Harian Kompas, Selasa, 26 Juni 2007.

"Saya berniat menarik uang lewat ATM Mandiri RS Islam Pondok Kopi, Jakarta
Timur, tanggal 26 April dengan memilih penarikan jumlah Rp. 300.000.
Setelah beberapa saat, di monitor ATM tertulis, "Maaf, transaksi tidak
dapat diproses". Seharusnya kartu ATM keluar, namun kartu tidak keluar dan
uang yang akan saya tarik juga tidak keluar. Saya kemudian telepon call
center yang tercantum di ATM tersebut (92899242).

Dari nomor telepon itu menjawab, "Bank Mandiri selamat siang..."

Saya sama sekali tidak curiga saat ditanyai nama, nomor rekening, nomor
kartu dan nomor PIN. Setelah pulang ke rumah, di ponsel saya terdapat lima
pesan masuk yang isinya rekening MAndiri telah didebet 5 x Rp. 1.000.000.
Total Rp. 5.000.000.

Setelah membaca pesan dari SMS BAnking Mandiri saya langsung telepon Bank
Mandiri (14000) setelah mencari-cari brosur Bank Mandiri. Petugas
memberitahu bahwa nomor telepon yang ada di ATM Mandiri tersebut palsu.

Uang saya telah dikuras berdasarkan jumlah maksimal pengambilan lewat ATM
per hari. Saya panik dan langsung mendatangi kantor Bank Mandiri tempat
saya membuka rekening (KCP Perum Klender, Jaktim). Saya diberitahu oleh
salah satu customer service bahwa nomor telepon yang tertempel di ATM
MAndiri RSI Pondok Kopi, Jaktim itu palsu. Dan juga dijelaskan bahwa
sebenarnya kartu tidak tertelan hanya diganjal oleh penipunya sehingga
seolah-olah kartu tertelan. Dan si pelaku berharap akan menelepon call
center palsu yang sudah ditempel oleh si pelaku tersebut.

Ketika ditanyakan apakah bisa dilacak lewat kamera CCTV di ATM tersebut
atau dilacak lewat transaksi? Petugas Customer Service mengatakan bahwa
tidak semua ATM Mandiri dilengkapi CCTV. Dan dalam hal ini transaksi
diambil tunai, bukan lewat transfer sehingga mustahil dilacak.

Juga diakui bahwa kejadian seperti ini sering terjadi di ATM Mandiri,
seperti ATM yang diganjal dan penempelan nomor call center palsu.


Nah, dari kejadian tersebut, kiranya kita bisa lebih waspada dan sebaiknya
SEKARANG anda menyimpan ataupun mencatat nomor telepon call center bank
yang anda gunakan.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke