Bukan kata GusDur Mer...
Tp katanya Gus Pur..hehehehe
"Meriansyah Ogan"
<[EMAIL PROTECTED] To:
[email protected]
m> cc:
Sent by: Subject: [STIE YKPN Mailing
List] Re: Bukankah milis STIE
[EMAIL PROTECTED] YKPN salah satunya sebagai
upaya mempererat silahturahmi?
oups.com
08/14/2007 04:02
PM
Please respond to
stieykpn
Hahaha..lucu juga ya!Gara2 Info Kost2an..Milist jadi makin Heboh....kalo
masih mahasiswa pasti jadi HotNews Buletin Kampus..haha
Wajar koq ada Pro-Kontra mengenai etis or tidaknya Info di Milist...
Kalo saya sih setuju ma Pak Ari aja...kalo tertarik ya dibuka...kalo gak ya
di biarin or langsung di delete!
Gitu aja koq repot...!( Kata Gusdur sih)
Ok sekian penghuni Milist...
Mohon Maaf ya...kalo Komentar ini agak kurang berkenan!
Salam dari Palembang....
On 8/14/07, ariosa, riko (ID - Jakarta) <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya setuju banget dengan Pak Ari neh..
Semoga dengan milist ini kita semua bisa mempererat silahturahmi..
Pak Ari memang TOP deh, selain ganteng Pak Ari ini juga memiliki
pemikiran yang maju dan berwawasan luas... (ini bukan sekedar pujian
biasa kok Pak)..hehehehe
Kami masih menunggu loh pak informasi yang menarik dari Madrid.
Salam..semoga sukses untuk studinya
Riko Ariosa
-----Original Message-----
From: Ari Warokka [mailto: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, August 14, 2007 13:47
To: [email protected]
Subject: [STIE YKPN Mailing List] Bukankah milis STIE YKPN salah satunya
sebagai upaya mempererat silahturahmi?
Alumni yang saya hormati,
Geli dan senang saja melihat tanggapan yang muncul di
milis dalam tempo hitungan jam hari ini, yang bagi
saya pribadi merupakan ujud kepedulian bersama.
Kembali pada subjek email ini, saya percaya semua
tulisan ataupun respon merupakan salah bagian dari
milis ini untuk mempererat silahturahmi. Alias memang
dalam semua subjek dapat ditanggapi dari berbagai
sudut pandang, namun yang terpenting adalah kontrol
diri atau keputusan akhir di tangan kita. Kalo tidak
cocok dengan suatu subjek kan tinggal pilih: direspon
atau di "delete" saja emailnya tanpa perlu merasa
bersalah kalau tidak meresponnya.
Saya pun begitu. Seperti saya ikutan milis Cersil
(cerita silat) karena kebetulan sejak SD hobby baca
cerita silat. Nah kalo ada subjek yang ngga terlalu
menarik tinggal "klik delet".
Dan menurut pendapat saya pribadi, milis ini bisa saja
jadi seperti KOKI (Kolom kita) di Kompas Cyber Media,
yang isinya gado-gado...he.he.he.he.. asal tidak SARA
saja atau pornografi yang pasti ditolak bersama.
Salam,
Ari W
Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
This message (including any attachments) contains confidential information
intended for a specific individual and purpose, and is protected by law. If
you are not the intended recipient, you should delete this message and are
hereby notified that any disclosure, copying, or distribution of this
message, or the taking of any action based on it, is strictly prohibited.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---