Note: forwarded message attached.
Regards,
Agus Darmawan
Flx: 021 700 69 443
GSM: 0815 922 7205
____________________________________________________________________________________Ready
for the edge of your seat?
Check out tonight's top picks on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
--- Begin Message ---
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]:
Wed, 1 Aug 2007 19:12:35 -0700Subject: [tl95usakti] Fwd: FW: Hati-hatiNote:
forwarded message attached.
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo!
FareChase. __._,_.___ To Post a message, send it to: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, send a blank message to: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
Environmental engineering
Environmental engineering science
Environmental engineering and college
Environmental engineering degree
Environmental engineering schools
Your email settings: Individual Email|Traditional Change settings via the Web
(Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest
| Switch to Fully Featured Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use |
Unsubscribe __,_._,___
--Forwarded Message Attachment--From: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: FW:
Hati-hatiDate: Thu, 2 Aug 2007 08:16:41 +0700
Hati2 sekarang penipuan makin canggih aja bahkan makin bermodal.Kalau kita yang
mengalami kisah dibawah ini mungkin kita juga
tertipu.********************************************** Semoga bermanfaat.
Kejadian berikut ini benar-benar terjadi pada seorang teman kantor saya pada 24
Juli 2007 lalu. Semoga cerita ini bermanfaat. Berawal dari sebuah panggilan
melalui telepon rumah (fixed line/PSTN), yang menanyakan identitas dan alamat
yang sama persis dengan data yang ada di buku telepon. Orang yang mengaku dari
"Metro TV" tersebut mengabarkan bahwa sang pemilik nomor telepon berhak atas
Grand Prize berupa mobil "Kijang Innova". Karena sudah terlalu sering mendengar
penipuan semacam ini, maka dijawablah dengan ketus, "... kalau memang benar
hadiah mobilnya buat saya, kirim aja Pak mobilnya ke sini!". Singkat cerita, 2
jam kemudian sampailah di depan rumah teman kita ini sebuah Kijang Innova yang
benar-benar baru, lengkap dengan pelat nomor polisi yang masih putih!Masih
dengan perasaan yang ragu, sekaligus surprised, maka dipersilakanlah tiga orang
yang mengantarkan mobil tersebut masuk ke dalam rumah. Dengan menunjukkan
seberkas dokumen, yang konon berupa Surat Jalan, dokumen Pajak, dokumen
Asuransi, dan dokumen-dokumen yang lain maka diyakinkanlah bahwa ia memang
berhak atas mobil yang dibawanya tersebut. Sayangnya, belum sempat ia memeriksa
dokumen-dokumen tersebut, beberapa orang yang mengaku dari Pajak, Asuransi, dan
juga Notaris bergantian menghubungi via telepon dan mengucapkan selamat atas
hadiah yang didapat. Setelah melihat ia sudah cukup yakin dengan hadiah
tersebut, maka pembicaraan beralih ke kewajiban yang harus dilakukan oleh
seorang 'Pemenang Grand Prize', yaitu membayar pajak hadiah. Menurut si
pengantar mobil, jumlah yang harus dibayar oleh 'sang pemenang' adalah 25% dari
harga mobil atau senilai 42 juta rupiah. Menyadari simpanan dana yang ada tidak
mencukupi untuk jumlah tersebut, maka sempat terfikir untuk mundur. Namun,
tanpa mengenal kata menyerah, si pengantar mobil kembali meyakinkan bahwa soal
pembayaran pajak adalah hal sepele, bisa ditunda kapan saja, dan bisa dibayar
dengan dicicil... 10% dulu misalnya. Maka muncullah kembali harapan teman kita
ini sambil bergumam, "... kalau 10 juta sih saya punya...". Gotcha!! "OK Pak,
10 juta saya kira bisa diterima oleh Pak Notaris", tukas si pengantar
mobil.Setelah lebih kurang 2 jam berada di rumah itu, maka tiga orang pengantar
hadiah mobil pamit untuk menuju ke 'pemenang kedua' sambil lalu mereka pun
mengajak untuk sekalian bertemu notaris sambil mengendarai 'Grand Prize' yang
baru dimenangkannya. Dengan sangat meyakinkan sang pemenang dipersilakan untuk
mengendarai mobil yang memang sudah diidamkannya selama ini. Sebelum berangkat
si pengantar hadiah menanyakan apakah uang sudah dipersiapkan. Sempat muncul
keraguan, namun rasa gembira mengalahkan keraguan yang sempat muncul, hingga
dibawalah olehnya uang tunai sejumlah 10 juta rupiah. Di tengah perjalanan, si
pengantar kembali menanyakan, apakah perlu mampir ke ATM. Namun dijawab bahwa
saldo di tabungan sudah tinggal sedikit. Maka perjalananpun dilanjutkan, dan
melalui jalan bebas hambatan (tol). Beberapa saat di jalan tol, si pengantar
dengan sopan meminta agar kemudi diambil alih oleh temannya. Dengan beralasan
bahwa kendaraan belum diserahterimakan, sehingga bisa merepotkan jika terjadi
kecelakaan, maka beralihlah kemudi ke orang lain dan ia pun berpindah duduk di
samping pak sopir. Di saat sedang menikmati kenyamanan kendaraan baru tersebut,
tiba-tiba dari belakang sepasang tangan membekap mulut dan hidungnya dengan lap
atau sapu tangan yang beraroma sangat tajam, hingga ia pun tak sadarkan
diri...... Setengah tersadar, sekujur badan terasa sangat dingin. Setelah
tersadar penuh, ia mendapati dirinya berada di tengah padang rumput di pinggir
jalan tol. Beruntung, dompet dan seluruh isinya hanya diacak-acak hingga ia pun
bisa pulang kembali ke rumah dengan selamat. 'Beruntung', hanya 10 juta saja
yang dibawa oleh komplotan penipu yang memanfaatkan kekhilafannya siang itu....
Teman, jika kita cermati kasus ini, maka tampak bahwa modus penipuan makin
beragam, makin berotak, dan juga makin bermodal. Kebetulan, komplotan pada
kasus ini masuk dalam kategori komplotan yang 'sopan', 'baik hati', dan main
bersih (hampir tidak ada jejak yang ditinggalkan). Bukan tidak mungkin di lain
kesempatan, bisa saja komplotan seperti ini bermain kasar. Untuk itu selayaknya
kita mengingatkan keluarga yang kita tinggalkan di rumah saat kita bekerja, dan
juga kita sendiri tentunya, untuk lebih berhati-hati.
No virus found in this incoming message.Checked by AVG Free Edition.Version:
7.5.476 / Virus Database: 269.11.0/927 - Release Date: 30/07/2007 17:02
_________________________________________________________________
Did you know you can now customize your mailbox with different colours to suit
your mood with the new Windows Live Hotmail?
http://get.live.com/mail/features
--- End Message ---