For All,
   
  Saya menbaca berita dari penulis asli sampai dengan yang menanggapi, terlihat 
ada yang santai n beri saran n ada yang emosi.  Memang sih, kalau kita sedang 
menikmati hidangan tiba2 ada sesuatu yg menjijikkan memang rasanya marah dan 
kecewa, sehingga menyebarluaskan ke masyarakat. Hal itupun tidak  langsung 
dilakukan, karena sudah melewati suatu proses (kata  yang tertimpa musibah).  
Saya secara pribadi mengatakan tindakan itu oke-oke aja, agar para konsumen 
yang tidak sempat masak di rumah bisa berhati-hati kalau milih restoran, dan 
walaupun makan diresto lain harus hati2 n jgn lp berdoa, agar Allah SWT selalu 
memberi perlindungan kepada kita semuanya.  Saya selalu menanti cerita-cerita 
lucu n mendidik n jg info-info seperti pengalaman Andreas.  Mari kita sikapi 
dengan lapang dada, tidak dengan emosi kalau kita membaca pengalaman pribadi 
seseorang, apalagi ini di bulan Ramadhan, bulan penuh rahmat, berkah n 
pengampuanan.
   
  Mohon maaf kalau ada salah kata n salah ucap.
   
  Salam manis untuk semuanya,
   
  Siti Al Fajar
   

       
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke