "PASTI PAS" itu untuk apa nya seh, pa 
hanya meterannya pasti pas. Sapa yg tau? 

Pernah ada tanya pada Pertamina, saat program "PASTI PAS" itu di mulai dan di 
perkenalkan pada media cetak maupun elektronik . Apakah program ini tidak 
menjadi blunder bagi pertamina, krn tidak semua SPBU mendapatkan label "PASTI 
PAS".Untuk ebel tersebut mahal, pengusaha SPBU harus menrovasi dan membangun 
beberapa fasilitas sebagai syarat nya. SPBU yg tidak berlebel  "PASTI TIDAK PAS"

Ato mungkin itu buat uang kesehatan karena gak pake masker krn harus senyum.... 



--- On Fri, 10/24/08, benny ps <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: benny ps <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [spinner-community] Fwd: [HBCC] OOT - Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
To: [email protected], "skywaveownerclub" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, October 24, 2008, 10:13 AM










    
            FYI

---------- Forwarded message ----------
From: Andry B <karisma.riders@ gmail.com>

Date: 2008/10/23
Subject: [HBCC] OOT - Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
To: KHCC <karisma_honda@ yahoogroups. com>, fsrj <[EMAIL PROTECTED] com>, 
honda-vario@ yahoogroups. com, honda-beat-cyber- community@ yahoogroups. com, 
honda_citysport@ yahoogroups. com, [EMAIL PROTECTED] ups.com, [EMAIL PROTECTED] 
com



















    
            *untuk lebih menghargai kerja kawan kita di pom bensin*
[ http://ndiens. multiply. com/journal/ item/19/Dibalik_ Senyum_Petugas_ 
Pom_Bensin ]

------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- -------
 Ketika mengisi bensin, saya sering kali ngobrol dengan petugas pom


 bensinnya. Kebiasaan saya memang suka mengobrol dengan siapa saja.
 Sering kalinya saya hanya ingin menambah wawasan saja dari hal-hal
 yang mungkin tidak terpikirkan oleh saya sebelumnya.

 Kembali ke soal perbincangan saya dengan beberapa petugas pom bensin.


 Hal yang beberapa bulan ini saya tanyakan ke mereka di berbagai tempat
 pom bensin adalah apakah mereka tidak pusing mencium bau bensin setiap
 hari dan kenapa mereka tidak memakai masker penutup hidung agar
 mengurangi uap bensin yang terhirup.



 Hal tersebut saya tanyakan, karena saya saja yang berdiri sebentar
 sambil ngobrol, sudah langsung pusing karena menghirup bau bensin
 tersebut.

 Mereka, kurang lebih sepuluh orang, yang saya tanyakan semuanya


 menjawab bahwa sebenarnya mereka juga pusing. Mereka merasakan dada
 yang sesak. Dan makin parah lagi kalau pas mereka sedang sakit,
 katakan saja flu, perasaan sakit di dada semakin menjadi.

 Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak memakai masker, jawaban


 mereka semuanya sama yaitu karena kebijakan perusahaan. Perusahaan
 melarang mereka memakai masker karena demi pelayanan ke pelanggan.
 Mereka diwajibkan untuk tetap tersenyum ketika melayani pelanggan.
 Mereka bilang, kalau mereka pakai masker, mereka tidak bisa lagi


 menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan itu akan dianggap tidak sopan
 karena tidak menghargai pelanggan.

 Hazrah kazrah!

 Saya terkaget mendengar jawaban mereka. Jawaban mereka semuanya
 seragam. Jawaban mereka pun semakin diperkuat dengan iklan Pertamina


 di televisi yang mengutamakan senyum petugasnya ketika melayani pelanggan.

 Ironisnya, dibalik senyum yang mereka be rika n, ada derita yang harus
 mereka tanggung dengan mencium uap bensin setiap hari yang dapat


 membe rika n gangguan yang serius kepada kesehatan mereka, khususnya
 paru-paru dan otak mereka.

 Saya sebagai pelanggan lebih senang melihat mereka memakai masker
 penutup hidung, ketimbang mereka melayani dengan senyum tapi saya tahu


 dibalik senyumnya, mereka menanggung derita yang tidak ringan.

 Melalui tulisan ini, saya mengajak kita yang peduli terhadap nasib
 para pekerja pom bensin untuk menyerukan kepedulian kesehatan petugas
 pom bensin agar pertamina dan pemilik pom bensin melengkapi petugas


 pom bensin dengan masker penutup hidung.

 Saya sebagai pelanggan pom bensin lebih peduli kesehatan petugas pom
 bensin ketimbang senyuman mereka ketika mereka mengisikan bensin ke
 kendaraan saya. Saya sudah mulai merasa tidak nyaman karena tahu


 dibalik senyuman petugas pom bensin ada derita yang harus mereka
 tanggung akibat menghirup uap bensin.

 Semoga melalui tulisan ini, nasib kesehatan petugas pom bensin bisa
 diperbaiki dimulai dengan memakai masker penutup hidung.



 catatan:
 Sekedar tambahan catatan, untuk pom bensin yang buka 24 jam,
 diterapkan tiga shift kerja. Kurang lebih mereka bekerja seharinya
 sekitar 8-9 jam. Jumlah jam yang cukup lama untuk menghirup uap bensin


 terus menerus.

 Silahkan di forward tulisan ini, khususnya ke mereka yang anda pikir
 dapat mempengaruhi untuk merubah kebijakan agar para petugas pom
 bensin dibolehkan memakai masker penutup hidung.



 jabat erat,
 Irwan Ariston Napitupulu

-- 
<Redd Cyser B 6193 KPL>
REDUCE SPEED, MAKE WAYS FOR SAFETY  !
http://www.jalanray a.net/


http://gueandry. blogspot. com/
http://www.adventur ide.co.cc/
------------ --------- --------- --------- -------




      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




-- 
spinner-community@ yahoogroups. com
www.spinner- community. net


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke