--- On Tue, 1/13/09, cucuklauk @ graphical moments <[email protected]> wrote: From: cucuklauk @ graphical moments <[email protected]> Subject: Re: [spinner-community] Re: Matic Road Race Exhibition, 2008 Skutik Naik Derajat To: [email protected] Date: Tuesday, January 13, 2009, 11:12 AM
Ga apa apa kek.....santai aja.....gas poll dah om ben......
Jangan lupa ngerem ya....awas mlintir..... tar tulangnya ngesot.....kalo dah
berumurkan tulang gampang banget ngesotnya... ..
*lirik hendro, sodorin sepeda ontel*
Me and My Fuckin' Blackberry
"Many will call me an adventurer
and that I am,
only one of a different sort:
one of those who risks his skin to prove his platitudes."
Powered by Mentari INDOSAT.From: Su Darsono
Date: Mon, 12 Jan 2009 20:00:58 -0800 (PST)
To: <spinner-community@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [spinner-community] Re: Matic Road Race Exhibition, 2008 Skutik
Naik Derajat
biar kenceng asal selamat om....
:malu:
From: "cucuklauk @ graphical moments" <chit.motion74@ gmail.com>
To: spinner-community@ yahoogroups. com
Sent: Monday, January 12, 2009 19:48:14
Subject: Re: [spinner-community] Re: Matic Road Race Exhibition, 2008 Skutik
Naik Derajat
Mau pada balapan ya ? Ck ck ck....anak muda jaman
sekarang.... .
Eh ini milis geng motor bukan ?
*kabuuuurrrr*
Me and My Fuckin' Blackberry
"Many will call me an adventurer
and that I am,
only one of a different sort:
one of those who risks his skin to prove his platitudes."
Powered by Mentari INDOSAT.
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
Title: Perbandingan 3 Motor Matic: Yamaha Mio, Honda Vario, dan Suzuki Spin at Car and Motorcycle Modification Contest
Car and Motorcycle Modification Contest
Honda, Yamaha, Ducati, BMW, Harley Davidson, Kawasaki, Ferrari, Audi, Hyundai, Misubishi, and more|
|
|||
|
|
Perbandingan 3 Motor Matic: Yamaha Mio, Honda Vario, dan Suzuki Spin
Yamaha Mio, Honda Vario, dan Suzuki Spin, sekilas memang memiliki teknologi yang sama. Tapi, apakah kita akan mengambil salah satunya tanpa pertimbangan. Ada baiknya kita cermati ulasan perbandingan antara ketiganya berikut ini :
1. Yamaha Mio
Kalaupun ada yang kurang dari sosok Mio adalah faktor tangki bahan
bakar yang imut, sehingga membuatnya harus sering mampir ke pompa
bensin. Kapasitas tangki Mio menurut buku manual ''cuma'' 3,7 liter —
sama dengan bebek Honda. Masalahnya, motor matik cenderung boros karena
membutuhkan putaran mesin yang cukup tinggi agar motor bisa bergerak —
lebih tinggi dari motor bebek dan motor sport. Selain itu, penyakit
bawaan Mio adalah bunyi tikus di sektor roda belakang.
Dari sisi mesin, Mio tidak menyodorkan sesuatu yang baru. Mio dikemas Yamaha dengan harga yang relatif terjangkau — masih di bawah bebek. Dilempar dengan dua varian pada umumnya: spoke wheel dan CW. Berhubung Mio memang si pelopor, wajar bila aksesori dan spare parts-nya bejibun di pasaran. Termasuk racing parts dan pola modifikasi yang bisa diterapkan konsumen pada Mio kesayangannya. Apalagi Yamaha pun membuka kontes modifikasi yang bikin Mio tambah banyak variasi modifikasinya. Dari sisi bengkel, mekanik Yamaha sudah duluan mengenal teknologi CVT sehingga tak perlu khawatir motor ini tidak bisa ''diurus'' oleh bengkel.
2. Honda Vario
Yang
satu ini sangat-sangat diwaspadai oleh Yamaha. Maklum, Vario memiliki
segalanya untuk meluluhlantakkan dominasi Mio di pasar. Mengusung mesin
tipe baru dengan radiator, namun memiliki cc yang lebih kecil di bawah
Mio (108 cc). Dengan segala fitur baru yang ditawarkan plus nama besar
Honda, pesona produk matik keluaran Honda ini membuatnya ngetop bahkan
sebelum motor ini nampak wujudnya di Tanah Air. "Rasa Mio" sangat
kental di Honda Vario ini, tetapi ada beberapa tambahan yang merupakan
ciri khas Honda disertakan dalam produk matiknya yang pertama di
Indonesia ini.
Dari sisi mesin, calon pembeli mesti waspada. Kendati nama besar, jaringan servis Honda tidak perlu diragukan, banyak pengalaman yang tidak mengenakkan setiap kali pabrikan me-launching motor dengan teknologi mesin baru. Ingat kasus MX? Ingat kasus Karisma? Di mana Honda merombak teknologinya dengan meluncurkan Karisma, seketika itu juga komplain bermunculan. Plus satu lagi, teknologi pendingin menggunakan radiator. Terima kasih kepada Yamaha yang sudah membuat konsumen panas-dingin dengan kasus tercampurnya oli dengan air radiator di MX. Waspada.
Diprediksikan nama besar Honda mampu melenyapkan image bahwa motor matik boros bahan bakar. Apalagi dengan cc mesin yang lebih kecil dari Mio, tampaknya Honda memang mengejar irit. Sayangnya, irit tidak lagi irit bila mengingat Honda Vario mengusung mesin baru dengan radiator. Penambahan fitur radiator memang hi-tech, tetapi sekaligus membuat ongkos perawatannya pun bertambah. Belum lagi, Honda terkenal dengan banyak kasus kelangkaan spareparts di pasar (NSR, Tiger, Karisma, Sonic). Hal yang kerap membuat konsumen frustrasi.
Dari sisi kesiapan mekanik, memang tidak perlu ragu. Dengan segala sumber daya yang dimiliki Honda, sanggup membuat mekanik di seluruh jaringan servisnya bisa menangani motor matik. Harga jual Honda memang tidak murah dan paling tinggi di antara pabrikan Jepang lainnya. Vario harganya hampir setara dengan motor bebek. Hal ini tentu bisa menjadi faktor penghambat penjualan Vario nantinya karena dianggap terlalu mahal. Pun begitu, nama besar Honda lagi-lagi sanggup menghipnotis konsumen sehingga label harga berapa pun asal ada logo sayap kepak, tentu bukan masalah.
3. Suzuki Spin
Dibanding
kedua kompetitornya, keunggulan Spin cuma satu, kapasitas paling besar
125 cc. Lainnya tergolong biasa saja. Bentuknya juga lebih condong ke
Mio. Dengan kapasitas 110 cc saja matik sudah terasa boros bila
dibanding bebek, bagaimana bila 125 cc? Ini bisa jadi kelemahan
sekaligus keuntungan Spin. Penggila kecepatan, tentu akan memilih Spin
yang memiliki kapasitas terbesar.
Poin plus ada di masa servis yang ditawarkan Suzuki, tiga tahun free service dan ganti oli. Ini sangat menguntungkan di masa sulit seperti ini. Belum lagi soal servis dan garansi, Suzuki yang paling andal dari dulu. Berani sekali dan jadi pelopor di antara kompetitor lainnya. Jadi jika konsumen membeli Spin, tidak usah pusing memikirkan servisnya. Apalagi teknologi mesin Step masih sebelas dua belas dengan Shogun 125 series/Arashi seperti layaknya Mio dengan Vega series/Jupiter series. Tidak menggunakan radiator. Simpel.
(Sumber:Balipost), dikutip kembali dari otofinance.co.id.
Related Topics : Honda, Honda Vario,
