tidak ada kata tolerir deb.....
sesuatu yang mementingkan kepentingan sendiri tapi merugikan orang lain tetep 
harus ditindak.

thats why gw mau ganti dengan HID yang menggunakan proyektor, disamping aman 
untuk diri sendiri juga aman bagi orang lain....


--- In [email protected], debz...@... wrote:
>
> Kl yg menggunakan lampu2 HID masih bisa ditolerir sepertinya.. Namun yang 
> harus ditindak tegas adalah kendaraan bermotor (baik R4 maupun R2) yang 
> menggunakan lampu dengan warna2 aneh (merah, ijo, orange)
> Dan yg perlu ditertibkan juga adalah kendaraan bermotor yg lampu belakangnya 
> menggunakan warna selain merah!
> 
> 
> Sent from my SpinnieBerry®
> powered by Jamu Kuat Nyonya Meneer
> 
> -----Original Message-----
> From: Saftari  saft7.com saft...@...
> 
> Date: Wed, 29 Jul 2009 10:29:15 
> To: <[email protected]>
> Subject: [spinner-community] INFO: (saft7.com) Lampu Sumber Celaka 2 
> (tertibkan dong!)
> 
> 
> Rekan-rekan sahabat saft7.com
> 
> Ada artikel baru mengenai keselamatan berkendara, khususnya masalah lampu
> kendaraan yang menyilaukan di jalan, yang membahayakan pengendara lain
> disekitarnya.
> 
> *Lampu Sumber Celaka 2 (tertibkan dong!)*
> Semakin hari, semakin banyak yang menggunakan lampu kendaraan (mobil maupun
> motor) yang menyilaukan.
> Umumnya kendaraan yang lampunya menyilaukan tersebut menggunakan lampu HID
> atau lampu berdaya besar.
> Besar daya untuk lampu standar kendaraan umumnya adalah 55 watt untuk mobil
> dan 35watt untuk motor. Mungkin karena dirasa kurang terang, pemilik
> kendaraan mengganti lampu tersebut dengan daya yang lebih besar. Umumnya
> untuk mobil diganti dengan lampu berdaya 90watt bahkan 110watt untuk
> low-beam dan 100 watt - 130watt untuk high-beam.
> 
> Selengkapnya silahkan dibaca di http://www.saft7.com lengkap dengan foto dan
> tips nya.
> semoga bermanfaat,
> 
> Salam!
> 
> Saftari
> www.saft7.com
> Automotive Tips and Sharing
> 
> 
> -- 
> 
> .
> 
> 
> 
> -- 
> .
> ____
> Sent by mBakSafitry®
> Dikirim tanpa sinyal.
> 
> .
>


Kirim email ke